Bersyukur di dalam terpaan

Posted: September 3, 2015 in Cinta, Tauhid
Tag:

Assalamu’alaikum wr.wb

Siapa yang tak kenal dengan ojek online???….Mulai dari Go-Jek, Grab-bike,Blue-jek,hingga Love-jek…Semua nama-nama tadi saling bersaing dan berkompetisi didalam memenangkan pasar “ojek”….Salah kah??…Maka dalam kacamata bisnis tidak ada yang salah…fine-fine saja….Tapi ironinya,keberadaan ojek online sempat menjadi “tren” konflik antara ojek online Vs ojek offline…Hingga adanya pemukulan…

Saling mencari peluang untuk mengatakan dia salah karena begitu,dia yang salah karena begini…Inilah awal “Basic Mentality”…

Terkadang ucapan yang ringan,tetapi sulit dirasakan bahkan dipraktekan…Basic Mentality dalam bahasa Psikologinya,maka Bersyukurlah dalam bahasa agamanya…

Tepat pukul 17.10 wib,ada notification yg masuk kedalam gadget saya…Sebuah informasi terkait tema kita kali ini….

Ustiarno Saleh (65th),lahir di Jakarta 09 Januari 1951 yang telah memiliki 4 anak dengan 9 cucu…Dibalik terpaan derasnya ojek-ojek yang sedang booming…Ia tetap eksis…Pedomanya bukan tarif,bukan jarak….Tapi “Ikhlas”….Pa Saleh tak pernah mematok tarif dan lebih sering mengatakan ‘seikhlasnya saja’ pada penumpang. Hal ini yang membuat pa Saleh lebih dipilih daripada ojek online yang sekarang ini tenar.

“Alhamdulilah, jadi banyak yang nelepon minta dianter, tapi saya nggak angkat-angkat, soalnya kebanyakan, paling 1-2 orang aja kayak ini tadi ada yang minta jemput di Binus,”Ujar Pa Saleh” dalam ngobrolan ringan dengan pengupload berita ini dalam media yg saya terima..

Ringan,singkat, tapi jelas…

Mari kita belajar dari P Saleh…

1. Dibalik besarnya terpaan bisnis ojek-ojek online,beliau tetap tenang,dan tidak merasa tersaingi…Sebab ia yakin rezeki sudah di atur oleh Allah…Bukan justru malah membuat masalah baru dengan saling menjegal antar sesama pebisnis ojek…

2. Merasa bersyukur dan bukan mudah puas…ini adalah kata kunci, bersyukur memiliki arti untung dan juga rugi adalah untung…Apa maksudnya??…Rugi disini yaitu jika mendapatkan keuntungan yg lebih kecil dari sebelumnya,tapi tetap merasa cukup…Sedangkan mudah puas yaitu merasa semua sudah dilakukan,padahal tertutup oleh sirinya sendiri

3. Ikhlas dan bukan pasrah….Pa Saleh ikhlas dengan adanya ojek2 online…dan tidak memusuhinya…Ikhlas memiliki defini menerima dan berusaha….Berbeda dengan pasrah yang memiliki artinya menerima tanpa usaha..

Inilah secuil pelajaran yg bisa kita petik hikmahnya dari seorang hamba Allah bernama Pa Saleh…”Bersyukur di balik terpaan”

Wawlahu’alam bishawab
Wassalamu’alaikum wr.wb

Jazakumullah Khoir Katsiran

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s