Archive for the ‘Umum’ Category

Mimpi Basah

Posted: Mei 22, 2018 in Ramadhan, Umum
Tag:,

FATWA RAMADHAN

Pertanyaan :

MIMPI BASAH, Keluar MANI, Keluar MADZI, Keluar WADHI, ketika PUASA, BATALKAH?

Keluar MANI karena bercumbu suami/istri disiang hari Ramadhan MEMBATALKAN PUASA.
Sedangkan keluar MANI tidak sengaja (karena mimpi basah atau penyakit) disiang hari Ramadhan TIDAK MEMBATALKAN PUASA.
Keluar MADZI dan WADHI disiang hari Ramadhan TIDAK MEMBATALKAN PUASA.
BEDA antara MANI, MADZI dan WADHI
Perlu mengetahui beda antara ketiganya :
[1] MANI

Ini sudah di ketahui oleh banyak orang. *Hukumnya adalah SUCI.
CIRI-CIRINYA :

✔1. Keluar dengan syahwat. 
✔2. Setelah kelarnya badan menjadi sedikit melemah (rileks
✔3. Warnanya putih dan ada juga kekuning-kuningan
✔4. Kental tidak encer / fragile
✔5. Keluar dengan memancar (muncrat) dalam beberapa kali pancaran. 

 

[2] MADZI

Ini memang agak susah dibedakan dengan mani jika tidak tahu benar bedanya. Hukumnya NAJIS.
Madzi adalah cairan yang tipis, kental dan transparan tidak berwarna, keluar ketika mencumbu atau mengingat-ingat jima’, menginginkan, melihatnya atau yang lain.
Keluar dalam bentuk tetesan pada kepala penis, bisa jadi ia tidak merasakan ketika keluarnya.

[3] WADHI

Ini juga jarang diketahui oleh orang. Hukumnya NAJIS.
Wadhi keluar setelah kencing dan tidak kental, berwarna putih tebal menyerupai kencing dalam ketebalan tetapi berbeda dalam halb kekeruhan dan bau.

 
MIMPI BASAH KETIKA PUASA 
Puasanya TIDAK BATAL.
Berikut fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah,
“Barangsiapa yang mimpi basah sedangkan ia dalam keadaan puasa, berihram, haji atau umrah maka tidak ada dosa dan kafarah baginya dan tidak berpengaruh terhadap puasa, haji dan umrahnya. Wajib baginya mandi janabah jika telah keluar mani.”

[Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah no. 7790, pertanyaan kedua, syamilah]

KELUAR MANI KETIKA PUASA 
Jika mani keluar karena ingin melampiaskan syahwat seperti jima’, mencium istri, mencumbu atau melihat wanita dengan berulang-ulang. Maka pendapat terkuat adalah MEMBATALKAN PUASA. Karena hakikat puasa adalah meninggalkan syahwat.
Syaikh Muhammad shalih Al-Munajjid hafidzahullah berkata,

“Melakukan sebab keluarnya mani merupakan pembatal puasa seperti berjima’, mencium, mencumbu atau melihat wanita berulang-ulang. Kemudian keluar mani maka puasanya batal.”
Adapun jika tidak ada keinginan, mani keluar sendiri maka tidak membatalkan.

KELUAR MADZI KETIKA PUASA 
Adapun madzi maka TIDAK MEMBATALKAN PUASA.

Syaikh Abdul Aziz bn Baz rahimahullah berkata,

“Keluarnya madzi tidak membatalkan puasa menurut pendapat yang shahih dari dua pendapat ulama. Sama saja apakah sebabnya mencium istri atau melihat film atau yang lainnya yang bisa membangkitkan syahwat.”

[Majmu’ Fatawa Syaikh bin Baz 15/267]

 
KELUAR WADHI KETIKA PUASA 
Ini juga TIDAK MEMBATALKAN PUASA.
Berikut Fatwa dari Al-Lajnah Ad-Daimah,
“Keluarnya cairan yang kental dan tebal setelah kencing tanpa rasa nikmat bukanlah mani, itu adalah wadhi. Ini tidak membatalkan puasa, tidak wajib mandi janabah. Yang menjadi kewajiban adalah membersihkan (istinja’) dan wudhu. Selama engkau belum berbuka dan belum berniat berbuka sebelum tenggelamnya matahari, maka puasamu sah dan tidak wajib bagimu mengqhada.”

[Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah no.1153, syamilah]

Demikian pembahasan singkat ini semoga bermanfaat.

dr. Raehanul Bahraen
Sumber: muslimafiyahcom

Twitter IslamDiaries

IG @DiariesImage

Telegram Channel IslamDiaries

FB Islam Diaries

Tube DiariesVision

Iklan

3 BOM di Gereja

Posted: Mei 13, 2018 in Umum

Turut berduka atas meninggalnya saudara kami di Surabaya 13 Mei 2018.

Membunuh manusia dengan tanpa alasan yang dibenarkan syari’at merupakan dosa besar. Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah melarang dengan firman-Nya:

وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ

Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allâh (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. [al-Isrâ`/17:33].

