Hidup tanpa dakwah

Posted: Oktober 3, 2017 in Cinta, Kebangsaan, Umum
Tag:

Kamu pergi pagi membawa semangat mencari duniawi | bila angkot macet, langsung berganti sewa taksi | agar harta buruan tak berpaling dari sisi
Kamu pulang malam dengan badan yang kelelahan | sampai di rumah mendekam sampai pagi menjelang

Ternyata kamu lupa, Rasulullah bagaikan rahib di malam hari | menjadi ‘singa’ di siang hari

Sementara kamu? tak peduli siang tak peduli malam | yang terpenting dunia dalam genggaman

Sahabat, coba renungkan, apa yang mau digapai sampai harus membanting tulang | apa sih yang ingin dibangun hingga pagi menjelang, tak sedikitpun pikiran kau infakkan untuk-Nya

Jujur, pasti untuk urusan perutmu bukan? | untuk beli sebungkus martabak atau nasi?; masuk perut, lalu raib jadi kotoran

Jujur, pasti untuk urusan rumah tempat tinggal bukan? | untuk beli keramik, AC ataupun busa; dinikmati, rusak, ganti lagi tak berkesudahan.

Jika engkau hidup hanya untuk itu semua | maka nilai harga dirimu sama dengan apa yang kamu makan

Sepekan, setahun, sewindu kau bangun sejuta pundi uang | kau pun lupa bahwa kelak yang kau bangun itu pasti tertinggalkan

Tapi sahabat, jika hidupmu untuk dakwah, takada setitik harapan pun yang kelak dirugikan | tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan

Sahabat, jangan sia-siakan hidup di dunia | bangun rumah dakwah

Jika kau diluaskan harta, kembalikan di jalan dakwah | jika kau diluaskan waktu, hibahkan di jalan dakwah

Jika kau diluaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah | jika kau diluaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayat-Nya

Jika kau diluaskan usia, maksimalkan,  berikan yang terbaik untuk-Nya

Sumber: Berbagai artikel

Iklan

Jangan marah

Posted: September 29, 2017 in Umum
Tag:

Setiap muslim selalu mengharapkan masuk kedalam surganya Allah Azza Wa Jalla…Salah satu dari sekian jalan menuju surga yaitu perbaikan ahlaq dengan ilmu…

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَوْصِنِيْ ، قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ )). فَرَدَّدَ مِرَارًا ؛ قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ )). رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” [HR al-Bukhâri].

Takhrij hadists

Hadits ini shahîh. Diriwayatkan oleh: al-Bukhâri (no. 6116), Ahmad (II/362, 466, III/484), at-Tirmidzi (no. 2020), Ibnu Hibban (no. 5660-5661 dalam at-Ta’lîqâtul Hisân), ath-Thabrani dalam al-Mu’jamul-Kabîr (II/261-262, no. 2093-2101), Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf (no. 25768-25769), ‘Abdurrazzaq dalam al-Mushannaf (no. 20286), al-Baihaqi dalam Syu’abul-Îmân (no. 7924, 7926), al-Baihaqi dalam as-Sunanul-Kubra (X/105), al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (XIII/159, no. 3580).

Kemarahan, berasal dari kata marah (bahasa Inggriswrath, angerbahasa Latinira), adalah suatu emosi yang secara fisik mengakibatkan antara lain peningkatan denyut jantungtekanan darah, serta tingkat adrenalin dan noradrenalin [1]. Rasa marah menjadi suatu perasaan yang dominan secara perilakukognitif, maupun fisiologi sewaktu seseorang membuat pilihan sadar untuk mengambil tindakan untuk menghentikan secara langsung ancaman dari pihak luar[2].

Marah menghilangkan rasionalitas / akal,tidak sedikit ketika orang sedang marah mengucapkan kalimat yang tidak sepantasnya. Mulai dari bahasa binatang,cacian,makian,bahkan sampai-sampai benda-benda “gaib” melayang dengan pendaratan yang tak sempurna yang mengakibatkan pecahnya benda tersebut.

