Archive for the ‘Tauhid’ Category

Kantong Bocor

Posted: Mei 26, 2017 in Tauhid
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Imam mesjidil haram almakki dalam khutbahnya mengatakan:

إحذروا الكيس المثقوب

Hati-hati dengan kantong yg bocor

” تتوضأ أحسن وضوء ” لكــن. .. تسرف في الماء’ كيس مثقْوب

Engkau telah berwudhu dgn sebaik-baik wudhu akan tetapi engkau boros memakai air, (itu sama dengan)
kantong bocor

” تتصدق عَلى الفقراء بمبلغ ثم .. تذلهم وتضايقهم *كيس مثقْوب.

Engkau bersedekah kepada fakir miskin kemudian, engkau menghina dan menyulitkan mereka, (itu seperti)
kantong bocor

تقوم الليل وتصوم النهار وتطيع ربك” لكــن. .. قاطع الرحم كيس مثقْوب

Engkau sholat malam hari, puasa di siang hari, dan mentaati tuhanmu, tapi engkau memutuskan (tali) silaturrahmi, (jelas itu adalah)
kantong bocor

تصوم وتصبر عَلى الجوع و العطش” لكـن .. تسب وتشتم وتلعن كيس مثقْوب

Engkau sabar dengan haus dan lapar, tapi engkau menghina dan mencaci, (sama dengan)
kantong bocor

” تلبسين الطرحه والعباية فوق الملابس “لكـن .. العطر فواح كيس مثقْوب

Engkau memakai baju kerudung dan kebaya, tapi minyak Wangi menyengat, (itu)
kantong bocor

تكرم ضيفك وتحسن إليه لكـن .. بعد خروجه تغتابه وتخرج مساوئه كيس مثقْوب

Engkau memuliakan tamumu dan berbuat baik kepadanya, tapi setelah dia pergi engkau menggunjingkanya, (sungguh itu)
kantong bocor

أخيرا ً لا تجمعوا حسناتكم في كيس مثقْوب . تجمعوها بصعوبة من جهة .. ثم تسقط بسهولة من جهه أخرى..
يا رب اسألك لي ولأحبتي الهداية والغفران .

Pada akhirnya engkau hanya mengumpulkan kebaikanmu dalam kantong bocor, satu sisi engkau mengumpulkan dengan susah payah kemudian engkau menjatuhkannya dg mudah di sisi lain.

Ya Rabb, kami mohon hidayah dan ampunan atas kami dan orang-orang yg kami cintai

عجائب الشعب العربي :

Keganjilan-keganjilan orang-orang Arab (secara khusus dan kaum muslimin umumnya)

1- لايستطيع السفر للحج لأن تكلفة الحج مرتفعه .. لكن يستطيع السفر رغبةً في تغيير الجو !
ألا إن سلعة الله غالية

1. Tidak mampu pergi haji karna biayanya besar, akan tetapi sanggup pergi wisata mengganti suasana,
bukankah perdagangan Allah itu mahal

2- لايستطيع شراء الأضحية لغلاء السعر لكن يستطيع شراء آيفون لمواكبة الموضة.
ألا إن سلعة اللَّـه غالية

2. Tidak sanggup membeli hewan qurban karna harganya yg mahal, tapi sanggup membeli iPhone sekedar ganti model.
bukankah perdagangan Allah itu mahal

3- يستطيع قراءة محادثات تصل إلى ١٠٠ محادثه في اليوم ..
ولا يستطيع قراءة ١٠ آيات من القرآن بحجة ليس لديه وقت لقراءة القرآن
ألا إن سلعة الله غالية

Sanggup membaca chatingan hingga seratus percakapan tiap hari, namun tidak sanggup membaca 10 ayat alquran dengan dalih tiada waktu yg cukup untuk membaca.
bukankah perdagangan Allah itu mahal

قليل من سيرسلها لأنه يشعر بالحرج .

Wallahu a’lam bishawab

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

 

Apa sebetulnya tujuan kita??

Posted: Mei 23, 2017 in Tauhid, Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh….

