Archive for the ‘Umum’ Category

Change Life

Posted: Januari 16, 2018 in Umum
Tag:, ,

Hari ini,hidup terus berubah…

1. 25 Tahun lalu Wartel (Warung Telekomunikasi) adalah bisnis yg menguntungkan, namun saat ini Wartel sudah tidak kita jumpai lagi, karena semua orang memiliki hand phone

2. 20 tahun lalu Telepon Umum masih terbilang alat yg sangat membantu, namun saat ini yg tersisa hanya bangkainya saja.

3.20 tahun yang lalu, Nokia dengan symbiannya adalah raja ponsel di seluruh dunia.

Fakta hari ini Symbian tinggal kenangan, dihajar oleh Black Berry.

4. 10 thn lalu Black Berry merajai Chating di Indonesia, semua orang selalu meminta pin BB, namun sekarang sudah dilibas oleh Android dgn Whatsapp dan Line

5. 10 tahun yang lalu Yahoo adalah raksasa dunia internet.

Fakta hari ini habis terlindas oleh Google.

6. 10 tahun yang lalu, surat kabar, majalah, dan televisi adalah media informasi paling efektif.

Fakta hari ini, mereka tergerus oleh YouTube, Facebook,Twitter, Instagram, Linkedin.

7.10 tahun yang lalu gerai Matahari, Ramayana, Carrefour, Hypermart adalah raja dunia retail .

Fakta hari ini, gerai mereka banyak tutup, tergantikan oleh Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dll.

8. 10 tahun yang lalu kita masih pakai kertas, survey, dll jika ingin kredit, Fakta hari ini, mereka akan segera tergerus oleh akulaku dan kredivo.

9. 10 tahun yang lalu ojek adalah profesi yang bahkan tidak dipandang sebelah mata pun.

Fakta hari ini, tukang ojek adalah S1 bahkan S2, karena sudah online.

10. 10 tahun lalu order Taxi sangat menjengkelkan, sekarang sudah ada Grab, Uber dll

11. 10 tahun lalu, dunia investasi hanyalah milik orang kaya, orang banyak duit.

Fakta hari ini, dengan uang 100 rb rupiah pun pengamen jalanan bisa beli Reksadana saham.

12. 10 tahun yang lalu Anda buka toko kelontong harus pakai modal besar.

Fakta hari ini, hanya bermodal Smartphone Anda bisa jadi grosir dengan aplikasi Kudo.

13. 10 tahun lalu anda pesan hotel dan ticket pesawat lewat travel agent.

Fakta hari ini, ribuan travel agent berguguran tergantikan oleh Traveloka, Agoda, Pegipegi dll..

14. 10 tahun lalu saya kesulitan mencari makanan halal jika ke luar negeri, namun sekarang begitu mudahnya mencari restorant halal dan masjid terdekat dengan applikasi Halal Trip

15. 10 tahun lalu mencari teman lama cukup sulit terutama teman srkolah SD, SMP ataupun SMA saat ini hp sudah penuh dengan Group WA Alumni

16. 10 tahun yang lalu, jika Anda tidak terbuka pada perubahan jaman, maka hari ini Anda adalah orang yg tergilas oleh jaman.

Mungkin suatu saat kantor2 pelayanan (Services Office) sudah tidak lagi dilayani oleh karyawan tetapi semuanya sudah memakai mesin, contoh saat ini sudah mulai terjadi di Bank seperti layanan Transfer, tarik tunai ataupun setor tunai sudah memakai mesin.

Dan tidak menutup kemungkinan suatu saat (dalam waktu yg sangat cepat) transaksi perbankan memakai Alipay ataupun WeChatpay, krn ini sdh mulai terjadi dinegara2 lain. contoh Hong Kong dan China

Dan jika hari ini pun Anda tidak terbuka oleh informasi dan perubahan, Percayalah 10 tahun yang akan datang Anda adalah orang orang yang *Tertinggal* karena Perubahan & Inovasi, tidak akan pernah berhenti, meski Anda berkeras untuk tidak ikut berubah.

Di Dunia ini tidak ada tempat berhenti

jangan pernah LAMBAT

nanti engkau TERGILAS

jangan pernah BERHENTI

nanti engkau MATI

teruslah bergerak, ikutilah perubahan itu

Iklan

Buah Jatuh

Posted: Januari 11, 2018 in Cinta, Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Berbicara tentang anak dan ayah,maka saya langsung teringat sebuah kisah yg di ceritakan oleh salah seorang Syekh (saya lupa namanya)

Dalam rumah yang megah,terdapat anggota keluarga yang damai dan sejahtera.Katakan saja keluarga Fulan,ia bersama istrinya dan ke 3 anaknya telah menempati rumah yang megah sebagai hasil karya kerja kerasnya selama ini.

Ta lama berselang dalam kebahagian itu,fulan mendapatkan kabar bahwasanya ibu kandungnya menderita sakit keras dan berada di kampung halaman.Maka bergegaslah fulan beserta keluarga menuju kampung halaman untuk menjenguk nenek&kakek dari anak-anak mereka. Waktu terus berlalu,mingu demi minggu,bulan demi bulan,kesehatan sang ibu semakin menurun. Dan pada akhirnya Allah Subhanahu wa ta’ala berkehendak memanggil ibunda fulan menunju per-istirahatan terakhirnya. Duka pun terjadi,dan semua mengalami kesedihan.

Pun hari demi hari,minggu berganti minggu,kesedihan dan kesunyian ayahanda fulan mulai menyelimuti perasaanya,hingga akhirnya ayahanda fulan pun jatuh sakit dan kembali fulan pun menjenguk ayahanda di kampung. Kondisi yang makin mengkhawatirkan dari sang ayah,menjadikan fulan harus membawanya ke kota dan tinggal bersama fulan dan keluarga.

Kembali,waktu terus berlalu.Harapan akan kesunyian dan keheningan hilang,namun sebaliknya rasa itu justru makin kuat. Padatnya aktifitas fulan sehari hari sebagai eksekutif muda ternama dikota sehingga jarangnya mereka bertemu atau sekedar menyapa. Aspek psikologis dan juga menurunya daya tahan ayahanda,menyebabkan makin terpuruknya kesehatannya. Istilah bahwa makin tua,makin seperti anak kecil sebuah per-umpamaan yang terjadi pada ayahanda fulan.Mudah tersinggung,terkadang lupa, merupakan tambahan efek dari istilah tadi. Umumnya umur yang makin udzur,hingga ke toilet pun harus didampingi oleh orang lain. 

