GORESAN PENA

 

Diperjuangkan

Jika diam tertindas

Jika hanya iya-iya saja,tergerus

Berapa banyak yang sudah dilakukan,toh hasilnya begitu??

   Bukan diberikan secara gratis,namun penuh perjuangan

   Ingatkah kita,ketika 71 tahun lalu bersatu dengan seluruhnya jiwa raga

   Jangan kau kecam…Jangan kau hina…Ini demi umat,bukan segelinter kepentingan

Berawal baik,namun dinodai oleh kekerasan

Mengakibatkan jatuhnya korban

Inikah kebaikan dibalas dengan air tuba??

Ketika kami datang,engkau malah pergi…Kepada siapa kami ingin bicara,jika perlu bicara??

Ia dengan tanpa dosa mengatakan begini dan begitu,padahal bukan ahlinya…Untung negeri ini masih menggunakan hukum negara,bukan agama

   Semua harus diperjuangkan bersama

   Ya…bersama umat lain nya…Bukan terpecah belah

   Ingat…jangan diri kita menjadi munafik…Bisa jadi itu saya,anda, atau kita semua…Berlindunglah kepada Allah      saudaraku semua

Dedikasi untuk saudaraku yang berjuang,,,Terima kasih atas aksi damainya tanggal 4 November 2016…


Tausiyah untuk para istri dan calon istri khususnya… 😁

Bismillaah…
💖 SAATNYA JATUH CINTA LAGI 💖

Copas:
✒️ Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah

Seiring makin bertambahnya usia pernikahan,
kedewasaan dan juga anak, kita makin menyadari..

Bahwa ada hal-hal yang tetap sama, dan ada hal-hal yang tak terelakkan untuk berubah.
Ada hal-hal yang harus diucapkan, ada yang cukup disimpan dalam hati saja.

Kita pun jadi belajar utk mengartikan makna romantisme itu sendiri sangatlah luas.

Romantis tidak hanya soal bunga, candle light dinner (baik di resto ternama atau yang insidentil karena mati listrik), sekotak cokelat mahal atau kartu ucapan “I Love You” yang sengaja ia tinggalkan di meja sebelum berangkat kerja.

Romantisme tidak cuma soal itu, ternyata.

For some people..

Romantis adalah ketika seorang istri berletih-letih belajar memasak di awal pernikahan mereka, demi menciptakan menu yang disukai suaminya. Meskipun ia sendiri tidak menyukainya..

Romantis adalah ketika seorang suami telaten merawat istri dan anak-anaknya yang sedang sakit.
Mengambil alih semua tugas rumah tangga yang sanggup ia kerjakan.

Romantis adalah ketika seorang suami dengan sigap mengganti popok si kecil yang terbangun tengah malam, saat sang istri terlelap karena kelelahan.

Romantis adalah saat sepasang suami istri bahu membahu merapikan rumah dan memandikan anak-anak ketika mereka sedang digegas waktu untuk pergi ke majelis ilmu disuatu pagi.

Romantis adalah saat seorang suami membangunkan istrinya untuk shalat malam dengan lembut, dan memerciki wajahnya dengan air ketika matanya masih ingin terpejam.

Romantis adalah kerelaan seorang suami untuk menahan emosi ketika mendapati istrinya tengah marah, berlapang dada untuk memaafkan dan memberi udzur ketika sang istri bersalah..

Romantis adalah ketika seorang suami berkata pada istri tercintanya, “Mencari nafkah itu tanggung jawabku, tugasmu adalah mengurus rumah dan mendidik anak-anak kita..”

Romantis adalah ketika seorang suami meminta sang istri untuk menutup aurat secara sempurna, sebagai bentuk penjagaan atas hartanya yang paling berharga.

Romantis adalah ketika seorang suami atau istri menolak permintaan pasangannya yang tidak sesuai syari’at dengan cara yang penuh hikmah.
Karena CINTA TIDAK BERARTI SELALU MENURUTI KEINGINAN ORANG YANG DICINTAINYA, terlebih jika keinginannya bertabrakan dengan rambu-rambu syar’i.
Itulah cinta karena Allah yang sejati dan abadi..