 

Kenapa marah bisa sebegitu dashyatnya sehingga membuat manusia seperti itu?…Serta lantas apa korelasi marah dengan surga dalam hadist diatas??. Karena marah merupakan salah satu dari sekian cara setan untuk merusak manusia[3] . Semakin marah manusia,semakin senang.

Apakah nabi pernah marah??…Maka jawabanya iya..,ketika syriat Allah dilanggar atau dilecehkan..Namun nabi tidak marah ketika pribadi beliau dilecehkan..Tegas ucapan,bukan kasar perbuaatan..Jadilah manusia yg seperti Allah firmankan:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ  ۖ  وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ  ۖ  فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْأَمْرِ  ۖ  فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ  ۚ  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

fa bimaa rohmatim minallohi linta lahum, walau kunta fazhzhon gholiizhol-qolbi lanfadhdhuu min haulika fa’fu ‘an-hum wastaghfir lahum wa syaawir-hum fil-amr, fa izaa ‘azamta fa tawakkal ‘alalloh, innalloha yuhibbul-mutawakkiliin

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 159).

Jadi meletakan marah pada tempatnya diperbolehkan..Namun sedikit-sedikit marah,ini yg harus dikoreksi…Dengan marah,bisa merubah ahlaq /mu’ruah/ kehormatan / citra muslim.

Setiap perilaku buruk akan mendatangkan amarah, apakah disekeliling kita banyak hal yang akan membuat /memancing amarah??…Jika ia, maka apa yang membuat  marah??..Dan bagaimana harus belajar memaafkan kesalahan dari akibat timbulnya amarah tadi??.

Allah Azza Wa Jalla berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوٓا إِنَّ مِنْ أَزْوٰجِكُمْ وَأَوْلٰدِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ  ۚ  وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

yaaa ayyuhallaziina aamanuuu inna min azwaajikum wa aulaadikum ‘aduwwal lakum fahzaruuhum, wa in ta’fuu wa tashfahuu wa taghfiruu fa innalloha ghofuurur rohiim

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”(QS. At-Taghabun 64: Ayat 14)

Dalam firman Allah yang lain,Allah Azza WaJalla berfirman:

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ  ۚ  ادْفَعْ بِالَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ ۥ  عَدٰوَةٌ كَأَنَّهُ ۥ  وَلِىٌّ حَمِيمٌ

wa laa tastawil-hasanatu wa las-sayyi`ah, idfa’ billatii hiya ahsanu fa izallazii bainaka wa bainahuu ‘adaawatung ka`annahuu waliyyun hamiim

“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.”(QS. Fussilat 41: Ayat 34)

Pun dalam lanjutan ayat berikutnya Allah SWT berfirman:

وَمَا يُلَقّٰىهَآ إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقّٰىهَآ إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

wa maa yulaqqoohaaa illallaziina shobaruu, wa maa yulaqqoohaaa illaa zuu hazhzhin ‘azhiim

“Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.”(QS. Fussilat 41: Ayat 35)

TImbulnya amarah akan selalu mendapatkan teman sejati yaitu sabar..Ya,itulah sandaran yang diberikan kepada manusia tatkala marah itu hadir. Apabila orang lain baik,maka berbuatlah baik..Jika ia jahat,namun tetap baik..”Sabar,bu..Orang sabar pasti berpahala…Enak aja,omong pahala itu diakhirat aja sich,sakit tau…tp didunia harus saya lawan sampai kapan pun”…Maka setan akan berkata “Loe gw banget,bersatu kita bisa,lanjutkan amarahmu”...Padahal Allah Azza Wa Jalla berfirman:

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَآ أَوْ رُدُّوهَآ  ۗ  إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ حَسِيبًا

wa izaa huyyiitum bitahiyyatin fa hayyuu bi`ahsana min-haaa au rudduuhaa, innalloha kaana ‘alaa kulli syai`in hasiibaa

“Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah (penghormatan itu yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu.”(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 86)

 

Salah satu penghalang masuk surgaNya Allah adalah dengan marah…Allah Subhanahu wa taála berfirman:

وَسَارِعُوٓا إِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

wa saari’uuu ilaa maghfirotim mir robbikum wa jannatin ‘ardhuhas-samaawaatu wal-ardhu u’iddat lil-muttaqiin

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,”(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 133)

Dengan marah,pintu surge makin jauh..Dengan marah,rasional hilang,dengan marah semua berantakan…Maka marilah belajar melatakan marah pada porsinya…Dan tidaklah ada contoh yang terbaik selain daripada Rasulullah,sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه

Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a’udzu billah (aku berlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya.” (As Silsilah Ash Shohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih).[4]

 

Ref:

  1. ^“Anger definition”net. Diakses tanggal 2008-04-05.
  2. ^Raymond DiGiuseppe, Raymond Chip Tafrate, Understanding Anger Disorders, Oxford University Press, 2006, pp.133-159.
  3. Mukhtashor Minhajul Qoshidin, Ibnu Qudamah Al Maqdisiy
  4. https://rumaysho.com/153-10-pintu-setan-dalam-menyesatkan-manusia.html

 

 

Perkara Berkah

Posted: September 28, 2017 in Tauhid, Umum
Tag:,

Jika rizki karena kerja keras, seharusnya orng paling kaya kuli bangunan.

Jika rizki karena banyak waktu kerja, seharusnya warung- warung kopi 24 jam bisa mengalahkan mc.donald dan kfc.

Jika rizki karena kepintaran. Seharusnya dosen dosen yg bergelar panjang menjadi org orang kaya.

Jika rizki karena jabatan. Seharusnya para presiden dan raja berada di urutan terdepan dari 100 orng terkaya di dunia..

Rizki itu karena kasih sayang Allah.

_*”Mengejar rizki jangan mengejar jumlahnya tapi kejarlah berkahnya.”*_

 (Ali bin Abi Thalib)

Ketika ia membawaku (2)

Posted: September 25, 2017 in Umum, Yaumul Akhir
Tag:

🔖 Part 2
Setelah kita membahas *teman bs membawa ke neraka*,maka kali ini kita membahas part 2

Jika dikatakan surga,apa yg terbayang dalam benak kita??…Kenikmatan kah??..

Ya,orang2 sholeh yg diberikan kenikmatan oleh Allah,dan juga diberikan “request” untuk memanggil keluarga dalam masuk surga…

✅ Allah SWT berfirman:

رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنّٰتِ عَدْنٍ الَّتِى وَعَدتَّهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ ءَابَآئِهِمْ وَأَزْوٰجِهِمْ وَذُرِّيّٰتِهِمْ  ۚ  إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

robbanaa wa adkhil-hum jannaati ‘adninillatii wa’attahum wa man sholaha min aabaaa`ihim wa azwaajihim wa zurriyyaatihim, innaka antal-‘aziizul-hakiim

“Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam Surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka, dan orang yang saleh di antara nenek moyang mereka, istri-istri, dan keturunan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana,”

(QS. Ghafir 40: Ayat 8)

Maka jadikan seluruh keluarga kita,mulai dari ayah,istri,anak,kakek,nenek,serta keturunan kita menjadi sholeh…Agar “ia”bisa membawa kita kesurgaNya

📎 *Bersambung*……

Ketika ia membawaku (1)

Posted: September 23, 2017 in Umum, Yaumul Akhir
Tag:

🔖 Part 1
Ketika membaca kalimat *teman*,apa yg terlintas?..fulan bin fulan??…fulanah binti fulan??…..