Piring pecah,gelas tumpah,terkadang BAB di kasur,merupakan kondisi yang terjadi akibat menurunya daya tahan dan kesehatan. Dengan alasan menjaga kebersihan dan keamanan anggota rumah,maka kamar ayahnya yang berada di atas,fulan pindahkan ke garasi,agar terhindar dari bakteri2 penyakit..Anak-anaknya pun mulai dihindarkan dari kakeknya dengan alasan penyakit menular,ia fulan pun demikian,cukuplah asissten rumah tangga yang menjaganya. Hanya sesekali saja fulan melihat ayahnya dari kejauhan,karena jika dari dekat ia merasa jorok berlama-lama digarasi yang telah disulap menjadi “kamar ayahnya”.

Hari berkabung pun datang,sang ayah menghembuskan nafas terakhir..Dan anehnya fulan merasa “lega”..Astagfirullah.

Setelah kepergian ayahnya,maka garasi tadi pun segera dibereskan,mulai dari peralatan makan,minum dan lain-lain. 3 anakanya pun ikut membereskan nya, dan mereka merapihkan sendok dan piring bekas Alm kakeknya. Namun ta lama,ia melihat kejaian itu berkata :

“Ga usah,dikumpulin bekas kakek kalian,piring sama sendok dan gelas buang aja..Sumber penyakit itu nak,toh kakek juga sudah ga ada”.ujarnya

“Gpp Yah,kami simpan aja semua ini,sayang kan..Nanti kalo Ayah sudah tua,kami ga usah beli-beli lagi,cukup pake yg ini aja,sebagaimana apa yg ayah ajarkan”.ujar anaknya

Seperti petir menyambar di siang terik…Fulan ga menyangka,pemikiran anaknya sangat jauh sekali,dan akan memperlakukan ia layaknya ia memperlakukan ayah nya..

==========

Akankah kita memperlakukan buruk untuk ke 2 orang tua kita?…Atau aebaliknya,inginkan kah diperlakukan burum oleh anak kita?…Perilaku anak akan mencontoh apa yang mereka lihat,rasa,dengar..Perilaku ini yang harus kita rubah,betul mungkin orang tua kita dulu pernah ada sesesuatu yang pernah membuat kita tidak suka…Namun,yakinlah bahwa itu bagian dari cara mereka mencintai kita. Buah jatuh tidak jauh dari pohonya,maka anak tidak jauh dari ayah/ibunya..Maka jika ingin diperlakukan baik oleh anak kita,berprilaku baik pula lah kepada ayah dan ibu kita.

Wallahu a’lam bishawab

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

2018

Posted: Januari 1, 2018 in Umum
Tag:

_Kalau rizki itu diukur dari kerja keras..maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya_

_Jika rizki itu ditentukan dr waktu kerja maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya.._

_bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD_

_Jika rizki itu  milik orang pintar .maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya…_

_Jika rizki itu karena jabatan maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki  100 orang terkaya di dunia.._

_Rizki itu karena kasih sayang Allah._

_” Mengejar rizki..jangan mengejar jumlahnya…. Tetapi berkahnya “_

_( Ali bin Abi Thalib )_

*MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU*

“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi “down”, saya selalu terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. 

Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. 

Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira. 

Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.

Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga sebab…berharap

jatuh miskin!

Masya Allah….hebat

 Coba kalau kita? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. 

Namun.. Masya Allah

Rencana Allah Subhanahu wa ta’ala itu memang terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Allahu Akbar….

Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

_”Wahai manusia, di langit ada rezki bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian ” (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi.. yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

 Allah Subhanahu wa ta’ala lah yang Memberi rezki

Semoga kisah ini dapat *menyuntik kembali semangat* dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN Kepada Allah dibanding urusan dunia yang sementara ini, aamiin.

Kisah diatas sesuai dengan hadist

Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu , ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

‎مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ.

Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. 

Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina. ”

Hadits ini shahih, diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya (V/ 183); Ibnu Mâjah (no. 4105); Imam Ibnu Hibbân (no. 72–Mawâriduzh Zham’ân); al-Baihaqi (VII/288) dari Sahabat Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu.

Lafazh hadits ini milik Ibnu Mâjah rahimahullah.

Komunikasi

Posted: Desember 29, 2017 in Umum
Tag:,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

” Mah,pah…Aq mau belajar hidup mandiri ya mulai tahun depan..Aq mau kuliah di kota XYZ dan mau ambil mata kuliah ABC”ujar seorang anak pada orang tuanya”

“GA…GA BISA..Kamu harus nurut kata orang tua,kamu harus kuliah di kota ini,ingat kampus disini paling bagus,dan jurusan OPQ adalah jurusan yg wajib kamu ambil. Ngerti kamu?”balas sang ayah kepada anaknya”

“Tapi,pah…”lanjut sang anak

“Ga ada tapi-tapi…Pokoknya harus.”timpl sang ayah.”

BT,kesel,orang tua ga ngertiin anak,dan segala rupa mungkin rasa-rasanya kita tumpah kekesalan itu kepada ke 2 orang tua kita..Begitu juga ga sich kita yg baca tulisan ini??..

Bahkan ditambah lagi,gw kan udah dewasa,gw berhak menentukan pilihan..Wuuiih,kalimat sakti menunjukan kedewasaan muncul,dari Kid’s Zaman Now.

LANTAS APA YG HARUS DILAKUKAN??

1. Kesal adalah hal yg wajar dan lumrah,sebab segala keinginan yg tak urung tercapai akan menghasilkan RASA. YA,baik rasa kesal (jika gagal),dan rasa senang(jika berhasil). Oleh karena itu,yg jauh lebih penting adalah kita jangan berfokus kepada kesalnya,namun kelola lah rasa itu. Dengan kata lain anda masih manusia normal😀

2. Pahami bahwa hampir disemua dunia,orang tua ingin anaknya berhasil,sukses,jauh dari kesulitan,dll. TAPIKAN ini beda…Gw udah gede!!!…Sabar bos,kalem.Bersyukurlah jika orang tua masih mau peduli dengan keputusan-keputusan yg hendak kita ambil,itu artinya mereka CARE dengan kita.