Jangan kau rusak agama,dengan cara yang sejatinya tidak dibenarkan oleh agama. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bhineka tunggal ika.

Mari bersama,melawan Terorisme..Terorisme bukan Agama. Jangan kau gagal paham,dalam mengenal dan mempelajari suatu kebenaran.Gunakan ilmu yang benar.Siapa pun anda,saya,dan KITA

Jangan sia-siakan Ramadhan

Posted: April 29, 2018 in Umum

Change Life

Posted: Januari 16, 2018 in Umum
Tag:, ,

Hari ini,hidup terus berubah…

1. 25 Tahun lalu Wartel (Warung Telekomunikasi) adalah bisnis yg menguntungkan, namun saat ini Wartel sudah tidak kita jumpai lagi, karena semua orang memiliki hand phone

2. 20 tahun lalu Telepon Umum masih terbilang alat yg sangat membantu, namun saat ini yg tersisa hanya bangkainya saja.

3.20 tahun yang lalu, Nokia dengan symbiannya adalah raja ponsel di seluruh dunia.

Fakta hari ini Symbian tinggal kenangan, dihajar oleh Black Berry.

4. 10 thn lalu Black Berry merajai Chating di Indonesia, semua orang selalu meminta pin BB, namun sekarang sudah dilibas oleh Android dgn Whatsapp dan Line

5. 10 tahun yang lalu Yahoo adalah raksasa dunia internet.

Fakta hari ini habis terlindas oleh Google.

6. 10 tahun yang lalu, surat kabar, majalah, dan televisi adalah media informasi paling efektif.

Fakta hari ini, mereka tergerus oleh YouTube, Facebook,Twitter, Instagram, Linkedin.

7.10 tahun yang lalu gerai Matahari, Ramayana, Carrefour, Hypermart adalah raja dunia retail .

Fakta hari ini, gerai mereka banyak tutup, tergantikan oleh Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dll.

8. 10 tahun yang lalu kita masih pakai kertas, survey, dll jika ingin kredit, Fakta hari ini, mereka akan segera tergerus oleh akulaku dan kredivo.

9. 10 tahun yang lalu ojek adalah profesi yang bahkan tidak dipandang sebelah mata pun.

Fakta hari ini, tukang ojek adalah S1 bahkan S2, karena sudah online.

10. 10 tahun lalu order Taxi sangat menjengkelkan, sekarang sudah ada Grab, Uber dll

11. 10 tahun lalu, dunia investasi hanyalah milik orang kaya, orang banyak duit.

Fakta hari ini, dengan uang 100 rb rupiah pun pengamen jalanan bisa beli Reksadana saham.

12. 10 tahun yang lalu Anda buka toko kelontong harus pakai modal besar.

Fakta hari ini, hanya bermodal Smartphone Anda bisa jadi grosir dengan aplikasi Kudo.

13. 10 tahun lalu anda pesan hotel dan ticket pesawat lewat travel agent.

Fakta hari ini, ribuan travel agent berguguran tergantikan oleh Traveloka, Agoda, Pegipegi dll..

14. 10 tahun lalu saya kesulitan mencari makanan halal jika ke luar negeri, namun sekarang begitu mudahnya mencari restorant halal dan masjid terdekat dengan applikasi Halal Trip

15. 10 tahun lalu mencari teman lama cukup sulit terutama teman srkolah SD, SMP ataupun SMA saat ini hp sudah penuh dengan Group WA Alumni

16. 10 tahun yang lalu, jika Anda tidak terbuka pada perubahan jaman, maka hari ini Anda adalah orang yg tergilas oleh jaman.

Mungkin suatu saat kantor2 pelayanan (Services Office) sudah tidak lagi dilayani oleh karyawan tetapi semuanya sudah memakai mesin, contoh saat ini sudah mulai terjadi di Bank seperti layanan Transfer, tarik tunai ataupun setor tunai sudah memakai mesin.

Dan tidak menutup kemungkinan suatu saat (dalam waktu yg sangat cepat) transaksi perbankan memakai Alipay ataupun WeChatpay, krn ini sdh mulai terjadi dinegara2 lain. contoh Hong Kong dan China

Dan jika hari ini pun Anda tidak terbuka oleh informasi dan perubahan, Percayalah 10 tahun yang akan datang Anda adalah orang orang yang *Tertinggal* karena Perubahan & Inovasi, tidak akan pernah berhenti, meski Anda berkeras untuk tidak ikut berubah.

Di Dunia ini tidak ada tempat berhenti

jangan pernah LAMBAT

nanti engkau TERGILAS

jangan pernah BERHENTI

nanti engkau MATI

teruslah bergerak, ikutilah perubahan itu

Buah Jatuh

Posted: Januari 11, 2018 in Cinta, Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Berbicara tentang anak dan ayah,maka saya langsung teringat sebuah kisah yg di ceritakan oleh salah seorang Syekh (saya lupa namanya)

Dalam rumah yang megah,terdapat anggota keluarga yang damai dan sejahtera.Katakan saja keluarga Fulan,ia bersama istrinya dan ke 3 anaknya telah menempati rumah yang megah sebagai hasil karya kerja kerasnya selama ini.

