TKTB (Tak Kenal,maka Tak Benci)

Posted: Oktober 7, 2017 in Cinta, Tauhid, Umum
Tag:, ,

Menyembah berhala itu dosa….Dan itu adalah perilaku jahiliyah…

Tapi tahun 2017,jahiliyah itu tetap ada…Loh kok bisa??….Bukankah masih banyak orang mengaku bertuhan Allah Subhanahu Wa Ta’ala namun iya pun masih meminta doa ke kubur,mengkultuskan seseorang melebih dari apa yang seharusnya??….Kenapa ini terjadi>>>???

Kehidupan Iman,didasari pada 2 pondasi dasar:

  1. Apa yg Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam cintai dan ditetapkan
  2. Meninggalkan pantangan yg harus ditinggalkan

Melanajutkan pertanyaan diatas tadi,kok bisa terjadi…Apa penyebabnya??…

6 Jebakan Syetan untuk manusia,agar tergelincir:

  1. Syirik
  2. Bid’ah
  3. Dosa besar
  4. Dosa kecil
  5. Mubah,meninggalkan wajib
  6. Perkara kecil yg luput dari perkara besar

Rempa-rempah (jeratan) iblis,selalu menggelincirkan manusia…Maka timbulah istilah yang halus dan lembut yang sengaja di buat oleh iblis untuk membuat seolah-olah itu tidak dan bukanlah perkara dalam dosa besar….Iblis menyamarkan nama dosa-dosa (perihal jelek) dengan santun / tidak lagi menjijikan agar umat manusia merasa hal ini BIASA….Contoh:

  • Zina,diganti istilah dengan bahasa sekarang disebut Making Love,
  • Pelacur,diganti dengan istilah kupu-kupu malam atau pekerja seks komersial, atau tuna wisma
  • LGBT,diganti dengan istilah pelangi,bahkan ada istilah twink untuk sebutan gay khusus anak-anak mudah alias brondong
  • Dayyuts,diganti dengan istilah laki-laki yang pengertian, atau istilah lain yaitu laki-laki demokratis
  • Dukun,diganti dengan istilah ahli ruqyah,paranormal,orang pintar

Sehingga dosa tidak lagi menjadi dosa,itu adalah trik iblis dalam strategi menggelincirkan umat manusia….Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ ۥ  لَفِسْقٌ  ۗ  وَإِنَّ الشَّيٰطِينَ لَيُوحُونَ إِلٰىٓ أَوْلِيَآئِهِمْ لِيُجٰدِلُوكُمْ  ۖ  وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ

wa laa ta`kuluu mimmaa lam yuzkarismullohi ‘alaihi wa innahuu lafisq, wa innasy-syayaathiina layuuhuuna ilaaa auliyaaa`ihim liyujaadiluukum, wa in atho’tumuuhum innakum lamusyrikuun

“Dan janganlah kamu memakan dari apa (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah, perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan. Sesungguhnya setan-setan akan membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu. Dan jika kamu menuruti mereka, tentu kamu telah menjadi orang musyrik.”(QS. Al-An’am 6: Ayat 121)

Apa definisi syirik itu??….Syirik itu adalah “kamu mendatangkan tandingan,padahal kamu ciptaan Allah”….Syirik itu perkara berat,karena menggunakan hati dan pikiran..Dan harga “hati” itu mahal….Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ أُوحِىَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخٰسِرِينَ

wa laqod uuhiya ilaika wa ilallaziina ming qoblik, la`in asyrokta layahbathonna ‘amaluka wa latakuunanna minal-khoosiriin

“Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, Sungguh, jika engkau menyekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi.”(QS. Az-Zumar 39: Ayat 65)

Ada 4 tandingan,dimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak ingin ditandingkan:

  1. Doa,ketika ia berdoa ke Allah Subhanahu Wa Ta’ala,namun di sisi lain tetap melaksanakan doa ke kuburan,pohon keramat,dll
  2. Taat, taat ke Allah Subhanahu Wa Ta’ala,namun bersamaan dengan itu taat kepada mahluk lain,misal taat kepada Allah setara dengan taat kepada Ulama,Ust, dan timbullah pengkultusan
  3. Cinta,cinta yang diberikan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama juga kepada manusia,bahkan sejajar
  4. Niat,niat ke Allah Subhanahu Wa Ta’ala,sama niat ke manusia sama

Sifat orang yg terlibat ke-syirikan:

A.Orang pelaku syirik,belum tentu ga kenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala....Bukankah Abu Jahal mengenal Allah??…Ia tau,ka’bah punya Allah… Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ  ۖ  فَأَنّٰى يُؤْفَكُونَ

wa la`in sa`altahum man kholaqos-samaawaati wal-ardho wa sakhkhorosy-syamsa wal-qomaro layaquulunnalloh, fa annaa yu`fakuun