Romantis adalah ketika seorang suami menundukkan pandangannya ketika tak sengaja berpapasan dengan lawan jenisnya saat jalan dengan sang istri, dan mengeratkan genggaman tangan mereka lebih erat lagi..

Romantis adalah saat seorang suami bersedia untuk mendengarkan cerita istrinya yang panjang lebar, nggak beraturan dan nggak penting itu sampai tak sengaja ketiduran.

Romantis adalah kesabaran seorang suami ketika sang istri menyambutnya di pintu dalam keadaan kacau balau, belum sempat mandi apalagi berhias, rumah berantakan tak berbentuk dan tak ada makanan tersaji di meja. “Nggak apa, malam ini kita makan di luar yuk..”

Romantis adalah KESEDIAAN SESEORANG UNTUK MENERIMA DIRI PASANGANNYA SEUTUHNYA, lengkap dengan segala kekurangan, kelebihan dan masa lalunya, tanpa banyak mengatur dan meminta.

Romantis adalah saat memandang wajah seseorang yang kita cintai dalam lelapnyasetelah seharian penat bekerja.. Dan sejenak menyadari, telah menghabiskan tahun-tahun penuh bahagia bersamanya, seseorang yang
Allah pilihkan untuk menemani pahit manis perjalanan ini..

Romantis adalah ketika sepasang suami istri SALING MENGINGATKAN DAN MENGUATKAN DALAM “KESABARAN” & “KEBENARAN”. Karena mereka tidak hanya menginginkan kebersamaan di dunia saja, melainkan hingga ke Jannah-Nya..

Romantis adalah ketika engkau melihat kedalam matanya di sela-sela obrolan santai kalian, dan menemukan masih ada cinta di sana. Cinta yang sama seperti saat pertama kali bertemu dulu..

Dan yang, romantis adalah saat seorang suami memasangkan helm ke kepala istri tercintanya ketika mereka hendak bepergian dengan motor.

Ternyata banyak hal-hal romantis yang dilakukan pasangan, yang terkadang luput dari perhatian kita.
Betapa sering pasangan berbuat baik kepada kita, tapi tak pernah puas kita untuk terus menuntut lagi dan lagi. Bahkan meminta sesuatu di luar kadar kesanggupan pasangan kita.

Astaghfirullah..
Adakah kita seperti itu terhadap istri atau suami kita selama ini?

Terlebih-lebih kita, PARA ISTRI YANG TABIATNYA ADALAH SERING MENGKUFURI KEBAIKAN SUAMI..

“Dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat KEBANYAKAN PENDUDUKNYA ADALAH KAUM WANITA.
Shahabat pun bertanya, ‘Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam?’
Beliau shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, ‘Karena kekufuran mereka.’
Kemudian ditanya lagi, ‘Apakah mereka kufur kepada Allah?’
Beliau menjawab, ‘MEREKA KUFUR TERHADAP SUAMI MEREKA, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.
Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’
(HR. Bukhari no. 105)

Seperti yang dituturkan dalam syair indah berikut ini..
“Kulihat kaum laki-laki memukul istri mereka, Namun tanganku lumpuh untuk memukul Zainab,
Zainab adalah matahari, sedang wanita lain adalah bintang-bintang..
Jika Zainab muncul, tak akan nampak lagi bintang-bintang..”
(Siyar A’lamin Nubala 4/106)

Banyak sisi baik dari pasangan yang membuat teduh hati ketika kita memandangnya, atau mungkin saat sekadar mengingatnya

Jujurlah pada diri sendiri..

Pasangan kita saat ini, betapa ia begitu berjasa mendampingi kita sejak bertahun-tahun lamanya.
Dialah tempat kita mencurahkan rasa. Dialah seseorang yang paling mengenal dan mengerti, siapa dan bagaimana kita sesungguhnya, dan memilih untuk tetap tinggal dan terus mencintai kita, setelah semua yang terjadi.

Cinta yang dulu mekar di awal-awal pernikahan, bisa pudar seiring berlalunya waktu. Ia bisa berubah menjadi layu sebelum akhirnya mati dan musnah.