Ta lama berselang dalam kebahagian itu,fulan mendapatkan kabar bahwasanya ibu kandungnya menderita sakit keras dan berada di kampung halaman.Maka bergegaslah fulan beserta keluarga menuju kampung halaman untuk menjenguk nenek&kakek dari anak-anak mereka. Waktu terus berlalu,mingu demi minggu,bulan demi bulan,kesehatan sang ibu semakin menurun. Dan pada akhirnya Allah Subhanahu wa ta’ala berkehendak memanggil ibunda fulan menunju per-istirahatan terakhirnya. Duka pun terjadi,dan semua mengalami kesedihan.

Pun hari demi hari,minggu berganti minggu,kesedihan dan kesunyian ayahanda fulan mulai menyelimuti perasaanya,hingga akhirnya ayahanda fulan pun jatuh sakit dan kembali fulan pun menjenguk ayahanda di kampung. Kondisi yang makin mengkhawatirkan dari sang ayah,menjadikan fulan harus membawanya ke kota dan tinggal bersama fulan dan keluarga.

Kembali,waktu terus berlalu.Harapan akan kesunyian dan keheningan hilang,namun sebaliknya rasa itu justru makin kuat. Padatnya aktifitas fulan sehari hari sebagai eksekutif muda ternama dikota sehingga jarangnya mereka bertemu atau sekedar menyapa. Aspek psikologis dan juga menurunya daya tahan ayahanda,menyebabkan makin terpuruknya kesehatannya. Istilah bahwa makin tua,makin seperti anak kecil sebuah per-umpamaan yang terjadi pada ayahanda fulan.Mudah tersinggung,terkadang lupa, merupakan tambahan efek dari istilah tadi. Umumnya umur yang makin udzur,hingga ke toilet pun harus didampingi oleh orang lain. 

Piring pecah,gelas tumpah,terkadang BAB di kasur,merupakan kondisi yang terjadi akibat menurunya daya tahan dan kesehatan. Dengan alasan menjaga kebersihan dan keamanan anggota rumah,maka kamar ayahnya yang berada di atas,fulan pindahkan ke garasi,agar terhindar dari bakteri2 penyakit..Anak-anaknya pun mulai dihindarkan dari kakeknya dengan alasan penyakit menular,ia fulan pun demikian,cukuplah asissten rumah tangga yang menjaganya. Hanya sesekali saja fulan melihat ayahnya dari kejauhan,karena jika dari dekat ia merasa jorok berlama-lama digarasi yang telah disulap menjadi “kamar ayahnya”.

Hari berkabung pun datang,sang ayah menghembuskan nafas terakhir..Dan anehnya fulan merasa “lega”..Astagfirullah.

Setelah kepergian ayahnya,maka garasi tadi pun segera dibereskan,mulai dari peralatan makan,minum dan lain-lain. 3 anakanya pun ikut membereskan nya, dan mereka merapihkan sendok dan piring bekas Alm kakeknya. Namun ta lama,ia melihat kejaian itu berkata :

“Ga usah,dikumpulin bekas kakek kalian,piring sama sendok dan gelas buang aja..Sumber penyakit itu nak,toh kakek juga sudah ga ada”.ujarnya

“Gpp Yah,kami simpan aja semua ini,sayang kan..Nanti kalo Ayah sudah tua,kami ga usah beli-beli lagi,cukup pake yg ini aja,sebagaimana apa yg ayah ajarkan”.ujar anaknya

Seperti petir menyambar di siang terik…Fulan ga menyangka,pemikiran anaknya sangat jauh sekali,dan akan memperlakukan ia layaknya ia memperlakukan ayah nya..

==========

Akankah kita memperlakukan buruk untuk ke 2 orang tua kita?…Atau aebaliknya,inginkan kah diperlakukan burum oleh anak kita?…Perilaku anak akan mencontoh apa yang mereka lihat,rasa,dengar..Perilaku ini yang harus kita rubah,betul mungkin orang tua kita dulu pernah ada sesesuatu yang pernah membuat kita tidak suka…Namun,yakinlah bahwa itu bagian dari cara mereka mencintai kita. Buah jatuh tidak jauh dari pohonya,maka anak tidak jauh dari ayah/ibunya..Maka jika ingin diperlakukan baik oleh anak kita,berprilaku baik pula lah kepada ayah dan ibu kita.

Wallahu a’lam bishawab

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

2018

Posted: Januari 1, 2018 in Umum
Tag:

_Kalau rizki itu diukur dari kerja keras..maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya_

_Jika rizki itu ditentukan dr waktu kerja maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya.._

_bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD_

_Jika rizki itu  milik orang pintar .maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya…_

_Jika rizki itu karena jabatan maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki  100 orang terkaya di dunia.._

_Rizki itu karena kasih sayang Allah._

_” Mengejar rizki..jangan mengejar jumlahnya…. Tetapi berkahnya “_

_( Ali bin Abi Thalib )_

*MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU*

“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi “down”, saya selalu terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. 

Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. 

Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira. 

Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.

Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga sebab…berharap

jatuh miskin!

Masya Allah….hebat

 Coba kalau kita? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. 

Namun.. Masya Allah

Rencana Allah Subhanahu wa ta’ala itu memang terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Allahu Akbar….

Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

_”Wahai manusia, di langit ada rezki bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian ” (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi.. yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

 Allah Subhanahu wa ta’ala lah yang Memberi rezki

Semoga kisah ini dapat *menyuntik kembali semangat* dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN Kepada Allah dibanding urusan dunia yang sementara ini, aamiin.

Kisah diatas sesuai dengan hadist

Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu , ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

‎مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ.

Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. 

Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina. ”

Hadits ini shahih, diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya (V/ 183); Ibnu Mâjah (no. 4105); Imam Ibnu Hibbân (no. 72–Mawâriduzh Zham’ân); al-Baihaqi (VII/288) dari Sahabat Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu.

Lafazh hadits ini milik Ibnu Mâjah rahimahullah.

Komunikasi

Posted: Desember 29, 2017 in Umum
Tag:,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

” Mah,pah…Aq mau belajar hidup mandiri ya mulai tahun depan..Aq mau kuliah di kota XYZ dan mau ambil mata kuliah ABC”ujar seorang anak pada orang tuanya”

“GA…GA BISA..Kamu harus nurut kata orang tua,kamu harus kuliah di kota ini,ingat kampus disini paling bagus,dan jurusan OPQ adalah jurusan yg wajib kamu ambil. Ngerti kamu?”balas sang ayah kepada anaknya”

“Tapi,pah…”lanjut sang anak

“Ga ada tapi-tapi…Pokoknya harus.”timpl sang ayah.”

BT,kesel,orang tua ga ngertiin anak,dan segala rupa mungkin rasa-rasanya kita tumpah kekesalan itu kepada ke 2 orang tua kita..Begitu juga ga sich kita yg baca tulisan ini??..

Bahkan ditambah lagi,gw kan udah dewasa,gw berhak menentukan pilihan..Wuuiih,kalimat sakti menunjukan kedewasaan muncul,dari Kid’s Zaman Now.

LANTAS APA YG HARUS DILAKUKAN??

1. Kesal adalah hal yg wajar dan lumrah,sebab segala keinginan yg tak urung tercapai akan menghasilkan RASA. YA,baik rasa kesal (jika gagal),dan rasa senang(jika berhasil). Oleh karena itu,yg jauh lebih penting adalah kita jangan berfokus kepada kesalnya,namun kelola lah rasa itu. Dengan kata lain anda masih manusia normal😀

2. Pahami bahwa hampir disemua dunia,orang tua ingin anaknya berhasil,sukses,jauh dari kesulitan,dll. TAPIKAN ini beda…Gw udah gede!!!…Sabar bos,kalem.Bersyukurlah jika orang tua masih mau peduli dengan keputusan-keputusan yg hendak kita ambil,itu artinya mereka CARE dengan kita.

Yg diatas adalah teori kewajaran.So,sekarang tips agar ortu mau terima pendapat kita.

1. Sabar.Mau berubah itu butuh kesabaran,jika kita mau jalan waktu bayi saja butuh merangkak dan sabar,apalagi keputusan hidup..Maka bersabarlah menyampaikan pendapat kepada orang tua

2. Bahasa santun.Ya,ini adalah seni komunikasi yg mahal banget.Tidak sedikit senjata pamungkas adalah pokoknya,maka secara otomatis hilanglah pernyataan bahwa anda “sudah gede bin dewasa” katanya. Sebab orang dewasa memberikan solusi,bukan pokoknya mentok

3. Situasi adalah pendukung.Maksudnya?..Jangan kita membicarakan sesuatu dengan situasi yh mencekam,namun bawalah dalam suasana yg asyik,relax,santai,dan bukalah obrolan ringan hingga kedua orang tua kita merasa senang dan di hargai

4. Niat.Kalo niat baik,tentu dengan izin Allah Subhanahu wa ta’ala bisa saja point-point tadi bs menjadi berhasil.Tapi kalo dari awal sudah niat jelek alias bokis,insya Allah dengan izinya pula disusahkan..😀

5. Rubah diri.Bagaimana mereka percaya,jika kita pun tidak menunjukan sikap yg lebih positif dari dan sebelum punya niat.Maka tunjukan perubahan diri yg positif,insya Allah mereka percaya.

