Buah Jatuh

Posted: Januari 11, 2018 in Cinta, Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Berbicara tentang anak dan ayah,maka saya langsung teringat sebuah kisah yg di ceritakan oleh salah seorang Syekh (saya lupa namanya)

Dalam rumah yang megah,terdapat anggota keluarga yang damai dan sejahtera.Katakan saja keluarga Fulan,ia bersama istrinya dan ke 3 anaknya telah menempati rumah yang megah sebagai hasil karya kerja kerasnya selama ini.

Ta lama berselang dalam kebahagian itu,fulan mendapatkan kabar bahwasanya ibu kandungnya menderita sakit keras dan berada di kampung halaman.Maka bergegaslah fulan beserta keluarga menuju kampung halaman untuk menjenguk nenek&kakek dari anak-anak mereka. Waktu terus berlalu,mingu demi minggu,bulan demi bulan,kesehatan sang ibu semakin menurun. Dan pada akhirnya Allah Subhanahu wa ta’ala berkehendak memanggil ibunda fulan menunju per-istirahatan terakhirnya. Duka pun terjadi,dan semua mengalami kesedihan.

Pun hari demi hari,minggu berganti minggu,kesedihan dan kesunyian ayahanda fulan mulai menyelimuti perasaanya,hingga akhirnya ayahanda fulan pun jatuh sakit dan kembali fulan pun menjenguk ayahanda di kampung. Kondisi yang makin mengkhawatirkan dari sang ayah,menjadikan fulan harus membawanya ke kota dan tinggal bersama fulan dan keluarga.

Kembali,waktu terus berlalu.Harapan akan kesunyian dan keheningan hilang,namun sebaliknya rasa itu justru makin kuat. Padatnya aktifitas fulan sehari hari sebagai eksekutif muda ternama dikota sehingga jarangnya mereka bertemu atau sekedar menyapa. Aspek psikologis dan juga menurunya daya tahan ayahanda,menyebabkan makin terpuruknya kesehatannya. Istilah bahwa makin tua,makin seperti anak kecil sebuah per-umpamaan yang terjadi pada ayahanda fulan.Mudah tersinggung,terkadang lupa, merupakan tambahan efek dari istilah tadi. Umumnya umur yang makin udzur,hingga ke toilet pun harus didampingi oleh orang lain. 

Piring pecah,gelas tumpah,terkadang BAB di kasur,merupakan kondisi yang terjadi akibat menurunya daya tahan dan kesehatan. Dengan alasan menjaga kebersihan dan keamanan anggota rumah,maka kamar ayahnya yang berada di atas,fulan pindahkan ke garasi,agar terhindar dari bakteri2 penyakit..Anak-anaknya pun mulai dihindarkan dari kakeknya dengan alasan penyakit menular,ia fulan pun demikian,cukuplah asissten rumah tangga yang menjaganya. Hanya sesekali saja fulan melihat ayahnya dari kejauhan,karena jika dari dekat ia merasa jorok berlama-lama digarasi yang telah disulap menjadi “kamar ayahnya”.

Hari berkabung pun datang,sang ayah menghembuskan nafas terakhir..Dan anehnya fulan merasa “lega”..Astagfirullah.

Setelah kepergian ayahnya,maka garasi tadi pun segera dibereskan,mulai dari peralatan makan,minum dan lain-lain. 3 anakanya pun ikut membereskan nya, dan mereka merapihkan sendok dan piring bekas Alm kakeknya. Namun ta lama,ia melihat kejaian itu berkata :

“Ga usah,dikumpulin bekas kakek kalian,piring sama sendok dan gelas buang aja..Sumber penyakit itu nak,toh kakek juga sudah ga ada”.ujarnya

“Gpp Yah,kami simpan aja semua ini,sayang kan..Nanti kalo Ayah sudah tua,kami ga usah beli-beli lagi,cukup pake yg ini aja,sebagaimana apa yg ayah ajarkan”.ujar anaknya

Seperti petir menyambar di siang terik…Fulan ga menyangka,pemikiran anaknya sangat jauh sekali,dan akan memperlakukan ia layaknya ia memperlakukan ayah nya..

==========

Akankah kita memperlakukan buruk untuk ke 2 orang tua kita?…Atau aebaliknya,inginkan kah diperlakukan burum oleh anak kita?…Perilaku anak akan mencontoh apa yang mereka lihat,rasa,dengar..Perilaku ini yang harus kita rubah,betul mungkin orang tua kita dulu pernah ada sesesuatu yang pernah membuat kita tidak suka…Namun,yakinlah bahwa itu bagian dari cara mereka mencintai kita. Buah jatuh tidak jauh dari pohonya,maka anak tidak jauh dari ayah/ibunya..Maka jika ingin diperlakukan baik oleh anak kita,berprilaku baik pula lah kepada ayah dan ibu kita.

Wallahu a’lam bishawab

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s