Yg diatas adalah teori kewajaran.So,sekarang tips agar ortu mau terima pendapat kita.

1. Sabar.Mau berubah itu butuh kesabaran,jika kita mau jalan waktu bayi saja butuh merangkak dan sabar,apalagi keputusan hidup..Maka bersabarlah menyampaikan pendapat kepada orang tua

2. Bahasa santun.Ya,ini adalah seni komunikasi yg mahal banget.Tidak sedikit senjata pamungkas adalah pokoknya,maka secara otomatis hilanglah pernyataan bahwa anda “sudah gede bin dewasa” katanya. Sebab orang dewasa memberikan solusi,bukan pokoknya mentok

3. Situasi adalah pendukung.Maksudnya?..Jangan kita membicarakan sesuatu dengan situasi yh mencekam,namun bawalah dalam suasana yg asyik,relax,santai,dan bukalah obrolan ringan hingga kedua orang tua kita merasa senang dan di hargai

4. Niat.Kalo niat baik,tentu dengan izin Allah Subhanahu wa ta’ala bisa saja point-point tadi bs menjadi berhasil.Tapi kalo dari awal sudah niat jelek alias bokis,insya Allah dengan izinya pula disusahkan..😀

5. Rubah diri.Bagaimana mereka percaya,jika kita pun tidak menunjukan sikap yg lebih positif dari dan sebelum punya niat.Maka tunjukan perubahan diri yg positif,insya Allah mereka percaya.

6. Umur takkan bohong. Jika ada hal positif dari larangan orang tua,maka cobalah lihat kalimatnya. Sebab biasanya mereka akan berkata dari pengalaman yg pernah mereka rasakan sebelumnya,dan pastinya mereka telah merasakan,dan kita belum pernah merasakan.So,positif thingking sangat diperlukan

Menjadikan orang tua sebagai patner kehidupan adalah hal yg membahagiakan.Sebab ia adalah guru yg tak pernah meminta upah sedikit pun,bahkan ia rela memberikan jiwa,raga untuk kita muridnya.Jangan jadikan ia musuh,walau mungkin ada beberapa dari kita pernah mendapati kekurangan dari mereka sebagai orang tua. TAPI percayalah,bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala pasti memberikan pelajar dari setiap peristiwa yg kita alami

Wallahu a’lam bishawab

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

-Jiwa Muda-

LGBT

Posted: Desember 20, 2017 in Umum
Tag:

LGBT SEBUAH SEKTE SEX BARU Melalui GERAKAN PENULARAN SEDUNIA
( By : Prof. Sarlito Wirawan Sarwono )

 Mungkin ada yang heran bertanya, kenapa saya begitu keras terhadap perilaku Lesbianism, gay, bisexual and transexualism (LGBT).

Saya seakan penuh murka dan tak memberikan sedikitpun ruang toleransi bagi pengidapnya.

Mungkin saya perlu klarifikasi bahwa saya tidak sedang bicara tentang pelaku, orang dan oknum.

Terhadap oknum, orang dan pelaku LGBT, kita harus tetap mengutamakan kasih-sayang, berempati, merangkul dan meluruskan mereka.

Dan saya juga tidak sedang bicara tentang sebuah perilaku personal dan partikular. Saya juga tak sedang bicara tentang sebuah gaya hidup menyimpang yang menjangkiti sekelompok orang.

Karena saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN !!!

Ya, saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN : ORGANIZED CRIME yang secara sistematis dan massif sedang menularkan sebuah penyakit !!! Sekali lagi, bagi saya ini bukan semata perilaku partikular, sebuah kerumun, bahkan bukan lagi semata-mata sebuah gaya hidup, tapi sebuah harakah : MOVEMENT !!! Terlalu paranoidkah kesimpulan ini ???

Saya telah mengumpulkan begitu banyak kesaksian di kampus-kampus tentang mahasiswa-mahasiswa normal kita yang dipenetrasi secara massif agar terlibat dalam LGBT dan tak bisa keluar lagi darinya.

Perilaku mereka sangat persis seperti sebuah sekte, kultus atau gerakan-gerakan eksklusif lainnya : fanatik, eksklusif, penetratif dan indoktrinatif.

Ya, ini telah berkembang menjadi sebuah sekte seksual.

Kenapa mereka perlu menjadi sebuah gerakan ?

Karena target mereka tak main-main : mendorong pranata hukum agar eksistensi mereka sah secara legal.

Dan untuk itu mereka membutuhkan beberapa prasyarat :

Pertama, jumlah mereka harus signifikan secara statistik, sehingga layak untuk mengubah asumsi, taksonomi dan kategorisasi

Kedua, keberadaan mereka telah memenuhi persyaratan populatif, sehingga layak disebut sebagai sebuah komunitas

Ketiga, perilaku mereka telah diterima secara normatif menurut persyaratan kesehatan mental dari WHO.

Untuk memenuhi ketiga hal ini, maka organisasi ini harus mampu menularkan penyimpangannya secara eksponensial kepada lingkungannya.

Mereka telah mempelajari hal itu dari keberhasilan “perjuangan” saudara-saudara mereka di Amerika Serikat.

Mereka sadar, pertumbuhan jumlah mereka hanya bisa dilakukan lewat penularan, mengingat mereka tak mungkin tumbuh lewat keturunan.

Mereka sadar, tanpa penularan mereka akan punah !!!

Kenapa harus menyasar mahasiswa ?

Sebenarnya yang ingin mereka sasar ada dua : Pertama, mahasiswa; dan yang kedua, institusi akademik.

Mereka menyasar mahasiswa, karena mahasiswa adalah generasi galau identitas dengan kebebasan tinggi dan tinggal di banyak tempat kost.

Sedangkan institusi akademik perguruan tinggi mereka butuhkan untuk menguatkan legitimasi ilmiah atas “kenormalan” mereka.

Mereka bergerilya secara efektif, dengan dukungan payung HAM dan institusi internasional.

Per 1 Januari 2015, tercatat ada 17 negara yang undang-undangnya telah melegalkan perkawinan sesama jenis.

Dan akan menyusul belasan negara lain.

Trend dukungan atas perkawinan sesama jenis terus bertambah.

Silahkan tanya ke politisi negeri ini, apakah mereka akan melegalkan perkawinan sesama jenis di Indonesia ?

Sekarang sih saya yakin jawabannya: TIDAK.

