2.0 dari Korea Selatan

Posted: Juni 30, 2018 in Kebangsaan, Umum
Tag:, ,

Learn2Action| Bukan hanya K-Pop yang menjadi ciri khas negeri Ginseng (baca; Korea Selatan) ini. Namun juga semangat yang tidak pernah menyerah alias jangan kasih kendur. Masing ingatkah kita 18 Juni 2002, Italia secara mengenaskan kalah 1-2 dari tuan rumah Korsel pada babak 16-besar di Daejeon World Cup Stadium dan Ahn Jung Hwan pada menit ke-117 menjadi penentu kemenagan Korsel (dengan sistem golden gol).

Di 2018,kembali negeri Ginseng ini benar-benar “Meminum Ginsengnya”. Walau pun sudah dipastikan angkat koper terlebih dahulu ketimbang sang lawan yaitu Jerman, namun dalam praktek dilapangan fakta berbicara lain. Sepakbola dalam setiap eventnya selalu punya cerita dan sejarah.

  1. Dalam pesta sepakbola akbar 4 tahunan ini, FIFA meluncurkan teknologi yang bernama Video Assistant Referee (VAR). Sebuah alat bantu Sang JURU LAPANG alias wasit dalam memimpin jalanya pertandingan untuk mempertegas keputusan perihal: pelanggaran,gol,penati,offside,dll. Dan dalam partai ini VAR membantu memutuskan suatu hal yang sangat penting,membuat pecah telor bagi Korsel menjadi 1-0.
  2. Melanjutkan apa yang sudah sedikit tertuang diatas,bahwa Korea Selatan berhasil MENUMBANGKAN sang juara bertahan Jerman, telak 2-0.

Kekalahan (baca:gagal lolos) fase berikutnya tidak menyurutkan MENTAL sang pemenang. Ini patut SAYA,ANDA,KITA semua pelajari bersama. Bukan hanya sekedar meng-GUGUR kan kewajibanya saja sebagai kontestan ajang piala dunia,melainkan benar-benar tampil maksimal berjuang demi MENGHARUMKAN, bangsa dan negara di kancah Internasional.

Bukan hanya itu saja. MENTAL sang pemenang bukan hanya MENANG, melainkan IKHLAS. Kok Ikhlas?..Ya, ikhlas itu menerima kondisi yang ada saat ini kemudian siap untuk berusaha lebih baik. Sejatinya Jerman akan melakukan itu untuk piala dunia 2022.

Berharap dunia sepakbola di tanah air ini bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga dari 2.0 Korea Selatan. Mampu menelurkan bibit unggul bukan hanya untuk waktu yang singkat pada event itu saja menang kemudian selesai,melainkan regenerasi yang terus berkesinambungan,mungkin dari U16,U17- TIMNAS SENIOR. Dan yang tidak kalah pentingnya yaitu KEDEWASAAN saat bermain dilapangan.

Btw, malam ini ada El Clasico National dan International:

  1. Persija Jakarta Vs Persib Bandung
  2. Perancis Vs Argentina

Tim / atau negara mana yang menurut anda akan menang?
Dan partai mana yang akan tersaji “Jangan Kasih Kendur” serta “Dewasa”?
A. No 1
B. No 2
C. Auah Gelap

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s