“Dan jika engkau bertanya kepada mereka, Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan? Pasti mereka akan menjawab, Allah. Maka mengapa mereka bisa dipalingkan (dari kebenaran).”(QS. Al-‘Ankabut 29: Ayat 61)

Syirik itu juga termasuk menduakan Allah… Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَجَعَلُوا لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالْأَنْعٰمِ نَصِيبًا فَقَالُوا هٰذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهٰذَا لِشُرَكَآئِنَا  ۖ  فَمَا كَانَ لِشُرَكَآئِهِمْ فَلَا يَصِلُ إِلَى اللَّهِ  ۖ  وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلٰى شُرَكَآئِهِمْ  ۗ  سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

wa ja’aluu lillaahi mimmaa zaro`a minal-harsi wal-an’aami nashiiban fa qooluu haazaa lillaahi biza’mihim wa haazaa lisyurokaaa`inaa, fa maa kaana lisyurokaaa`ihim fa laa yashilu ilalloh, wa maa kaana lillaahi fa huwa yashilu ilaa syurokaaa`ihim, saaa`a maa yahkumuun

“Dan mereka menyediakan sebagian hasil tanaman dan hewan (bagian) untuk Allah sambil berkata menurut persangkaan mereka, Ini untuk Allah dan yang ini untuk berhala-berhala kami. Bagian yang untuk berhala-berhala mereka tidak akan sampai kepada Allah, dan bagian yang untuk Allah akan sampai kepada berhala-berhala mereka. Sangat buruk ketetapan mereka itu.”(QS. Al-An’am 6: Ayat 136)

B.Ga mau dibilang syirik… Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ  ۚ  وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَآ إِلَى اللَّهِ زُلْفٰىٓ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِى مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ  ۗ  إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِى مَنْ هُوَ كٰذِبٌ كَفَّارٌ

alaa lillaahid-diinul-khoolish, wallaziinattakhozuu min duunihiii auliyaaa`, maa na’buduhum illaa liyuqorribuunaaa ilallohi zulfaa, innalloha yahkumu bainahum fii maa hum fiihi yakhtalifuun, innalloha laa yahdii man huwa kaazibung kaffaar

“Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya. Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar.”(QS. Az-Zumar 39: Ayat 3)

Bahkan dalam ayat lain Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هٰٓؤُلَآءِ شُفَعٰٓؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ  ۚ  قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِى السَّمٰوٰتِ وَلَا فِى الْأَرْضِ  ۚ  سُبْحٰنَهُ ۥ  وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُونَ

wa ya’buduuna min duunillaahi maa laa yadhurruhum wa laa yanfa’uhum wa yaquuluuna haaa`ulaaa`i syufa’aaa`unaa ‘indalloh, qul a tunabbi`uunalloha bimaa laa ya’lamu fis-samaawaati wa laa fil-ardh, sub-haanahuu wa ta’aalaa ‘ammaa yusyrikuun

“Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana kepada mereka dan tidak (pula) memberi manfaat, dan mereka berkata, Mereka itu adalah pemberi syafaat kami di hadapan Allah. Katakanlah, Apakah kamu akan memberi tahu kepada Allah sesuatu yang tidak diketahui-Nya apa yang di langit dan tidak (pula) yang di Bumi? Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan itu.”(QS. Yunus 10: Ayat 18)

C. Keparahan hari ini lebih parah dari jaman Rasul…Misal: “Cinta ditolak dukun bertindak”,kemudian Allah abadikan dalam peristiwa dimana cepat berpalingnya manusia saat susah mengenal Allah,kemudia senang melupakan… Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَإِذَا رَكِبُوا فِى الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجّٰىهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ

fa izaa rokibuu fil-fulki da’awulloha mukhlishiina lahud-diin, fa lammaa najjaahum ilal-barri izaa hum yusyrikuun

“Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan penuh rasa pengabdian (ikhlas) kepada-Nya, tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) menyekutukan (Allah),”(QS. Al-‘Ankabut 29: Ayat 6)

Inilah perangkap dan jebakan iblis…Dia akan terus berupaya,bahkan sangat konsisten membuat “temennya” di neraka kelak…Maka ketehuilah “Tak Kenal,maka Tak Benci”…Sebab jalan menuju surga itu penuh dengan larangan dan ketidak nyaman,dan tanpa terasa jika kita tidak kenal maka sebetulnya telah terjerusmus kedalam perangkapnya…

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s