Maka rawatlah cinta itu agar selalu berkembang dan terawat. Siramilah perasaan itu dengan hal-hal yang romantis dan penuh makna, namun sederhana…

Sederhanakanlah..

Seperti membukakan pintu mobil untuk istri tercinta bagi yang punya mobil, atau memasangkan helm ke kepalanya ketika hendak bepergian dengan motor.

Atau merapikan anak rambut yang ‘mengintip’ dari balik jilbabnya dengan tatapan penuh kasih sayang.

Ungkapan cinta yang terlihat remeh, kecil dan sepele, tapi penuh makna. Setidaknya bagi dirinya, seseorang yang kita cinta.
Wallohu alam bisshowab


Assalamua’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, wa’ala alii Muhammad

Sakitku cintaku

Sakitku cintaku

Ketika “ia” hadir tanpa diminta pun datang…Entah dari mana ia datang

Sekali lagi…Padahal ga di undang…GA DIUNDANG…..Sempat mengumpat…..

Tapi ku baru sadar, “ia” adalah pemberian Allah Azza Wa Jalla yang bisa menggugurkan segala dosa yang ku miliki…

Sakitku cintaku

“Ia” memperlakukan ku seperti layaknya raja di singasana

Cinta nya benar sangat nyata dikala saat dimana orang lain enggan kepada “sakit”

Cinta nya membuat ku semakin sadar, bahwa sakit ku cinta nya

Ini yang menjadikan aq “Sakitku Cintaku”

Sakitku Cintaku

Tak pernah dalam relung benak ini akan terjadi begitu adanya

Tapi, perjuangan nya untuk membuat ku sembuh menjadi salah satu semangat untuk sembuh

Selain izin Allah Azza Wa Jalla pastinya…Tentu beserta doanya lah kesembuhan itu menyertai ku

Sakitku cintaku

Terima kasih rawat mu tak pantang menyerah

Semoga kelak ke-delapan Surga Nya terbuka untuk mu

Wassalamua’laikum wr.wb …..(26 / 01 /15)

Di dedikasikan untuk Istri-ku tercinta yang telah merawat ku,sehingga SAKITKU CINTAKU


Assalamua’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, wa’ala alii Muhammad

Toblerone

Kepada nya ku menaruh senjaku kelak

Juga ku taruh harapan-harapan indah bersamanya

Kata orang…coklat itu enak dan simbol cinta

Tapi ku tak percaya,sebab simbol cinta adalah tanggung jawab,bukan enak atau tidak

Kebahagian bersama mu merupakan coklat hidupku

Toblerone yang berisi coklat bertabur kacang

Kenapa jadi mengatakan coklat adalah hidupku??katanya tak percaya??

Ya itulah,ketika TOBLERONE bercampur CINTA…hahahaha

Wassalamua’laikum wr.wb …..(16 / 01 /15)

Di dedikasikan untuk Istri-ku tercinta yang telah rela menunggu ku untuk berdakwah..

*Semoga tidak digugat oleh TOBLERONE…hehehehe


Takkan Hilang

Awal itu selalu ber-ujung akhir, itulah ketika terkait dengan manusia

Bahagia berujung sedih, itulah rasa yang dirasa

TAPI.,

Ada, dan selalu ada

Sebab bukan karena manusia…Karena Allah

Jika karena izin Nya lah, maka sedih justru menjadi bahagia

Sebab hanya Dia lah yang bisa membalik-balikan perasaan

Di dedikasikan untuk seluruh tim “Islamic Leadership Academy #2″

Wassalamua’laikum wr.wb …..(22 / 12 /14)


Assalamua’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, wa’ala alii Muhammad

“Kita”

Ketika ia belum hadir, kita ada

Ketika ia hadir maka jadikan diri kita nyata

Kenyataan selalu berbuah 2 hasil

Manis dan pahit

Ketika ia nyata

Maka kita harus nyata

Dan jadilah kita

Sebab….

