Waktu sama Isi Beda

Posted: Oktober 4, 2017 in Umum

Disaat kebanyakan manusia berpergian untuk melaksanakan hajatnya yaitu kerja mencari nafkah ada sebagian orang menggunakan kendaraan umum, baik bus,kereta,angkutan umum,dll..Mari perhatikan apa yang sebagian juga dilakukan oleh kebanyakan orang??

A : “Ia,membaca dan berusaha membaca dikala kebanyak orang terlelap,untuk menghabiskan waktu nya untuk ber-tadarus Al Quran”

B : “Ia,langsung istirahat..Dan itu tidaklah salah,tidur. Atau ada juga yaitu bersenda gurau…

Dalam 1 Waktu yang sama Isi Beda

Ketika kita sampai dikantor atau tempat pekerjaan apa yang kebanyakan atau sering dari kita lakukan??

A: “ Ia, dahulukan untuk sebisa mungkin menyapa Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sholat yang ke 2 pada pagi itu yaitu Dhuha

B: “ Ia, mencari terlebih dahulu sarapan atau sekedar ngopi pagi…Dan itu tidaklah salah..

Dalam 1 Waktu yang sama Isi Beda

Tatkala aktifitas tersibukan dengan deadline pekerjaan ataupun bertemu klien, atau bisa juga sedang meeting tender besar. Namun pemilik alam ini menyeru untuk bergegas masuk dalam barisan “absen”nya..Mana pilihan kita yang akan kita lakukan??

A: “ Ia,katakan…Maaf,ibu / bapak…Sepertinya kita break sesaat dikarenakan adanya perintah dari apa yang saya yakini,atau terlebih kita bisa katakan meeting sebentar sama yang punya proyek lebih besar atau deadline yang ga bisa ditunda lagi,yaitu bergegas sholat”

B: “Ia, sepertinya tanda untuk break tiba…Mari kita isi terlebih dahulu “logistic” kita sehingga logika kita kelak akan cemerlang kembali..Dan itu tidaklah salah

Dalam 1 Waktu yang sama Isi Beda

Berjalan-jalan atau lebih dikenal refreshing adalah hal yang menyenangkan..Hampir setiap orang membutuhkan bahkan cenderung gemar..Hal ini akibat penatnya atau suntuknya pikiran manusia akibat beban pikiran yang ada,baik dalam factor pekerjaan atau yang lain..Dan salah satu dari sekian alternative refreshing itu adalah mencari tempat terbuka / alam bebas

A: “Ia,lakukan muhasabah diri,tafakur alam, atas apa yang telah sang pencipta berikan kepadanya selama ini. Sehingga rasa syukur akan timbul dalam dirinya..Dan menikmati alam sebagai ciptaan yang harus dijaganya

B “ Ia,habiskan dengan canda tawa, dikarenakan di alam terbuka / bebas, tidak sedikit sampah menjadi hal yang dianggap biasa sehingga terkadang sampah dimana-mana…Maka ia membuang sembarangan..Dingin menusuk diri,maka ia meminum apa yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala..Demi kalimat dingin,ia lakukan itu..Dan itu salah…

Dalam 1 Waktu yang sama Isi Beda

Manakala rasa lapar ini hinggap pada perut kita,maka tiada lain yang harus kita lakukan adalah MAKAN..Baik makan pagi / sarapan, siang, malam…Termasuk kebanyakan dari kita “nyemil” sebagai asupan tambahan pengganjal rasa lapar agar tidak terlalu merasakan lapar..

A: “Ia,makan…perlahan demi perlahan…Bahkan ia tidak menyisahkan 1 butir nasi pun..Sebagaian mengatakan “ buset,laper mas??…Habis ngu-li ya??..Bersih amat,udah lama ga makan enak??…Padahal dalam setiap nasi yang masuk ke mulutnya ia benar-benar bersyukur…Sebab tidaklah nasi itu hadir,melainkan karena izin Allah Subhanahu wa ta’ala..Bayangkan kalo nasi kita harus buat sendiri,laukpauk cari sendiri,dstnya…Tapi ini semua hadir,tanpa kita cari ada dalam 1 piring  kita.

B: “Ia pun makan…Sama-sama makan,dan habis…Namun tersisa cukup banyak bulir nasi,yang tidak termakan..”waduh,kenyang banget ni,kebanyakan….Udah lah buang aja”. Tanpa rasa syukur,ia membuangnya..Dan itu salah…

Dalam 1 Waktu yang sama Isi Beda

Terkadang manusia, dalam 1 peristiwa akan selalu terbagi menjadi 2..Ya,A dan B diatas sebagai contoh..Dalam 1waktu,akan menghasilkan isi/makna yang beda dalam menyikapi sesuatu..Diposisi mana kita sehari-hari dalam menyikapi realitas hidup??…Misal,seseorang hendak pergi ke suatu kota, menggunakan pesawat terbang dan dalam perjalananya diatas pesawat yang ia naiki terjadi goncangan yang cukup kuat..Kalimat apa yang akan keluar dari mulutnya??…Atau apa yang ia ingat??..Maka dalam 1 peristiwa itu, waktu yang sama maka isi beda (semua penumpang,akan berbeda prilaku)…Ada yang bertasbih,ada yang berdzikir,atau bahkan justru sebaliknya lupa berdzikir,namun sibuk bagaimana ia selamat dan mengandalkan sabuk pengaman dan hanya berharap ini berakhir..Pilihan selalu dikembalikan kepada setiap individu,jadi si A atau si B….Atau jangan-jangan kita akan memunculkan si C

Wallahu a’lam bishawab

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s