Ketika ada sebuah pertanyaan yang dilayangkan pada diri kita..” Apa sich sebenernya tujuan kita dalam hidup?”

Maka apa jawaban kita apa saudaraku?

  1. Hidup bahagia
  2. Sehat
  3. Kerja dan dapat uang
  4. Bisa beli sesuatu dengan mudah
  5. Bahagiakan orang tua
  6. dll

Adakah yang salah??…Bener semua atau gimana ni?…hehehe…#Galau.com ni…

Allah berfirman:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku (Sholatku), ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. 6:162)

Tidaklah salah dari yang kita sebutkan tadi,namun mari kita mengkoreksi bersama-sama perihal firman Allah diatas. Bagaimana dengan sholat kita??..Bisakah kita bahagia tanpa sholat?…Bisakah kita sehat tanpa sholat??…Bisakah kita kaya tanpa sholat??…

Istidraj adalah kesenangan dan nikmat yang Allah berikan kepada orang yang jauh dari-Nya yang sebenarnya itu menjadi azab baginya apakah dia bertobat atau semakin jauh. Allah berfirman:

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan. (QS. 3: 178)

Tentu ini akan menjadi renungan panjang dalam hati dan sanubari kita masing-masing.

Kemudian bagaimana dengan ibadah kita??…Ah,yang penting baik sama orang,ga usil sama orang,ibadah itu yang penting itu percaya Allah..Bukankah kerja juga bagian dari ibadah??

Ibadah secara bahasa (etimologi) berarti merendahkan diri serta tunduk…Maka kembali pada diri kita,sudahkan kita tunduk serta rendah kepada Allah??…Atau kita beribadah hanya karena ini disanjung,dibanggakan,dipandang oleh mahluk??…Allah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” (QS. 51: 56-58)

Kemudian hidup ku??…Apakah orientasi kita tadi diawal dunia atau akhirat??…Pepatah mengatakan “Muda foya poya,tua harta melimpah kaya raya,mati masuk surga”..Bener ga ya bisa begitu?…hehehe..Enak juga kali ya…Kekayaan kita tumpuk buat anak dan cucu kita,atau buat akhirat??…Kita demi dunia mungkin akan mengejar sekuat tenaga, kerja,sekolah, dan lain-lain,agar kehidupan tercukupi..Salah?…jawabanya tidak

Tapi,renungkan bagi diri kita,apakah itu semua akan dibawa mati sebagai amal kebaikan?..Jika itu semua tidak berlandaskan ke-Imanan kita kepada Allah….Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ ۚ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿٨﴾ وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَ

Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. (QS. 7:8-9)

Semoga yang ringan ini bisa bermanfaat bagi penulis khususnya,umumnya bagi para pembaca…

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh..

 

 

Kenapa tetap MAU??

Posted: Desember 4, 2016 in Tauhid
Tag:

*Mengapa jutaan muslim bisa seheroik itu? Ternyata Buya Hamka telah memberikan jawabannya, berpuluh tahun lalu*

_Jumlah peserta Aksi 212 telah membuat masyarakat dan dunia internasional terpana. Foto dan video yang menunjukkan lautan putih mulai dari Monas memanjang ke Bundaran HI hingga Cempaka Putih membuat mereka heran, bagaimana umat sebanyak ini bisa berkumpul bersama dalam Aksi Bela Islam jilid III?_

Ribuan bus dan mobil pribadi masuk ke Jakarta. Tak terhitung berapa peserta yang naik kereta api baik rombongan atau pribadi-pribadi. Bahkan umat Islam Padang mencarter pesawat. Dan yang paling fenomenal, ribuan santri Ciamis berjalan kaki ke Monas. Muslim Depok dan Bogor pun terinspirasi untuk melakukan hal yang sama.

