Nama tenar kenal, tau nama asli???

Posted: Mei 12, 2014 in Umum
Tag:

1.  Imam Hanafi (80 H – 150 H)

Imam Abu Hanifah al-Nu’am bin Sabit bin Zauti. Lahir pada tahun 80 H di kota Kuffah pada masa dinasti Umayyah. 

Pada akhir hayatnya Abu Hanifah diracuni. Sebagaimana yang disampaikan dalam kitab Al-Baar Adz-Dzahabi berkata, diriwayatkan bahwa khalifah Al-Manshur memberi minuman beracun kepada Imam Abu Hanifah dan dia pun meninggal sebagai syahid.

 

Latar belakang kematiannya karena ada beberapa penyebar fitnah yang tidak suka pada Abu Hanifah, memberi keterangan palsu pada Al-Manshur sehingga Al-Manshur melakukan pembunuhan itu. Dan ada sebuah riwayat shahih mengatakan bahwa ketika merasa kematiannya dekat, Abu Hanifah bersujud hingga Beliau meninggal dalam keadaan sujud.

Para ahli sejarah sepakat bahwa Beliau meninggal pada bulan Rajab tahun 150 H dalam usia 70 tahun di Mesir. 

2. Imam Maliki (93 H – 179 H) 

Nama lengkap Beliau adalah Malik bin Anas Abi Amir al-Ashbahi dengan julukan Abu Abdillah. Dalam sumber lain menyebutkan bahwa nama lengkap Beliau adalah Malik bin Anas bin Malik bin Abu ‘Amir bin ‘Amr bin Al-Harits bin Ghaiman bin Khutsail bin ‘Amr bin Al-Harits Al Himyari Al-Ashbahi Al-Madani.
Malik bin Anas lahir di Madinah pada tahun 93 H. Sejak muda ia sudah menghafal Al-Quran dan sudah nampak minatnya dalam ilmu pengetahuan. Ia dipandang ahli dalam berbagai cabang bidang ilmu, khususnya ilmu haduts dan fiqih.
3. Imam Syafi’i (150 H – 204 H) 
Beliau bernama Abu Abdullah, Muhammad ibnu Idris bin Abbas bin Usman bin Syafi’i bin Saaib bin ‘Abiid bin Abdu Yazid bin Hasim.
Kemudian pada tahun 199 H Beliau pindah ke Mesir, hingga Beliau wafat tahun-tahun tarakhirnya digunakan untuk menulis dan merevisi buku-buku yang pernah ditulisnya. Buku karya Imam Syafi’i diantaranya adalah Ar-Risalah yang ditulis ketika Beliau di Makkah, kemudian direvisi dengan dikurangi dan ditambah sesuai dengan perkembangan baru di Mesir. Imam Syafi’i wafat pada tahun 204 H di Mesir.
4. Imam Hambali (164 H – 241 H) 

Nama lengkap Beliau adalah Ahmad bin Hambal bin Hilal bin Usd bin Idris bin Abdullah bin Hayyan ibn Abdullah binAnas bin Auf bin Qasit bin Mazin bin Syaiban. Beliau terlahir di Baghdad, Irak pada tahun 164 H/780 M. Ayahnya meninggal dunia ketika Beliau masih kecil, yang kemudian diasuh oleh ibunya.
Setelah sakit sembilan hari, Imam Hambali menghembuskan nafas terakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal 12 Rabi’ul Awwal 241 H pada usia 77 tahun. Jenazah Beliau dihadiri delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s