_Pokoknya dia itu yg paling ngertiin gw….Ya,mungkin dia adalah teman sejati…_

Ialah kalimat teman…Teman yg terkadang membuat kita mengikutinya…Maka apakah kita masuk kedalam teman2 yg terbaik versi Allah??…Atau malah sebaliknya??…

✅Allah SWT berfirman:

يٰوَيْلَتٰى لَيْتَنِى لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا

yaa wailataa laitanii lam attakhiz fulaanan kholiilaa

“Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku),”

(QS. Al-Furqan 25: Ayat 28)

✅Allah SWT berfirman:

لَّقَدْ أَضَلَّنِى عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَآءَنِى  ۗ  وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِلْإِنْسٰنِ خَذُولًا

laqod adhollanii ‘aniz-zikri ba’da iz jaaa`anii, wa kaanasy-syaithoonu lil-insaani khozuulaa

“sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur’an) ketika (Al-Qur’an) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia.”

(QS. Al-Furqan 25: Ayat 29)

📎 *Bersambung*……

Telat sadar

Posted: September 18, 2017 in Tauhid, Umum
Tag:

_*DR. Hamid Fahmy Zarkasyi*_

(Wakil Rektor Universitas Darussalam Gontor Ponorogo)

“Jon, di desa kita ada warung jual miras. Ayo kita tindak!”

“Nggak usah. Yang penting jadi orang baik.”

Sebulan kemudian. 

“Jon, para pemuda mulai suka mabuk-mabukan di warung itu. Ayo kita tindak sebelum terlambat!”

“Buat apa? Lha wong mereka juga nggak ganggu kita, kok.”

Sebulan lagi berlalu. 

“Jon, sekarang warung itu dibangun tambah megah. Nggak cuma jual miras, sudah ada pelacurnya juga. Setengah penduduk desa sudah jadi pelanggan. Kalau kita tidak menindak sekarang, besok-besok kita nggak akan punya kekuatan lagi.”

“Urus diri sendiri dulu, nggak usah ngurusin orang lain.”

Setahun kemudian. 

“Jon, desa kita sudah jadi pusat maksiat. Masjid mau dirobohkan. Kamu, sebagai ta’mirnya, juga akan diusir.”

“Lho, lho. Kok gitu? Ya jangan gitu, dong. Ayo kita lawan mereka!”

“Sudah terlambat, Jon. Kita sudah jadi minoritas. Dulu saat mereka dengan getol menanamkan ideologi dan memperluas kekuasaan, kita cuma sekedar jadi orang baik. Ternyata itu tidak cukup.”

*cerita*

***********************

_Di dunia ini setidaknya terdapat empat golongan orang dalam berislam :_

*Golongan pertama*: _”orang Islam yang berilmu Islam, menjalankan Islam, berakhlaq Islam dan sangat perduli dengan urusan umat Islam.”_

*Golongan kedua* : _”orang Islam yang sedikit berilmu Islam, menjalankan Islam, tapi tidak perduli dengan nasib umat Islam.”_

*Golongan ketiga,* : _”orang Islam yang tidak mempunyai ilmu Islam, tidak menjalankan syariat Islam dan tidak perduli terhadap urusan Islam.”_

*Golongan keempat,*: _”orang Islam yang belajar Islam, menjalankan sebagian syariat Islam, suka mengkritik dan terkadang benci terhadap Islam dan umat Islam, dan tidak perduli terhadap urusan umat Islam.”_ 

_Sayangnya,_

_golongan pertama adalah minoritas,_

_sedangkan golongan kedua dan ketiga mayoritas,_

_dan golongan keempat sedikit jumlahnya tapi besar bahayanya._

Rasulullah bersabda :

_”Barangsiapa tidak perduli terhadap urusan umat Islam, maka ia bukan dari golongan kita” (al-Hadits)_

Bukan Kejahatan

Posted: September 12, 2017 in Tauhid
Tag:

_Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika._
_*Profesor :*_ “Apakah Allah menciptakan segala yang ada ?”