6. Umur takkan bohong. Jika ada hal positif dari larangan orang tua,maka cobalah lihat kalimatnya. Sebab biasanya mereka akan berkata dari pengalaman yg pernah mereka rasakan sebelumnya,dan pastinya mereka telah merasakan,dan kita belum pernah merasakan.So,positif thingking sangat diperlukan

Menjadikan orang tua sebagai patner kehidupan adalah hal yg membahagiakan.Sebab ia adalah guru yg tak pernah meminta upah sedikit pun,bahkan ia rela memberikan jiwa,raga untuk kita muridnya.Jangan jadikan ia musuh,walau mungkin ada beberapa dari kita pernah mendapati kekurangan dari mereka sebagai orang tua. TAPI percayalah,bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala pasti memberikan pelajar dari setiap peristiwa yg kita alami

Wallahu a’lam bishawab

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

-Jiwa Muda-

LGBT

Posted: Desember 20, 2017 in Umum
Tag:

LGBT SEBUAH SEKTE SEX BARU Melalui GERAKAN PENULARAN SEDUNIA
( By : Prof. Sarlito Wirawan Sarwono )

 Mungkin ada yang heran bertanya, kenapa saya begitu keras terhadap perilaku Lesbianism, gay, bisexual and transexualism (LGBT).

Saya seakan penuh murka dan tak memberikan sedikitpun ruang toleransi bagi pengidapnya.

Mungkin saya perlu klarifikasi bahwa saya tidak sedang bicara tentang pelaku, orang dan oknum.

Terhadap oknum, orang dan pelaku LGBT, kita harus tetap mengutamakan kasih-sayang, berempati, merangkul dan meluruskan mereka.

Dan saya juga tidak sedang bicara tentang sebuah perilaku personal dan partikular. Saya juga tak sedang bicara tentang sebuah gaya hidup menyimpang yang menjangkiti sekelompok orang.

Karena saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN !!!

Ya, saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN : ORGANIZED CRIME yang secara sistematis dan massif sedang menularkan sebuah penyakit !!! Sekali lagi, bagi saya ini bukan semata perilaku partikular, sebuah kerumun, bahkan bukan lagi semata-mata sebuah gaya hidup, tapi sebuah harakah : MOVEMENT !!! Terlalu paranoidkah kesimpulan ini ???

Saya telah mengumpulkan begitu banyak kesaksian di kampus-kampus tentang mahasiswa-mahasiswa normal kita yang dipenetrasi secara massif agar terlibat dalam LGBT dan tak bisa keluar lagi darinya.

Perilaku mereka sangat persis seperti sebuah sekte, kultus atau gerakan-gerakan eksklusif lainnya : fanatik, eksklusif, penetratif dan indoktrinatif.

Ya, ini telah berkembang menjadi sebuah sekte seksual.

Kenapa mereka perlu menjadi sebuah gerakan ?

Karena target mereka tak main-main : mendorong pranata hukum agar eksistensi mereka sah secara legal.

Dan untuk itu mereka membutuhkan beberapa prasyarat :

Pertama, jumlah mereka harus signifikan secara statistik, sehingga layak untuk mengubah asumsi, taksonomi dan kategorisasi

Kedua, keberadaan mereka telah memenuhi persyaratan populatif, sehingga layak disebut sebagai sebuah komunitas

Ketiga, perilaku mereka telah diterima secara normatif menurut persyaratan kesehatan mental dari WHO.

Untuk memenuhi ketiga hal ini, maka organisasi ini harus mampu menularkan penyimpangannya secara eksponensial kepada lingkungannya.

Mereka telah mempelajari hal itu dari keberhasilan “perjuangan” saudara-saudara mereka di Amerika Serikat.

Mereka sadar, pertumbuhan jumlah mereka hanya bisa dilakukan lewat penularan, mengingat mereka tak mungkin tumbuh lewat keturunan.

Mereka sadar, tanpa penularan mereka akan punah !!!

Kenapa harus menyasar mahasiswa ?

Sebenarnya yang ingin mereka sasar ada dua : Pertama, mahasiswa; dan yang kedua, institusi akademik.

Mereka menyasar mahasiswa, karena mahasiswa adalah generasi galau identitas dengan kebebasan tinggi dan tinggal di banyak tempat kost.

Sedangkan institusi akademik perguruan tinggi mereka butuhkan untuk menguatkan legitimasi ilmiah atas “kenormalan” mereka.

Mereka bergerilya secara efektif, dengan dukungan payung HAM dan institusi internasional.

Per 1 Januari 2015, tercatat ada 17 negara yang undang-undangnya telah melegalkan perkawinan sesama jenis.

Dan akan menyusul belasan negara lain.

Trend dukungan atas perkawinan sesama jenis terus bertambah.

Silahkan tanya ke politisi negeri ini, apakah mereka akan melegalkan perkawinan sesama jenis di Indonesia ?

Sekarang sih saya yakin jawabannya: TIDAK.

Tapi 20-30 tahun lagi, tergantung situasinya.

Jika itu membuat mereka terpilih, akan banyak politisi yang bersedia menyetujuinya.

Saya tidak berlebihan. Itu rasional sekali.

