Diputer

Posted: Januari 27, 2016 in Amalan
Tag:

100 orang masing-masing orang sedekah 20 ribu. Tapi sendiri-sendiri. 100 anak yatim, dhuafa, miskin, dapat 20 ribu. Setelah itu? Menunggu lagi. Sedekah model gini, bagus banget. Langsung dibagi habis.

Tapi ada juga cara yang tidak kalah bagusnya. Diputerin dulu. Dengan asas prudent, safety, diputer di tempat yang aman.

20 ribu dari 100 orang dikumpulin dulu. Dapetlah 2 juta. Lalu dibiayai dengan 2 juta itu 1 tukang bubur atau siomay atau bakso, atau apa saja yang bisa dibiayai. Maka 1 orang terangkat derajatnya. Dari nganggur menjadi berdagang.

Lalu 100 orang ini nitip program sama si tukang bubur ini. “Tolong ya Pak, tiap hari kasih 5 anak yatim, free 1 mangkok (total 5 mangkok).”

Sebulan si tukang bubur dagang, 150 orang bisa diberi makan free 1 mangkok bubur per orang. Jika si tukang bubur ini bisa dagang selama 1 tahun, maka 1800 orang bisa ikut mencicipi bubur tersebut. Dan keangkat pula harkat 1 orang.

Itulah salah satu the art of giving. Duit sedekah dikumpulin dulu, lalu disalurkan untuk pembiayaan ekonomi. Di PPPA, dibelikan sawah, di antaranya.

Salam, Yusuf Mansur.

Artikel: Ust Yusuf Mansur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s