_*Para mahasiswa :*_ “Betul.. ! Dia pencipta segalanya.”

_*Profesor :*_ “Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan.”

_(Semua terdiam & agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu)._

_*Tiba² suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.*_

_*Mahasiswa :*_ “Prof…! Saya ingin bertanya. Apakah dingin Itu ada ?”

_*Profesor :*_ “Pertanyaan macam apa itu ? Tentu saja dingin itu ada.”

_*Mahasiswa :*_ “Prof..! Dingin itu tidak ada. 

Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.

Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. 

Semua partikel menjadi diam. 

Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata *’dingin’* untuk mengungkapkan ketiadaan panas.

Selanjutnya! Apakah gelap itu ada ?”

_*Profesor :*_ “Tentu saja ada…!”

_*Mahasiswa :*_ “Anda salah lagi Prof…! Gelap juga tidak ada.

Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. 

Cahaya bisa kita pelajari. 

Sedangkan gelap tidak bisa.

Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna & mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi…! Anda tidak bisa mengukur gelap. 

Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya diruangan itu.

Kata *’gelap’* dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi…! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada ?”

_*Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga :*_ “Tentu saja ada.”

_*Mahasiswa :*_ “Sekali lagi anda salah Prof..! Kejahatan itu tidak ada. 

_*Allah*_ tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin& gelap juga.

Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan _*Allah*_ dalam dirinya.

Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya _*Allah*_ dalam hati manusia.”

Profesor terpaku & terdiam..!

_Dosa terjadi karena manusia lupa menghadirkan *Allah* dalam hatinya.._

*Hadirkan Allah dalam hati kita setiap saat, maka akan selamatlah kita..*

Itulah _*IMAN..*_

_*SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA.*_

Belajar,dan bersatu

Posted: September 8, 2017 in Kebangsaan, Umum

*Tragedi Mesir* mengajarkan kita untuk peduli.

*Tragedi Suriah* meinspirasi kita untuk punya militansi.

*Tragedi Rohingya* membuat kita sadar, bahwa menjadi minoritas sangst mungkin kita tertindas.

Setiap tragedi yang menimpa umat ini seharusnya memberi pelajaran berarti.

*Dakwah harus dikawal dengan jihad*.

Karena ketika dakwah berjalan sendiri, maka dia akan rawan mendapat halangan, disitulah jihad berperan.

Tragedi-tragedi ini juga menyadarkan kita bahwa *setiap nyawa muslim harus dibela*. Meski dengan keterbatasan yang kita punya.

*Para ibu harus sadar hal ini*. Sehingga menyiapkan anak-anak yang peka pada zamannya.

Agama modern melihat kekerasan tak perlu terjadi. *Mereka lupa bahwa kapitalis & imperialis selalu menebar teror di dunia ini*.

*Para akhwat muslimah harus sadar politik*. Dunia tak hanya sekedar memilih motif pakaian. Tetapi pertempuran idiologi iman.

*Para pemuda harus tahu tantangan zamannya*. Jangan terlalu larut pada urusan cinta. Karena nyawa muslimin dalam bahaya.

*Perlu halaqah-halaqah politik, disamping halaqah ilmu dien*. Memandang pertarungan dari sisi yang lebih benar.

*Politik umat ini* bukan hanya sekedar duduk di kursi DPR. Tetapi *tahu mana haq & bathil & harus berdiri disisi mana*.

Umat ini harus tahu bahwa musuh itu ada. Tiap detik berpikir soal bagaimana menghancurkan kita.

*Mereka hanya akan berhenti saat kita mengikuti millah mereka*. Dan bumi ini hanya akan diatur oleh aturan mereka.

*Urusan umat ini* lebih besar daripada hanya sekedar menjadi pemenang X Factor atau Master Chef.

*Urusan umat ini* lebih penting daripada sekedar mengoleksi foto penyanyi K-POP & menangisi foto mereka.