Silahkan cek di negara-negara lain.

Tahun 1950, tidak ada satupun negara yang melegalkan perkawinan ini, tapi dunia berubah sangat cepat, kelompok pendukung kebebasan semakin besar, kelompok yang tidak peduli, “i dont care” semakin banyak, sistem demokrasi mempercepat legalisasi perkawinan sesama jenis.

Syah. Atas nama kebebasan.

Semua agama melarang perkawinan sesama jenis.

Tapi demokrasi tidak mengenal kitab suci.

Kalian tahu, bahkan homo kelas berat, masih santai pergi ke gereja, ke tempat-tempat ibadah.

Mereka hanya mengenal suara terbanyak.

Saya kasih contoh Brazil, Mei 2011 mereka melegalkan perkawinan sesama jenis.

Apakah orang Brazil tidak beragama ?

90% penduduk mereka beragama, lantas apakah tidak ada disana yang keberatan dengan legalisasi ini ?

Jawabannya sederhana : mayoritas tutup mata.

“I don’t care”. Urus saja (urusan) masing-masing. Saya tidak mau recok. kamu jangan rese. Yang sesama cowok mau ciuman di tempat umum pun, bodo amat. Toh, mereka tidak mengganggu saya.

Dulu, Brazil itu sangat religius. Lantas kenapa sekarang jadi berubah sekali ? Bagaimana mungkin politisi mereka meloloskan UU itu ? Apakah rakyatnya tidak keberatan ?

Itulah kemenangan besar paham kebebasan.

Mereka masuk lewat tontonan, bacaan, menumpang lewat kehidupan glamor para pesohor.

Masyarakat dibiasakan melihat sesuatu yang sebenarnya mengikis kehadiran agama.

Awalnya jengah, lama-lama terbiasa, untuk kemudian apa salahnya ?

Di sisi lain, eksistensi agama dipertanyakan. Tuh lihat, toh yang beragama juga bejat, tuh lihat, mereka juga menjijikkan.

Fobia agama dibentuk secara sistematis, dimulai dari pemeluknya sendiri, untuk kemudian, orang-orang dalam posisi gamang, mulai mengangguk, benar juga.

Orang-orang jadi malas mendengarkan nasehat agama, buat apa ? Urus sajalah urusan masing-masing.

Rumus ini berlaku sama di seluruh dunia. Apapun agamanya.

Bahkan termasuk dalam kasus, tidak ada agama di suatu tempat, hanya ada nilai-nilai luhur–yang pasti juga akan melarang pernikahan sesama jenis.

Fasenya sama persis. Strateginya juga sama.

Dekatkan mereka dengan materialisme dunia, jauhkan mereka dari nilai-nilai luhur.

Gunakan teknologi untuk mempercepat prosesnya. Internet misalnya, itu efektif sekali menyebarkan berita, propaganda, dan sebagainya.

Apakah Indonesia juga akan begitu ?

Silahkan tunggu 20-30 tahun lagi.

Jika tidak ada yang membangun benteng-benteng pemahaman bagi generasi berikutnya, tidak ada yang membangun pertahanan tangguh, malah sibuk saling sikut berkuasa, sibuk berebut urusan dunia, sibuk dengan urusan duniawinya, 20-30 tahun lagi, kita akan menyaksikan pasangan cowok bermesraan di tempat-tempat umum.

Tetangga sebelah rumah kita adalah pasangan sesama jenis, dan mereka dilindungi oleh UU, karena sudah dilegalkan.

Ketika masa itu tiba, kalian bisa kembali mengeduk catatan ini.

Pedulilah, hidup ini bukan cuma urusan pribadi masing-masing.

Hidup ini tentang saling menjaga, saling menasehati, saling meluruskan.

Pedulilah, Kawan, ikut menyebarkan pemahaman baik, lindungi keluarga, teman, remaja, dan semua orang yang bisa kita beritahu agar menjauhi perilaku melanggar aturan agama, nilai-nilai kesusilaan.

Untuk Palestina

Posted: Desember 17, 2017 in Amalan, Umum
Tag:, ,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Tepat 17 Desember 2017,di Tugu Monas sejarah mencatat bahwa umat Muslim di Indonesia menuntut agar ke-dzoliman yang dilakukan AS kepada Palestina diberhentikan. Dan dalam aksi yg disebut Bela Palestina telah menghasilkan petisi yang dibacakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin.

Petisi itu dibacakan oleh Anwar Abbas, Sekjen MUI Pusat. Petisi atas nama seluruh ormas atau organisasi keagamaan di Indonesia menyatakan:

1. Keputusan presiden Amerika serikat Donald Trump, melanggar hak asasi manusia dan merusak usaha perdamaian antara Palestina dan Israel yang selama ini diusung dunia.

2. Apabila Amerika tidak segera mencabut pernyataan itu, maka Amerika tidak pantas untuk menjadi delegasi perdamaian dunia.

