Junub saat Ramadhan

Posted: Juni 22, 2015 in Ramadhan, Umum
Tag:,

Assalamu’alaikum wr.wb

🌍 BimbinganIslam.com
Senin, 05 Ramadhān 1436 H/22 Juni 2015 M
🌙 Faidah Hadits
〰〰〰〰〰〰〰〰

عَنْ عَائِشَةَ وَأُمِّ سَلَمَةَ رضي الله عنهما :أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم كَانَ يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ وَهُوَ جُنُبٌمِنْ أَهْلِهِ ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ 

Dari ‘Āisyah dan Ummu Salamah radhiyallāhu ‘anhumā: “Bahwasanya Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam mendapatkan waktu Shubuh dan Beliau dalam keadaan junub dari keluarganya (istrinya) kemudian Beliau mandi dan juga melakukan puasa.” (HR. Bukhari dan Muslim, hadits shahīh)

👉Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam diceritakan oleh ‘Āisyah dan juga Ummu Salamah (kedua wanita ini adalah termasuk Ummahātul Mu’minīn, istri Nabi Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam), menceritakan tentang sesuatu yang jarang atau bahkan tidak diketahui selain istrinya, bahwasanya Beliau mendapatkan waktu Fajr (sudah datang waktu Shubuh) dan Beliau masih dalam keadaan junub.

👉Dengan sebab apa Beliau dalam keadaan junub? Diterangkan disini “min ahlihi” (dari istrinya), artinya bukan karena mimpi tetapi karena mendatangi istrinya. Menunjukkan kepada kita bahwasanya malam hari di bulan Ramadhān dihalalkan seorang suami untuk mendatangi istrinya, sebagaimana firman Allāh:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ

“Telah dihalalkan kepada kalian (kaum muslimin) untuk mendatangi istri pada malam berpuasa (malam dimana besoknya berpuasa).” (Al-Baqarah 187)

👉Dihalalkan bagi kalian yang sebelumnya dilarang. Yaitu dahulu di awal disyari’atkannya puasa yaitu apabila seseorang berbuka hanya sampai shalat ‘Isya.
• Apabila sudah selesai shalat ‘isya maka sudah tidak boleh makan & minum dan mendatangi istrinya sampai maghrib berikutnya.
• Atau dia tidur atau ketiduran sebelum shalat ‘Isya dan bangun misal jam 12 malam maka sudah tidak boleh untuk makan & minum dan mendatangi istrinya. Seandainya dia berbuka, kemudian tidur, kemudian bangun tidur, maka sudah tidak boleh makan dan minum.

Ini awalnya demikian disyari’atkannya puasa. Dan ini memberatkan sebagian shahābat, kemudian Allāh dengan rahmatNya dan karuniaNya menghalalkan.

[Dan Beliau dalam keadaan junub dari istrinya maka Beliau mandi (sudah masuk waktu Shubuh) dan kemudian Beliau melanjutkan puasanya.]

👉Hal ini menunjukkan kepada kita apabila seseorang mendatangi istrinya dan dia junub di malam hari kemudian dia tidak sempat untuk mandi kecuali sudah datang waktu Shubuh, maka hendaklah dia melanjutkan puasanya, dan tidak masalah.

Ini apabila junubnya karena sengaja mendatangi istri diperbolehkan dan disyari’atkan dia untuk mandi dan melanjutkan puasanya, tentunya apabila junubnya dengan sesuatu yang tidak sengaja (seperti seseorang yang mimpi di malam hari kemudian bangun setelah datang waktu Fajr/Shubuh) tentunya ini lebih diperbolehkan. Dan hendaklah dia mandi kemudian berpuasa.
_______________

Soal:
Apakah ada keterangan dari Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam Beliau melakukan sahur sebelumnya?

Jawab:
Allāhu a’lam tidak ada keterangan atau saya tidak membaca keterangan apakah:

⑴ Beliau saat itu melakukan makan dan juga minum sebelumnya kemudian mendatangi istrinya atau,
⑵ Beliau mendatangi istrinya dan kemudian juga makan dan juga minum.

Dan sampai datang waktu Shubuh sehingga Beliau dalam keadaan junub dan sudah datang waktu Shubuh. Keduanya mungkin. Allāhu a’lam.

📝 Ditranskrip dari Ceramah Ust. ‘Abdullāh Roy, MA saat mengisi kajian kitab ‘Umdatul Ahkāb Bab Puasa. Pontianak, 24 Sya’ban 1436 H

Wawlahu’alam bishawab
Wassalamu’alaikum wr.wb
___________________________

Jazakumullah Khoir Katsiran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s