Tapi 20-30 tahun lagi, tergantung situasinya.

Jika itu membuat mereka terpilih, akan banyak politisi yang bersedia menyetujuinya.

Saya tidak berlebihan. Itu rasional sekali.

Silahkan cek di negara-negara lain.

Tahun 1950, tidak ada satupun negara yang melegalkan perkawinan ini, tapi dunia berubah sangat cepat, kelompok pendukung kebebasan semakin besar, kelompok yang tidak peduli, “i dont care” semakin banyak, sistem demokrasi mempercepat legalisasi perkawinan sesama jenis.

Syah. Atas nama kebebasan.

Semua agama melarang perkawinan sesama jenis.

Tapi demokrasi tidak mengenal kitab suci.

Kalian tahu, bahkan homo kelas berat, masih santai pergi ke gereja, ke tempat-tempat ibadah.

Mereka hanya mengenal suara terbanyak.

Saya kasih contoh Brazil, Mei 2011 mereka melegalkan perkawinan sesama jenis.

Apakah orang Brazil tidak beragama ?

90% penduduk mereka beragama, lantas apakah tidak ada disana yang keberatan dengan legalisasi ini ?

Jawabannya sederhana : mayoritas tutup mata.

“I don’t care”. Urus saja (urusan) masing-masing. Saya tidak mau recok. kamu jangan rese. Yang sesama cowok mau ciuman di tempat umum pun, bodo amat. Toh, mereka tidak mengganggu saya.

Dulu, Brazil itu sangat religius. Lantas kenapa sekarang jadi berubah sekali ? Bagaimana mungkin politisi mereka meloloskan UU itu ? Apakah rakyatnya tidak keberatan ?

Itulah kemenangan besar paham kebebasan.

Mereka masuk lewat tontonan, bacaan, menumpang lewat kehidupan glamor para pesohor.

Masyarakat dibiasakan melihat sesuatu yang sebenarnya mengikis kehadiran agama.

Awalnya jengah, lama-lama terbiasa, untuk kemudian apa salahnya ?

Di sisi lain, eksistensi agama dipertanyakan. Tuh lihat, toh yang beragama juga bejat, tuh lihat, mereka juga menjijikkan.

Fobia agama dibentuk secara sistematis, dimulai dari pemeluknya sendiri, untuk kemudian, orang-orang dalam posisi gamang, mulai mengangguk, benar juga.

Orang-orang jadi malas mendengarkan nasehat agama, buat apa ? Urus sajalah urusan masing-masing.

Rumus ini berlaku sama di seluruh dunia. Apapun agamanya.

Bahkan termasuk dalam kasus, tidak ada agama di suatu tempat, hanya ada nilai-nilai luhur–yang pasti juga akan melarang pernikahan sesama jenis.

Fasenya sama persis. Strateginya juga sama.

Dekatkan mereka dengan materialisme dunia, jauhkan mereka dari nilai-nilai luhur.

Gunakan teknologi untuk mempercepat prosesnya. Internet misalnya, itu efektif sekali menyebarkan berita, propaganda, dan sebagainya.

Apakah Indonesia juga akan begitu ?

Silahkan tunggu 20-30 tahun lagi.

Jika tidak ada yang membangun benteng-benteng pemahaman bagi generasi berikutnya, tidak ada yang membangun pertahanan tangguh, malah sibuk saling sikut berkuasa, sibuk berebut urusan dunia, sibuk dengan urusan duniawinya, 20-30 tahun lagi, kita akan menyaksikan pasangan cowok bermesraan di tempat-tempat umum.

Tetangga sebelah rumah kita adalah pasangan sesama jenis, dan mereka dilindungi oleh UU, karena sudah dilegalkan.

Ketika masa itu tiba, kalian bisa kembali mengeduk catatan ini.

Pedulilah, hidup ini bukan cuma urusan pribadi masing-masing.

Hidup ini tentang saling menjaga, saling menasehati, saling meluruskan.

Pedulilah, Kawan, ikut menyebarkan pemahaman baik, lindungi keluarga, teman, remaja, dan semua orang yang bisa kita beritahu agar menjauhi perilaku melanggar aturan agama, nilai-nilai kesusilaan.

Untuk Palestina

Posted: Desember 17, 2017 in Amalan, Umum
Tag:, ,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Tepat 17 Desember 2017,di Tugu Monas sejarah mencatat bahwa umat Muslim di Indonesia menuntut agar ke-dzoliman yang dilakukan AS kepada Palestina diberhentikan. Dan dalam aksi yg disebut Bela Palestina telah menghasilkan petisi yang dibacakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin.

Petisi itu dibacakan oleh Anwar Abbas, Sekjen MUI Pusat. Petisi atas nama seluruh ormas atau organisasi keagamaan di Indonesia menyatakan:

1. Keputusan presiden Amerika serikat Donald Trump, melanggar hak asasi manusia dan merusak usaha perdamaian antara Palestina dan Israel yang selama ini diusung dunia.

2. Apabila Amerika tidak segera mencabut pernyataan itu, maka Amerika tidak pantas untuk menjadi delegasi perdamaian dunia.

3. Mendesak Amerika untuk mengakui kemerdekaan Palestina dengan menjadikan Jerusalem sebagai ibukota Palestina dan mencabut kedutaan Amerika untuk Israel di Jerusalem.

4. Mendesak negara -negara lain untuk memutuskan hubungan diplomatik terhadap Amerika dan Israel.

5. Mendukung hasil KTT OKI yakni mendorong perwujudan hak-hak kemerdekaan rakyat Palestina.

6. Apabila dengan semua itu Amerika belum juga bergeming, maka umat Indonesia mendesak PBB untuk menggelar sidang istimewa dengan memberikan sanksi.

7. Mendesak DPR untuk mengkaji ulang kerjasama usaha-usaha Amerika di Indonesia.

8. Menyeru umat untuk memboikot produk Amerika dan zionis Israel di Indonesia. Dengan mengutamakan produk bangsa

9. Meminta melalui KTT OKI untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

10. Menyerukan umat Islam untuk memberikan doa/qunut nazilah untuk Palestina. Semua itu bertujuan menjadikan Palestina negeri yang berdaulat dan makmur

Ada hal menarik yang saya rasakan berbeda kali ini,disaat sebagaian besar kita berlomba-lomba bersumbangsih kebaikan lewat: uang,tenaga pikiran,makanan,minuman,dll dan itu bagus sekali.Saya menemukan yg unik. Apa itu?