3. Mendesak Amerika untuk mengakui kemerdekaan Palestina dengan menjadikan Jerusalem sebagai ibukota Palestina dan mencabut kedutaan Amerika untuk Israel di Jerusalem.

4. Mendesak negara -negara lain untuk memutuskan hubungan diplomatik terhadap Amerika dan Israel.

5. Mendukung hasil KTT OKI yakni mendorong perwujudan hak-hak kemerdekaan rakyat Palestina.

6. Apabila dengan semua itu Amerika belum juga bergeming, maka umat Indonesia mendesak PBB untuk menggelar sidang istimewa dengan memberikan sanksi.

7. Mendesak DPR untuk mengkaji ulang kerjasama usaha-usaha Amerika di Indonesia.

8. Menyeru umat untuk memboikot produk Amerika dan zionis Israel di Indonesia. Dengan mengutamakan produk bangsa

9. Meminta melalui KTT OKI untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

10. Menyerukan umat Islam untuk memberikan doa/qunut nazilah untuk Palestina. Semua itu bertujuan menjadikan Palestina negeri yang berdaulat dan makmur

Ada hal menarik yang saya rasakan berbeda kali ini,disaat sebagaian besar kita berlomba-lomba bersumbangsih kebaikan lewat: uang,tenaga pikiran,makanan,minuman,dll dan itu bagus sekali.Saya menemukan yg unik. Apa itu?

Ojek online..Kok promosi?..bukan itu maksudnya,tp memang begitulah nyatanya..binggug?..Baca aja dlu dech..hehe

Ketika saya menggunakan jasa tersebut,diakhir pembayaran beliau mengatakan “Ga usah bayar,khusus yg ikut agenda bela Palestina saya niatkan gratis”. MASYA ALLAH…Pengorbanan,yang unik menurut saya,dibalik beliau harus mengejar target perusahaan,namun ia masih rela “mengorbankan” demi aksi bela Palestina dengan caranya sendiri.

Jadi teringat juga,bahwa berjuangan bisa dimulai dari: tindakan,ucapan,harta,pikiran,tenaga,harta,dan yg paling kecil yaitu doa. Dan ternyata beliau paham kalimat tadi dengan cermat dan format yg unik. 

Jangan dilihat hanya kasap mata nominal yg ia sumbangkan untuk bersedekah,jika dikalikan dengan minimal 5 orang yg menggunakan jasanya maka ia sudah setara dengan Rp 100.000 dan berlaku kelipatan seberapa ia melakukanya.

BARAKALLAHU FIKUM untuk Bpk.Mustika,semoga Allah Subhanahu wa ta’ala senantiasa melimpahkan rezeki,rahmat,keberkahanNya kepada bpk dan keluarga tercinta dan kita semua.

#belajar dari hal kecil dan mari ber-tafakur,sebagaimana AaGym mengajarkan hal itu kepada seluruh umat Muslim saat berlangsung..

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Sumber Petisi:

http://aqlnews.com/ini-isi-petisi-aksi-bela-palestina-17-12-17/

Hikmah

Posted: Desember 14, 2017 in Umum
Tag:

*KH.ALI DAN PELACUR DI DALAM SATU MOBIL YANG SAMA…!!!*

KH. Ali Yahya Lasem terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip bule Eropa, Amerika atau Australia. Tak heran kalau banyak wanita terpesona.

Suatu hari beliau ada undangan mengisi pengajian di Jepara, saat di perjalanan mobil yang beliau tumpangi berhenti di sebuah lampu merah. Saat itu beliau duduk di samping sopir dengan melepas sorban dan kopiah yang dipakainya. Tiba-tiba seorang wanita muda, menor, dan seksi menghampirinya.

Wanita penghibur itu mengira bila lelaki gagah dalam mobil adalah turis banyak duit yang sedang mencari kesenangan di Indonesia.

“Malam, Om.”

“Malam.”

“Ikut dong, Om. Boleh, ya?”

“Oh, boleh, boleh. Silakan masuk.”

Wanita muda itu bergegas masuk mobil. Pintu ditutup dan mobil mulai jalan.

“Mau ke mana, Om? Butuh aku, gak? Aku temenin sampai pagi ya, Om?”

Sambil pakai lagi kopiah dan sorban Kiyai Ali santai menjawab, “Oo, ini lho mau ngaji di Jepara. Ndak apa-apa, silakan ikut aja.”

Wanita itu kaget dan salah tingkah, “Oh, jadi Bapak ini Kiyai, ya?”

Tadi panggil om sekarang panggil pak kiyai.

Lucu, ya? Kiyai Ali tersenyum geli.

“Maaf, Kiyai, saya benar-benar tidak tahu. Sekali lagi maaf.”

Wanita itu kian tegang dan raut wajahnya pucat ketakutan.

Tapi Kiyai Ali santai saja berkata, “Oo, ndak apa-apa. Santai saja, Mbak. Sekali-kali ikut pengajian bagus itu.”

“Ndak usah Kiyai, saya turun di sini aja.”

