Memahami perbedaan Mazhab

Posted: Agustus 16, 2014 in Umum
Tag:

Assallammuallaikum wr.wb

Allahumma shalli alla muhammad, wa alla alli shalli alla muhammad

Kajian perbedaan Mazhab:

Sebagai awalan,mari kita kaji dasar awal kajian ini…Perbedaan pendapat adalah ketika kita tidak sama kepada kesimpulan tp sepakat pada hukum asalanya…Beda dengan makna perpecahan, yg memiliki makna lain seperti halnya saling meng-klaim,atau mengatas namakan yg paling benar dan mengatakan salah kepada yg lain.

Contoh:

#Sholat ( sikap tangan)
A. Pas di dada?
B. Antara perut dan dada?
D. Tepat diperut?
C. Menyamping?
D. Tidak sama sekali menaruh ke 2 tangan??

#Tahsyahud awal /akhir (tangan)
A. Mengerakkan tangan dengan pelan?
B. Baru membuka jari ketika mengatakan kalimat Allah & menutupnya kembali?
C. Mengerakkan tangan dari awal hingga akhir?

#Qunut dalam sholat subuh (berdoa)
A. Membaca doa qunut?
B. Tidak membaca qunut?

Maka contoh di atas layaknya cerita 3 orang meraba gajah:

“Ketika 3 orang berdebat mengenai seekor,bagaimana bentuk gajah??maka ke 3 orang ini pun saling berdebat…sampai pada akhirnya mereka sepakat untuk berkunjung ke tempat wisata binatang untuk membuktikan kebenaran fisik gajah..Ketika sudah sampai disana pun,mereka tetap memiliki pendapat yg berbeda…masing-masing dari mereka memegang badan gajah yg berbeda:

Si A : Memegang gading,lantas ia mengatakan wahai kawan..bener yg ku katakan pada kalian…gajah tu lancip

Si B : Memegang kuping,lantas ia mengatakan wahai kawan..bener yg kukatakan pada kalian…gajah itu lebar seperti kipas

Si C : Memegang belalai,lantas ia mengatakan wahai kawan..bener yg kukatakab pada kalian…gajah itu panjang dan melingkar

Dan,pada akhirnya mereka masih terus berdebat dan berbeda pendapat…Masing-masing teguh dengan pendirianya tanpa paham jelas dan melihat dengan sudut yg lain,padahal ke 3 nya benar..hanya saja mereka tidak pernah untuk saling terbuka dalam melihat sesuatu…
Apa sebab hal ini terjadi???…Sebab mereka ber 3 adalah orang buta…jd mereka hanya merasakan saja tanpa melihat.

Inilah yg sering banyak terjadi di masyarakat Indonesia,ketika sudah berbicara Mazhab.Kita fanatik terhadap 1 mazhab,dan kita tidak pernah mau atau bahkan tidak mau mempelajari mazhab lain tanpa dasar dan kita mengatakan ini dan itu terlebih kita bilang HARAM…

Mazhab adalah tuntunan kita dalam penafsiran akan apa-apa,atau hukum yg berlaku dari turunan akan tuntunan nabi Muhammad saw. Tidak lah kita bisa menafsirkan secara pribadi setiap apa-apa yg rasul lakukan. Seperti contoh diatas yg telah kita baca bersama-sama…Masing-masing dari tanda (#) memiliki anak cabang,yg artinya berbeda.Tapi apakah yg satu salah dan yg lain bener??..Tentu tidaklah demikian kita memandang dalam perbedaan mazhab..Justru dengan adanya perbedaan mazhablah kita bisa mempelajari sesuatu bukan hanya dari 1 sisi,layaknya 3 orang berdebat gajah diatas..

“Kesepakatan mutlak,tetapi penafsiranya lah yg berbeda”

Kalimat inilah menjadi kata kunci didalam memahami perbedaan mempelajari perbedaan antar Mazhab.

Janganlah kita mengatakan mahzab ini yg benar,sedangakan yg lain salah..Atau yg lebih parah lagi…sebetulnya ia tidaklah paham apa mazhabnya tetapi ia mengatakan yg lain juga salah..Maka bahaya terjadi…Berapa hadish-hadish yg sudah kita pelajari,sehingga kita mengatakan ini benar itu salah??…Bukankah Hadish Bukhari dan Muslim -/+ telah menjadi 7.000 (hadish2 shahih)..Bagaimana dengan hadish yg lain??..yg itu kemudian di pelajari lebih detail sehingga menjadi lah ajaran atau panaduan di dalam mazhab yg sering kita kenal

A. Imam Syafie
B. Imam Malik
C. Imam Hanafi
D. Imam Hambali

Lantas kita dengan kepolosan tetapi bernada keras mengatakan ini benar dan itu salah???.,dan lebih sadis kita mampu mengeluarkan FATWA???….sudah kita memenuhi syaratnya yg kurang lebih dari 500.000 hadish,matan dan sanadh nya kita baca benar-benar??

Perlu diingat bahwa,nyarinya orang mengatakan ga boleh,haram,bid’ah,dan lain-lain terlontarkan dengan nada keras ternyata belumlah tentu benar. Cakrawala berfikir sempit makan akan menghasilkan penafsiran sempit

Semoga dalam memahami perbedaan Mazhab yg kita anut,bukanlah justru kita menjadi terpecah belah..Tapi jadikanlah “ikhtilaf” ini menjadi dan menambah cakrawala berpikir kita yg tidak sempit terhadap ilmu agama yg Allah Azza Wa Jalla karunia kan ini..

Wawllahu allam bishawab

Wassallammuallaikum wr.wb

*)Kajian oleh Ust Ahmad Sarwat Lc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s