*Urusan umat ini* lebih penting daripada berdebat soal perbedaan pendapat harakah kita.

*Mereka sepakat memusuhi kita*, sedangkan kita berpecah belah dalam memerangi mereka.

Kita bersungut-sungut hanya karena takbiratul ikram yang berbeda gerakannya, sementara kristenisasi kita diam saja.

*Musuh menyediakan taman bermain untuk membuat kita lupa* mengasah pedang-pedang kita. Musuh menyediakan tayangan yang tak ada ending diakhirnya, agar kita sibuk berpikir tentangnya.

*Musuh mengajarkan konsep cinta dunia*, hingga urusan meraih pahala saja harus dihitung-hitung dengan dunia kita.

Musuh telah menebar duta-duta cantiknya, *menyeru pada kemaksiatan & kita pun masuk dalam perangkapnya.*

Sehingga tersemat dikepala umat ini, berjuang untuk agamanya tidak lebih mulia daripada berjuang demi alamnya.

*Musuh mengajak kita tertawa, agar lupa genangan darah saudara-saudara kita*. Musuh mengajak kita menikmati dunia dengan cara mereka.

Dan mereka menolak cara-cara kita. Musuh mengajak kita makan makanan mereka, dengan cara & gaya mereka.

Maka memalukan bila kita menolak pikiran & gerakan musuh, tetapi kita bangga memakan makanan mereka dengan gaya mereka.

Musuh menyajikan tayangan setiap hari untuk *membuat kering airmata kita & kerasnya hati kita.*

Musuh tidak akan memberi kesempatan pada kita berpikir menegakan agama. Berpikirlah terus tentang dunia.

*Musuh tahu bagaimana mengadu domba.* Dan kita selalu mau menjadi domba baik hati yang menuruti mereka.

*Musuh tahu bagaimana membuat kita cakar-cakaran sendiri sesama saudara*. Hanya karena beda sedikit saja.

Musuh tahu bagaimana menciptakan kesibukan dalam internal kita. *Agar kita tidak sempat berpikir melawan mereka.*

Sumber: Berbagai artikel

Melupakan Nikmat

Posted: Juni 15, 2017 in Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabatakatuh

Zhou Hai (22) datang ke sebuah rumah sakit di Shanghai mengeluhkan rasa sakit luar biasa di perutnya. Dan singkat cerita tim dokter menganalisa bahwa sumber penyakitnya yaitu sulit buang air besar. Tim dokter melakukan tindakan operasi selama 3 jam dan terpaksa memotong usus besar Zhou sepanjang 76 centimeter. Dan di dalam perut itu terisi 13 kilogram kotoran, tak heran Zhou mengalami rasa sakit yang luar biasa.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu kufur terhadap (nikmat)-Ku.” (QS. 2: 152)

Allah berfirman yang artinya, “Dan tidak ada kenikmatan yang ada pada kalian kecuali datangnya dari Alloh.” (QS. 16: 3)

2 hujjah yang membuktikan bahwasanya hanya Allah lah pemberi rasa nikmat dan segala keperluan serta hajat setiap manusia. Bahkan dalam hal yang sepele yang terkadang kita lupa,yaitu seperti contoh kasus diatas…Kita baru melek akan nikmat Allah berikan tatkala telah datang rasa sulit.

Oleh karena itu,marilah kita selalu ucapkan rasa syukur,sekecil apa pun itu…Itu adalah nikmat yang telah Allah berikan kepada kita semua…perbanyaklah lah ucapkan syukur,Allhamdulillah

 

Sumber Artikel : http://internasional.kompas.com

Sisa buat Islam

Posted: Juni 10, 2017 in Umum

Jangan berikan waktu sisa kita buat Islam…

Untuk agama apakah no 1 atau 2,atau brp?..

Bagaimana puncak kejayaan kita lakukan namun kita tinggalkan agama yg Allah Ridhai??..