“Enggak bisa, pokoknya harus ikut. Tadi kan sampean bilang mau ikut, ya harus ikut.”

“Tapi saya kang gak pakai jilbab, Kiyai?”

“Gampang, nanti tak pinjem jamaah.”

“Tapi saya malu Kiyai?”

“Lho, sampean jadi pelacur ndak malu, kok pengajian malah malu. Piye to?”

“Bagaimana ini, Kiyai?” Wanita itu makin salah tingkah, “Saya takut, Kiyai?” Tadi bilang malu sekarang katanya takut. Hehe..

Dengan bijak Kiyai Ali menenangkan, “Sudahlah, santai aja.”

Mobil pun terus berjalan hingga akhirnya sampai ke tempat tujuan. Jepara. Suasana tempat diselenggarakannya acara pengajian sudah ramai. Para jamaah laki-laki dan perempuan memadati area tempat acara. Gegap gempita para panitia menanti kedatangan Kiyai Ali.

Begitu turun dari mobil Kiyai Ali langsung menghampiri jamaah ibu-ibu, “Maaf Bu, bisa pinjam jilbabnya. Ini lho, Bu Nyai lupa bawa jilbab.”

Bu Nyai adalah panggilan kehormatan yang biasanya disematkan pada istri kiyai. Masa iya istri kiyai lupa berjilbab. Hehe.

Dengan sedikit bingung ibu itu menjawab tergesa-gesa, “Oh, bisa Kiyai. Sebentar saya ambilkan.”

Ibu itu bergeas pergi dan tak lama sudah kembali. Jilbab yang dibawanya itu di sodorkan ke dalam mobil dan langsung dipakai oleh sang wanita. Setelah rapi wanita itu turun dari mobil dan masyaallah… Langsung diserbu rombongan ibu-ibu untuk mencium tangannya. “Ngalap berkah,” katanya.

Mendapati sambutan kehormatan seperti itu, wanita yang kini disulap jadi Bu Nyai langsung berwajah pucat. Ia dipersilakan masuk, dijamu, dan dilayani bagaikan seorang ratu. Ada haru campur malu menyelinap di hatinya.

Pengajian pun digelar dengan seksama, Kiyai Ali menjadi pembicara yang luar biasa, penyampaiannya ringan tapi dalam makna kandungannya.

Usai acara Bu Nyai Dadakan dipersilakan menikmati jamuan rupa-rupa makanan. Lalu makan berat.

Tapi sebelum makan rombongan jamaah ibu-ibu mohon didoakan keberkahan dari Bu Nyai Dadakan, sontak saja ia kaget setengah mati. Sudah lama tak berdoa, sudah lupa doa yang dulu dihafal waktu kecil ngaji di kampung. Untungnya masih ingat Rabbana Atina Fi Dunya Hasanah, Wa Fil Akhirati Hasanah..

Pun demikian sebelum pulang, jamaah ibu-ibu bergantian cium tangan dan diantar dengan hormat sampai masuk mobil.

Selama perjalanan di mobil wanita penghibur itu menangis sedu sedan, sesenggukan dengan air mata bercucuran. Kiyai Ali dan sopir membiarkannya hingga reda..

Setelah suasana agak tenang, Kiyai Ali menasihati, “Apakah sampean tidak melihat dan berpikir tentang bagaimana orang-orang tadi memperlakukanmu, menghormatimu, mengerumunimu, mengantarkanmu, dan rela juga mereka antri hanya untuk dapat mencium tanganmu satu demi satu, bahkan minta berkah doa darimu, padahal tahu sendiri kamu siapa?”

Kembali sang wanita menangis, merasa hina, miris, dan sedih mengingat perbuatan dosa yang selama ini dilakukannya. Tapi Allah menutup aibnya, Allah sangat menyayanginya.

“Hari ini,” lanjut Kiyai Ali, “Sampean dapat nasihat yang mungkin nasihat berharga selama hidupmu, maka segeralah taubat dan mohon ampun sama Allah. Jangan sampai nyawa merenggut sebelum taubat.”

Tangisnya kian deras. Kiyai Ali membiarkannya.

Sambil terisak wanita itu berkata, “Terimakasih Kiyai atas nasihatnya, dan berkah dari kejadian ini. Mulai hari ini saya bertaubat dan berhenti dari pekerjaan bejat ini. Sekali lagi terimakasih Kiyai.”

Menyeksamai kisah ini berarti kita belajar bijaksana. Para ulama, pendahulu, dan guru kita para mubaligh *berdakwah dengan baik dan bijak, mengajak tanpa menginjak, menasihati tanpa menyakiti, dan menunjukkan kebenaran tanpa merendahkan derajat kemanusiaan.*
Inilah salah satu telaga yang indah dan menyejukkan, yang menjadikan banyak orang tertarik dengan Islam. Semoga jadi pelajaran bagi kita untuk menyampaikan kebenaran dengan baik, Bil Hikmah Wal Mau Idatil Hasanah..

Sumber: artikel