Ojek online..Kok promosi?..bukan itu maksudnya,tp memang begitulah nyatanya..binggug?..Baca aja dlu dech..hehe

Ketika saya menggunakan jasa tersebut,diakhir pembayaran beliau mengatakan “Ga usah bayar,khusus yg ikut agenda bela Palestina saya niatkan gratis”. MASYA ALLAH…Pengorbanan,yang unik menurut saya,dibalik beliau harus mengejar target perusahaan,namun ia masih rela “mengorbankan” demi aksi bela Palestina dengan caranya sendiri.

Jadi teringat juga,bahwa berjuangan bisa dimulai dari: tindakan,ucapan,harta,pikiran,tenaga,harta,dan yg paling kecil yaitu doa. Dan ternyata beliau paham kalimat tadi dengan cermat dan format yg unik. 

Jangan dilihat hanya kasap mata nominal yg ia sumbangkan untuk bersedekah,jika dikalikan dengan minimal 5 orang yg menggunakan jasanya maka ia sudah setara dengan Rp 100.000 dan berlaku kelipatan seberapa ia melakukanya.

BARAKALLAHU FIKUM untuk Bpk.Mustika,semoga Allah Subhanahu wa ta’ala senantiasa melimpahkan rezeki,rahmat,keberkahanNya kepada bpk dan keluarga tercinta dan kita semua.

#belajar dari hal kecil dan mari ber-tafakur,sebagaimana AaGym mengajarkan hal itu kepada seluruh umat Muslim saat berlangsung..

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Sumber Petisi:

http://aqlnews.com/ini-isi-petisi-aksi-bela-palestina-17-12-17/

Hikmah

Posted: Desember 14, 2017 in Umum
Tag:

*KH.ALI DAN PELACUR DI DALAM SATU MOBIL YANG SAMA…!!!*

KH. Ali Yahya Lasem terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip bule Eropa, Amerika atau Australia. Tak heran kalau banyak wanita terpesona.

Suatu hari beliau ada undangan mengisi pengajian di Jepara, saat di perjalanan mobil yang beliau tumpangi berhenti di sebuah lampu merah. Saat itu beliau duduk di samping sopir dengan melepas sorban dan kopiah yang dipakainya. Tiba-tiba seorang wanita muda, menor, dan seksi menghampirinya.

Wanita penghibur itu mengira bila lelaki gagah dalam mobil adalah turis banyak duit yang sedang mencari kesenangan di Indonesia.

“Malam, Om.”

“Malam.”

“Ikut dong, Om. Boleh, ya?”

“Oh, boleh, boleh. Silakan masuk.”

Wanita muda itu bergegas masuk mobil. Pintu ditutup dan mobil mulai jalan.

“Mau ke mana, Om? Butuh aku, gak? Aku temenin sampai pagi ya, Om?”

Sambil pakai lagi kopiah dan sorban Kiyai Ali santai menjawab, “Oo, ini lho mau ngaji di Jepara. Ndak apa-apa, silakan ikut aja.”

Wanita itu kaget dan salah tingkah, “Oh, jadi Bapak ini Kiyai, ya?”

Tadi panggil om sekarang panggil pak kiyai.

Lucu, ya? Kiyai Ali tersenyum geli.

“Maaf, Kiyai, saya benar-benar tidak tahu. Sekali lagi maaf.”

Wanita itu kian tegang dan raut wajahnya pucat ketakutan.

Tapi Kiyai Ali santai saja berkata, “Oo, ndak apa-apa. Santai saja, Mbak. Sekali-kali ikut pengajian bagus itu.”

“Ndak usah Kiyai, saya turun di sini aja.”

“Enggak bisa, pokoknya harus ikut. Tadi kan sampean bilang mau ikut, ya harus ikut.”

“Tapi saya kang gak pakai jilbab, Kiyai?”

“Gampang, nanti tak pinjem jamaah.”

“Tapi saya malu Kiyai?”

“Lho, sampean jadi pelacur ndak malu, kok pengajian malah malu. Piye to?”

“Bagaimana ini, Kiyai?” Wanita itu makin salah tingkah, “Saya takut, Kiyai?” Tadi bilang malu sekarang katanya takut. Hehe..

Dengan bijak Kiyai Ali menenangkan, “Sudahlah, santai aja.”

Mobil pun terus berjalan hingga akhirnya sampai ke tempat tujuan. Jepara. Suasana tempat diselenggarakannya acara pengajian sudah ramai. Para jamaah laki-laki dan perempuan memadati area tempat acara. Gegap gempita para panitia menanti kedatangan Kiyai Ali.

Begitu turun dari mobil Kiyai Ali langsung menghampiri jamaah ibu-ibu, “Maaf Bu, bisa pinjam jilbabnya. Ini lho, Bu Nyai lupa bawa jilbab.”

Bu Nyai adalah panggilan kehormatan yang biasanya disematkan pada istri kiyai. Masa iya istri kiyai lupa berjilbab. Hehe.

Dengan sedikit bingung ibu itu menjawab tergesa-gesa, “Oh, bisa Kiyai. Sebentar saya ambilkan.”

Ibu itu bergeas pergi dan tak lama sudah kembali. Jilbab yang dibawanya itu di sodorkan ke dalam mobil dan langsung dipakai oleh sang wanita. Setelah rapi wanita itu turun dari mobil dan masyaallah… Langsung diserbu rombongan ibu-ibu untuk mencium tangannya. “Ngalap berkah,” katanya.

Mendapati sambutan kehormatan seperti itu, wanita yang kini disulap jadi Bu Nyai langsung berwajah pucat. Ia dipersilakan masuk, dijamu, dan dilayani bagaikan seorang ratu. Ada haru campur malu menyelinap di hatinya.

Pengajian pun digelar dengan seksama, Kiyai Ali menjadi pembicara yang luar biasa, penyampaiannya ringan tapi dalam makna kandungannya.

Usai acara Bu Nyai Dadakan dipersilakan menikmati jamuan rupa-rupa makanan. Lalu makan berat.

