HATI yang hati-hati…

Posted: Januari 1, 2015 in Cinta
Tag:

Assalamu’alaikum wr.wb

Allahuma shaali’ala Muhammad, Wa’ala aali Muhammad

Pernah kah kita benci kepada seseorang??

Pernah kah kita sayang kepada seseorang??

Apa yang menyebabkan itu semua??

Ya…..Jawabanya adalah HATI

Berhati-hatilah dengan hati

Sebab hati bisa menggerakkan kebaikan

Begitu pula hati bisa menggerakan keburukan

Fitrah dalam hati terdapat hukum tarik ulur..Maka timbul lah perasaan-perasaan. Semua perasan bisa menjadi ibadah,juga bisa menjadi bukan ibadah..

Setan akan selalu ambil peran dalam urusan hati ini..

Contoh:
Ada film bagus ni…apa yg lagi bagus ya??…jd inget temen bilang tadi siang di salah 1 group..katanya “Assalamu”alaikum Beijing” bagus bro…(padahal belum nonton juga sich…hehehe)..Jadwal pemutaran : 12.45 , 14.55 , 17.05 , 19.07 , 21.45….Nah,ini juga urusan hati!!!…Ada ga saling tarik menariknya hati disitu??..filmnya bagus…TAPI,kalo nonton Ashar,Dzuhur,Magrib,Isya telat dech,ga jamaah pula…TAPI filmnya bagus….Pilih mana kita??

Inilah perang HATI,tanpa kita sadari…apalagi??

Ketika kita menyanyagi seseorang…Ada pepatah mengatakan:

Kalo lo baik sama gw
Maka,gw akan bisa jauh lebih baik

TAPI,

Kalo lo jahat sama gw
Maka,gw bisa lebih jahat dari lo

Sepintas “AGAK” wajar…tapi perhatikan…bukankah ini adalah urusan hati??..

Dan,satu lagi adalah timbulnya rasa pengen cepet-cepet atau bahasa kita mah tergesa-gesa itu juga urusan Hati..

Maka perhatikan ikhwa….kenapa kok bisa begitu ya hati kita??

Pintu-pintu setan dalam mempengaruhi hati manusia:

1. Kedengkian
2. Marah / emosi
3. Rasa kenyang yang lebih
4. Tamak
5. Dll

Maka,apa yg harus kita lakukan agar tidak terjerumus dalam hati seperti itu??… ,

Pahami

1.)Allah berfirman mengenai hal ini.

“(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,” (asy-Syu’araa (26) : 88-89)

Ayat di atas mengisyaratkan kepada kita bahwa manusia yang dapat menghadap dan diterima oleh Allah hanyalah hamba-hamba-Nya yang memiliki jiwa yang bersih dan suci. Jiwa yang selamat dari dominasi syahwat yang selalu mengkhianati perintah dan larangan Allah; bebas dari syubhat yang senantiasa bertentangan dengan paradigma pemikiran Islam; dan bebas dari pengabdian-pengabdian kepada selain Allah SWT.

Allah SWT tidak akan memperhatikan dan menerima jiwa yang dikuasai nafsu amarah, nafsu lawwamah, dan waswasah syaitaniah. Mereka adalah jiwa yang senantiasa berpaling dari ayat-Nya dan selalu mengikuti jalan kesesatan

2.) “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (ar-Ra’d (13) : 28)

Ibnu Abbas berkata, “Sesungguhnya kebaikan itu melahirkan keceriaan wajah, cahaya hati, kelapangan rizki, kekuatan badan, dan mahabbah dalam hati manusia, dan sesungguhnya kejahatan (dosa) itu menimbulkan kepucatan pada wajah, kegelapan hati, sempitnya rizki, lemah badan, dan kebencian dalam hati manusia.

3.) ” Katakanlah,  ‘Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.’ Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (at-Taubah (9) : 24)

Dari 3 jawaban sederhana,dan tentunya butuh kita pelajari lebih dalam lagi…

Maka,kecintaan kita lah kepada Allah Azza Wa Jalla yang,menjadi kunci terhindarnya dari HATI yang dapat digoda oleh setan Laknatullah…

Semoga bermanfaat,
Wawlahu’alam bishawab

Wassalamu’alaikum wr.wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s