Kita takkan pernah ada jika ia dan kita ada

Kita takkan pernah ada jika tak nyata

Maka jadikan kita NYATA

Di dedikasikan untuk “sebuah perubahan yang lebih baik untuk generasi emas”

Wassalamua’laikum wr.wb …..(16 / 12 /14)


Assalamua’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, wa’ala alii Muhammad

Maaf untuk terukir

Ku tau, masih kurangnya diriku

Bahagia itu pun tak sempurna

Terlebih letih mu yang begitu besar, berkorban untuk ku

ku hanya ingin engkau tau

ku hanya ingin me-ngukir

kelak “dia” tau hasil tinta ukiran itu

Tidak ada 1 pun pengorbanan mu sia-sia

Maaf jika waktu itu harus ter-ukir

Alasan itu yang membuat ku harus

Bukti mu nyata,sehingga ta lekang oleh waktu

Untuk ku yang belum sempurna

Untuk mu lengkap,tanpa celah dimata ku

Ini hanya kau,aku dan dia….dan kulakukan untuk mu dan dia “Maybe Zefran “..

Wassalamua’laikum wr.wb …..(07 / 12 /14)


Assalamua’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, wa’ala alii Muhammad

Rasa Syukur

Syukur adalah rasa dalam diri yang terkait dengan rasa

Senang, bahagia, sedih, dan sakit pun rasa

Ketika kebanyakan manusia hanya me-“Rasa Syukur” ketika bahagia

Kita lupa akan me-“Rasa Syukur” ketika belum bahagia

Ucapkan “Rasa Syukur” dalam keadaan apa pun

Sebab Allah yang memberikan “Rasa” itu

Wassalamua’laikum wr.wb …..(04 / 12 /14)


Assalamua’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, wa’ala alii Muhammad

JANJI mu PADA ALLAH

Negeri ini bukan hanya tumbuh begitu saja tanpa perjuangan

Sabang sampai Merauke

Perintis dari semua perjalanan ini mengantarkan kita kepada 1 kata “Merdeka”

Kerikil demi kerikil terjadi dalam mengarui indahnya Khatulistiwa

Bukan hanya keringat, tetapi cucuran darah mengalir

Saat gerbang itu sudah terbuka, bahkan lebar menjadi “Merdeka”

Pengkhianatan itu terjadi, bukan karena tidak…Tapi karena disengaja dilukai

Dan demi katanya…..Engkau rela mengorbankan IA..IA..dan IA

Saat gerbang itu terluka,maka luka itu nyata…Lantas gerbang itu kembali menjadi “Merdeka”

Reformasi terjadi untuk Bangsa ini

Untuk tumpah darah pertiwi

Kembali luka itu samar,bahkan terkadang menjadi nyata tidak lagi “Merdeka”

Lantas akan kah saat ini di depan mata semua orang KAU akan lukai lagi “Merdeka”

Akankah engakau mengatakan katanya……Lantas engkau melukai lagi??

Janji “Merdeka” dalam sumpah itu bukan hanya sumpah “Merdeka”

Allah Maha Melihat, apa-apa yang engkau tidak lihat

Allah Maha Mendengar, apa-apa yang engkau tidak dengar

Allah berikan “Merdeka” untuk orang-orang yang mengerti arti MERDEKA

Wassalamua’alaikum wr.wb…..(27 / 10 /14)


Assalamua’alaikum wr.wb
Allahuma shaali’alla Muhammad, waalla alli Muhammad

Wujudnya kan TIBA

Bayangmu,nyatamu
Sendumu,gembiramu
Sedihmu,tawamu

Itulah gambaran seseorang yg terus menanti pujaan hati dalam penantianya..Ku tau,ia dsna dalam nuansa  yg mengharuskan nya berpisah jarak 1000 kilo..

Hari demi hari berlalu…peluk itu hilang…”bayi raksasa”,pun sirna dari lisannya…Tapi ku yakin peluk itukan NYATA,dan BAYI RAKSASA kan hadir dalam:

Nyata,bukan lagi bayang
Gembira,bukan lagi sendu
Tawamu,bukan lagi sedih

Wassalamua’laikum wr.wb …..(14 / 10 /14)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s