Tapi sebelum makan rombongan jamaah ibu-ibu mohon didoakan keberkahan dari Bu Nyai Dadakan, sontak saja ia kaget setengah mati. Sudah lama tak berdoa, sudah lupa doa yang dulu dihafal waktu kecil ngaji di kampung. Untungnya masih ingat Rabbana Atina Fi Dunya Hasanah, Wa Fil Akhirati Hasanah..

Pun demikian sebelum pulang, jamaah ibu-ibu bergantian cium tangan dan diantar dengan hormat sampai masuk mobil.

Selama perjalanan di mobil wanita penghibur itu menangis sedu sedan, sesenggukan dengan air mata bercucuran. Kiyai Ali dan sopir membiarkannya hingga reda..

Setelah suasana agak tenang, Kiyai Ali menasihati, “Apakah sampean tidak melihat dan berpikir tentang bagaimana orang-orang tadi memperlakukanmu, menghormatimu, mengerumunimu, mengantarkanmu, dan rela juga mereka antri hanya untuk dapat mencium tanganmu satu demi satu, bahkan minta berkah doa darimu, padahal tahu sendiri kamu siapa?”

Kembali sang wanita menangis, merasa hina, miris, dan sedih mengingat perbuatan dosa yang selama ini dilakukannya. Tapi Allah menutup aibnya, Allah sangat menyayanginya.

“Hari ini,” lanjut Kiyai Ali, “Sampean dapat nasihat yang mungkin nasihat berharga selama hidupmu, maka segeralah taubat dan mohon ampun sama Allah. Jangan sampai nyawa merenggut sebelum taubat.”

Tangisnya kian deras. Kiyai Ali membiarkannya.

Sambil terisak wanita itu berkata, “Terimakasih Kiyai atas nasihatnya, dan berkah dari kejadian ini. Mulai hari ini saya bertaubat dan berhenti dari pekerjaan bejat ini. Sekali lagi terimakasih Kiyai.”

Menyeksamai kisah ini berarti kita belajar bijaksana. Para ulama, pendahulu, dan guru kita para mubaligh *berdakwah dengan baik dan bijak, mengajak tanpa menginjak, menasihati tanpa menyakiti, dan menunjukkan kebenaran tanpa merendahkan derajat kemanusiaan.*
Inilah salah satu telaga yang indah dan menyejukkan, yang menjadikan banyak orang tertarik dengan Islam. Semoga jadi pelajaran bagi kita untuk menyampaikan kebenaran dengan baik, Bil Hikmah Wal Mau Idatil Hasanah..

Sumber: artikel

KITA SERING MENGELUHKAN OUT PUT PENDIDIKAN KITA, MUNGKIN INI BS JADI JAWABANNYA, RENUNGKANLAH

Mamang Firmansyah, PATRON Architects 

Suatu hari sy kedatangan seorang tamu dr Eropa. Sy menawarkan kepadanya melihat2 objek wisata kota Jakarta.

Pada saat kami ingin menyeberang jalan, teman sy ini selalu berusaha utk mencari zebra cross. Berbeda dgn sy dan org Jakarta yg lain, dgn mudah menyeberang dimana saja sesukanya.

Teman sy tetap tdk terpengaruh oleh situasi. Dia terus mencari zebra cross setiap kali akan menyeberang. Padahal di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dgn zebra cross.

Yg lbh memalukan, meskipun sdh ada zebra cross tetap saja para pengemudi tancap gas, tidak mau mengurangi kecepatan guna memberi kesempatan pada para penyeberang. Teman sy geleng2 kepala mengetahui perilaku masyarakat kita.

Akhirnya sy coba menanyakan pandangan teman sy ini mengenai fenomena menyeberang jalan tadi.

Sy bertanya mengapa orang2 di negara kami menyeberang tidak pada tempatnya, meskipun mereka tahu bahwa zebra cross itu adalah utk menyeberang jalan. Sementara dia selalu konsisten mencari zebra cross meskipun tidak semua jalan di negara kami dilengkapi dgn zebra cross.

Pelan2 dia menjawab pertanyaan saya, “It’s all happened because of The Education System.”

Wah, bukan main kagetnya sy mendengar jawaban teman sy. Apa hubxungan menyeberang jalan sembarangan dgn sistem pendidikan?

Dia melanjutkan penjelasannya,

“Di dunia ini ada 2 jenis sistem pendidikan, yang pertama adalah sistem pendidikan yg hanya menjadikan anak2 kita menjadi makhluk ‘Knowing’ atau sekedar tahu saja, sedangkan yg kedua sistem pendidikan yg mencetak anak2 menjadi makhluk ‘Being’.

Apa maksudnya?

Maksudnya, sekolah hanya bisa mengajarkan banyak hal utk diketahui para siswa. Sekolah tidak mampu membuat siswa mau melakukan apa yg diketahui sebagai bagian dr kehidupannya.

Anak2 tumbuh hanya menjadi ‘Makhluk Knowing’, hanya sekedar ‘mengetahui’ bahwa:

– zebra cross adalah tempat menyeberang,

– tempat sampah adalah utk menaruh sampah.

Tapi mereka tetap menyeberang dan membuang sampah sembarangan.

Sekolah semacam ini biasanya mengajarkan banyak sekali mata pelajaran. Tak jarang membuat para siswanya stress, pressure & akhirnya mogok sekolah. Segala macam diajarkan dan banyak hal yg diujikan,

tetapi tak satupun dr siswa yang menerapkannya setelah ujian. Ujiannya pun hanya sekedar tahu, ‘Knowing’.

Di negara kami, sistem pendidikan benar2 diarahkan utk mencetak manusia2 yg ‘tidak hanya TAHU apa yg benar tetapi MAU melakukan apa yg benar sebagai bagian dr kehidupannya’.

Di negara kami, anak2 hanya diajarkan 3 mata pelajaran pokok:

1. Basic Sains.

2. Basic Art.

3. Social.

Dikembangkan melalui praktek langsung dan studi kasus dan dibandingkan dgn kejadian nyata di seputar kehidupan mereka.

Mereka tidak hanya TAHU, mereka juga MAU menerapkan ilmu yg diketahui dlm keseharian hidupnya. Anak2 ini jg tahu persis alasan mengapa mereka mau atau tidak mau melakukan sesuatu.

Cara ini mulai diajarkan pada anak sejak usia mereka masih sangat dini agar terbentuk sebuah kebiasaan yg kelak akan membentuk mereka menjadi mahluk ‘Being’, yakni manusia2 yg melakukan apa yg mereka tahu benar.”