Mengapa jutaan muslim bisa seheroik itu? Ternyata Buya H. Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) telah memberikan jawabannya, berpuluh tahun lalu:

_Tuan janganlah heran jika umat ini mencintai Qur’an lebih daripada mencintai hidupnya sendiri. Sebab kami hina dan hidup gelap gulita kalau bukan karena Qur’an._

_Tuan jangan pula heran mengapa bangsa ini mencintai Qur’an, sebab Qur’an-lah yang mengajari kami akan harkat dan martabat kami sebagai manusia, Qur’an pula yang mengajari kami untuk mencintai perdamaian dan mencintai kemerdekaan lebih dari apa pun._

_Tuan, jika bukan karena rakyat yang hatinya bersemayam Al Quran, maka nisacya masih ada warna biru di bendera negeri ini. (Buya Hamka)_

[Ibnu K/Tarbiyah.net]

SEJARAH 2016#ABI 1&2

Posted: Desember 3, 2016 in Tauhid, Umum
Tag:

Assalamuálaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Sejarah (bahasa Yunani ,τορία, historia, yang berarti “penyelidikan, pengetahuan yang diperoleh melalui penelitian”)[1]. Adalah sutdi tentang masa lalu,khususnya bagaimana kaitanya dengan manusia[2],[3]. Dalam bahasa Indonesia sejarah babad,hikayat,riwayat, atau tambi dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau asal usul (keturunan), silsilah, terutama bagi raja-raja memerintah[4],[5]. Ini adalah istilah umum yang berhubungan dengan peristiwa masa lalu serta penemuan, koleksi, organisasi, dan penyajian informasi mengenai peristiwa.[6]

Itu beberapa point dalam definisi SEJARAH…Pun tidak ketinggalan sebuah istilah Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak lupa akan sejarah.

Ya,itu lah secuil makna-makna sejarah…Apa yang akan kita bahas kali ini???…

Kerajaan Samudra Pasai??…Atau Kerajaan Sriwijaya??…Atau Kerajaan Majapahit??…Atau Kerajaan Demak??…Kemerdekaan kah??..Yang jatuh pada 17 Agustus 1945?…atau Perang Dipenogoro (1825-1830)??….atau Perang Padri (1803-1838)??…Atau Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928??..Atau G 30 S/PKI tahun 1965??…atau jauh melapaui masa-kemasa  yaitu Pergerakan Reformasi tahun 1998??…

Itukah yang akan dibahas?…Walau ada beberapa point diatas tidak semuanya telah terbuka dalam sejarah,dan ada yang masih menyisakan teka-teki sejarah…

Maka jawabanya BUKAN,alias TIDAK…Ya,yang kita akan masukan dalam tema sejarah kali ini adalah sebuah peristiwa yang NANTINYA KELAK…Anak dan cucu kita semua mengetahui bahwa 2016,bangsa INDONESIA punya sejarah.

(lebih…)

Kekuasaan Allah

Posted: Desember 1, 2016 in Tauhid
Tag:

Allah SWT berfirman:

فَالِقُ الْإِصْبَاحِ وَجَعَلَ الَّيْلَ سَكَنًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
“Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-An’am: Ayat 96)

Pesan…

Posted: Oktober 14, 2016 in Tauhid
Tag:

Al Imran 67

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.

Al-Imran 84

قُلْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَالنَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ (٨٤)وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ (٨٥

84. Katakanlah, “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yakub, dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka[1] dan hanya kepada-Nya kami menyerahkan diri[2].”[3]


[1] Dengan beriman kepada sebagian dan mendustakan sebagian yang lain.

[2] Mengikhlaskan beribadah kepada-Nya.

[3] Tafsir ayat ini lebih rincinya sudah disebutkan dalam surat Al Baqarah: 136.

Agama Ibrahim dan keturunannya

Posted: Oktober 14, 2016 in Tauhid
Tag:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۩

Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.

وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَٰذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ ۖ فَنِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ

Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

 

Apa yang saudaraku bisa petik dari 2 ayat diatas???….

Ingatlah IA

Posted: September 28, 2016 in Tauhid
Tag:

Pendek ayatnya…Tapi begitulah jadi menambah muhasabah diri..

Allah SWT berfirman:

فَاذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِى وَلَا تَكْفُرُونِ
“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: Ayat 152)

* Via Al-Qur’an Indonesia http://goo.gl/MqhPUj