Wow!

Betapa sekolah begitu memegang peran yg sangat penting bagi pembentukan perilaku & mental anak2 bangsa.

Betapa sebenarnya sekolah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga sertifikasi yg hanya mampu memberi ijazah para anak bangsa.

Kita mestinya lebih mengarahkan pendidikan utk mencetak generasi yg tidak hanya sekedar TAHU tentang hal2 yg benar, tp jauh lebih penting utk mencetak anak2 yg MAU melakukan apa2 yg mereka ketahui itu benar, mencetak manusia2 yg ‘Being’.

Apakah tempat anak2 kita bersekolah telah menerapkan sistem pendidikan & kurikulum yg akan menjadikan anak2 kita utk menjadi makhluk ‘Being’ atau hanya sekedar ‘Knowing’?

‘Mengetahui Yang Benar’ tetapi ‘Tidak Pernah  Melakukan Dengan

Benar’ sama dengan ‘Tidak Mengetahui’.

Semoga “weling” ini menjadikan “eling” untuk kita semua.

Jangan lupa bahagia

Posted: Desember 8, 2017 in Cinta, Umum
Tag:

Pulang kerja saya melihat tulisan di badan belakang beca motor. “Jangan lupa Bahagia”. Saya tak tahu siapa yang menuliskannya. Apakah si pemilik beca motor atau si pengendaranya. Terserahlah..yang penting bukan itunya. Yang penting menurut saya ternyata kita bisa lupa bahagia. Kok bisa ya? Kita tahu sejak dilahirkan kita diajarkan mengejar kebutuhan hidup. Sebagian besar usia dewasa kita dihabiskan untuk bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan yang tiada akhir. Termasuk perlunya mengendalikan orang sekitar kita, dan diri kita sendiri. Ini semua penyebab tekanan batin.  Tanpa sadar kita habiskan waktu kita untuk mengakumulasi dan menjaga materi atau kekayaan luar kita.. tapi lupa memupuk rasa kita. Yaitu rasa gembira, bahagia, sayang, kesabaran dan kedermawanan kita. Kata orang bijak belajarlah bersantai, bergembira dan menjadi kreatif.  Kreativitas tak muncul saat kita tertekan. Ia muncul saat kita bergembira saat kita bermain.

Soal seni bergembira ini saya ingat pengalaman ketika kunjungan Muhibbah Jurnalistik PWI Riau ke Malaysia belum lama ini. Kami 40 orang wartawan dipandu oleh seorang pemandu wisata yang selalu gembira. Namanya Muhammad Taslim. Panggilan akrabnya Cik Gu Lim. Dia seorang mantan guru. “Ubi kledek ubi kayu..thank u i love u,” adalah pantun andalan pembuka cakap Cik gu. Kalau cik gu dah becakap heboh lah satu bus. Ada-ada saja yang memacing gelak tawa. Humornya cerdas dan kalau Cik gu dah becakap nyaris tanpa jeda. Seru lah pokoknya. Gembira itu menular. Cik gu menularkan itu pada kami selama tiga hari bersama. Saya sempat salah ketika menebak usianya. Intinya ia kelihatan lebih muda dari usianya. Itulah efek orang yang selalu gembira dan bahagia.

Cik gu ini selalu tampil modis and fashionable.  Tidak cuma bisa bahasa melayu tapi juga lincah bahasa Mandarin. Yang menarik ia sabar menghadapi kendala dan kesulitan yang muncul dalam memandu rombongan besar kami yang sering juga tak disiplin. Uniknya lagi dalam setiap pesannya ia juga menyisipkan pentingnya doa sebelum memulai apapun. Meski tampilan internasional tapi kecintaan pada hal yang religius dan budaya lokal sungguh terjaga. Okelah bila itu standar seorang pramuwisata profesional. Pintar, interaktif, menarik (keren). Tapi sekali lagi pelayanan Cik gu  dari hati yang gembira dan bahagia tidak dibuat-buat terasa bedanya. Cobalah kalau tak percaya..

Lalu apa sebenarnya bahagia itu? apakah mereka mereka yang kita anggap sudah di sukses dari segi ekonomi, karir, pendidikan, dll sebenarnya setiap hari mereka selalu merasa bahagia? belum tentu. Angka bunuh diri di AS justru tinggi di wilayah-wilayah yang sukses secara ekonomi dan makmur. Jadi sebenarnya apa itu Definisi Bahagia? Kata para pecinta Tuhan, bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari bahwa itu sebenarnya nikmat. Contoh hanya sedikit yang menyadari punya gigi ketika semua gigi sehat. Baru sadar punya gigi kalau ada satu yang sakit.

Jadi Bahagia itu milik siapa? Bahagia itu adalah milik hati kita sendiri, bahagia adalah anugrah dariNya, bahagia itu ada dalam diri kita sendiri. Dia bukan kesenangan yang dikejar-kejar di luar diri.  Kesenangan hanya seperti buih lautan atau gelembung sabun. Ada sesaat lalu pecah dan hilang. Bahagia adalah rasa yang lebih langgeng, dalam dan indah.  Tinggal kita sadar dan mensukurinya atau tidak…”Ubi kledek ubi kayu..thank u i love u.” Haa..haa..haa…

Tamat.

“Bisnis kadang bisa membuat kita senang sekaligus juga sedih, suka sekaligus juga duka, memang begitu racikannya .. sabar dan syukur senantiasa , semoga Alloh senantiasa memberikan kebahagiaan..

Artikel: Dishared oleh Bunda Onya (sahabat ku di PS)

Ucapan Natal

Posted: Desember 3, 2017 in Tauhid, Umum
Tag:,

Ust. YUSUF MANSUR menyikapi SELAMAT NATAL.

*🎉Assalamu’alaykum…*

_(Mohon baca secara menyeluruh untuk hindari kesalah fahaman)_

*”🎎😘.SILAHKAN YANG MAU UCAPKAN SELAMAT NATAL.🎭😉”*

(Oleh : Ust.Yusuf Mansur)

Bertahun-tahun biasanya kujawab secara offline tentang 25 Desember dan 1 Januari…

Karena menghargai beberapa relasiku yang berprofesi sebagai misionaris…

Mereka tahu dakwahku tapi kami saling menghargai…

Mohon maaf setulusnya, bila tulisan ini akan tidak disukai sebagian dari sahabat-sahabat muslim…tapi sudah saatnya harus dijelaskan terbuka secara ilmu ke-TAUHID-an..

Membaca berita seorang muslim modern menantang *Ustadz  Yusuf Mansur* (Official) untuk menunjukan dalil pelarangan mengucapkan SELAMAT NATAL…

Berharap tulisan ini bukan hanya menjawab tantangannya, tetapi untuk diketahui saudaraku muslimin dan muslimat *yang tidak ingin syahadatnya gugur..*

Kupasan berdasarkan ilmu TAUHID…

🗣Bila kita mengucapkan…

… kalimat *SELAMAT ULANG TAHUN* kepada seseorang, berarti *kita mengakui*  bahwa dia lahir di tanggal itu..

🗣Bila kita mengucapkan…

…kalimat *SELAMAT ATAS PELANTIKAN JABATAN,* berarti kita mengakui *dirinya sebagai pejabat baru…*

🗣Bila kita mengucapkan…

…kalimat *SELAMAT ATAS KEMENANGAN PERTANDINGAN,* berarti kita *mengakui lawan sebagai pemenang…*

Ternyata kata *SELAMAT* bermakna *PENGAKUAN*

Kalau banyak pertanyaan, bukankah mengucapkan *SELAMAT NATAL* hanya merupakan sebuah *ucapan* saja…

*⚠Wahai saudaraku,❗*

…Seorang muslim dinilai dari *ucapannya…*

Bukankah *SYAHADAT* juga hanya *UCAPAN..?*

..tapi mengapa setelah berucap *SYAHADAT* …seseorang menjadi  *muslim…?*

Bukankah *BISMILLAH* juga *hanya UCAPAN..?*

..tapi mengapa hewan yang disembelih *tanpa mengucap BISMILLAAH, dagingnya haram* dimakan…?

Bukankah *AQAD NIKAH* juga hanya  *UCAPAN..?*

..tapi mengapa *setelah diucapkan, suami halal menggauli istri* …

Bukankah kata *CERAI* juga hanya *UCAPAN*..?

..tapi mengapa bila suami mengucapkan kata ini terhadap istrinya baik secara bercanda maupun tidak, maka akan jatuh hukum *CERAI* bagi istrinya…

Saat kita mengucapkan *SELAMAT NATAL* dan *TAHUN BARU*, atau hari raya agama lain, disitulah awal kita *MENGAKUI* keberadan Tuhan lain yang berarti kita mengakui adanya beberapa Tuhan.

Berarti sudah tidak sesuai dengan *SYAHADAT* yang diucapkan dan Surat Al Ikhlas ayat 1 serta beberapa ayat lainnya.

Padahal meng-ingkari *1 AYAT QUR’AN* saja…sudah dikategorikan sebagai orang kafir yang sebenar-benarnya…

_*”Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya…”*_

[ Qur’an Surat An Nisa (4) ayat 151 ]

Inilah ayat-ayat yang menegaskan *TERHAPUSNYA SYAHADAT* yang pernah diucapkan dikarenakan ucapan selamat hari raya umat lain…

_*Sesungguhnya telah KAFIR lah orang-orang yang berkata/mengakui, “Sesungguhnya ALLAH ialah Al Masih putra Maryam, padahal Al Masih sendiri berkata ” Hai Bani Israil, sembahlah ALLAH Tuhan-ku danTuhan-mu…”*_

[ Qur’an Surat Al Maidah (5) ayat 72 ]

_*”…Janganlah kamu mengatakan TUHAN itu tiga, berhentilah dari ucapan itu. Itu lebih baik bagimu. Sesungguhnya ALLAH Tuhan yang Maha Esa. Maha Suci ALLAH dari mempunyai anak…”*_

[ Qur’an Surat An Nisa (4) ayat 171 ]

_*”Dan mereka berkata, “Tuhan yang maha pemurah mempunyai anak”. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat MUNKAR”*_

[ Qur’an Surat Maryam (19) ayat 88-89 ]

Saudaraku umat Nasrani dan para pendeta,

Perbedaan kita hanya pada nabi Isa, padahal bagi kami Nabi Isa adalah salah satu Rasul yang utama.

Maafkan jika menyinggung hati, tapi sungguh telah terbukti dalam Sejarah, bahwa tanggal 25 Desember itu hari kelahiran Janus dan Mitra, Sang Dewa Matahari. 

Bunda Maryam melahirkan Nabi Isa disaat pohon kurma berbuah, yang berarti disaat musim panas tetapi 25 Desember adalah musim dingin…

Wahai para pendeta dan missionaris…

Kamipun meng-imani Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa…

Bahkan Nabi kami, Muhammad memiliki paman dari istri yang seorang pendeta  nasrani bernama Waraqah…

Jadi Islam sangat paham bagaimana toleransi yang benar…

Wahai para penganut nasrani.

Silakan saja rayakan natal sesuai keyakinan…

Karena bagi kami…  *”UNTUKMULAH AGAMAMU dan UNTUKULLAH AGAMAKU”*

Tapi tegas kusampaikan.

Jangan paksa pegawai muslim berpakaian santa.

Sebagaimana kami tidak pernah pula memaksa para misionaris menggunakan peci dan sorban disaat Iedul Fitri…
Jangan paksa undang pejabat muslim hadiri natal di gereja…

Sebagaimana kami tidak pernah memaksa para pendeta hadir pada Sholat Iedul Fitri…

🤗Saudaraku umat muslim,

*Silakan saja ucapkan SELAMAT NATAL* ..

Silakan saja gunakan topi Santa…

*⚠Tapi jangan menyesal …*

👌🏼bila Sholat kita batal.

👌🏼mati pun bukan sebagai muslim

*Karena SYAHADAT KITA SUDAH GUGUR…*

🙏🏼Saudaraku,

*📖Kajilah Qur’an……karena semua pertanyaan hidup sudah ada jawabannya didalam.*

Kalau penjelasan panjang ini masih meragukan hati…

Periksa saja *SHOLAT SHUBUH* kita, apakah sudah berjama’ah di masjid setiap hari..?

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaykum..

Sebarkan Status Ini…! Ini Merupakan Kepedulian Kita akan aqidah Ummat Islam..! 

Membagikan = Peduli

Tidak Membagikan =  Tidak Peduli

Salam #Tauhid