Syukur itu ibadah

Posted: Maret 29, 2014 in Amalan, Umum
Tag:

Assalamualikum wr.wb

Allahuma Shalli Alla Muhammad, Wa Alla Alli  Muhammad

Semoga kita semua terus dalam lindungannya Allah Azza Wa Jalla….

Ikhwa fillah yang dirahmati Allah, sebagaimana kebiasaan kita bersama-sama mari kita berdoa sebagai awalan kita belajar di majelis on line’rs ini :

Ya Rab….Mudahkan kami dalam menuntut segala ilmu kebaikan dari Mu

Ya Rab….Mudahkan segala urusan dunia dan akhirat kami

Ya Rab….Kami mohon Ridha Mu

Ya Rab….Berkahi segala kemudahan bagi kami

 

Allhamdulilah…Allhamdulilah hi Robbil Allamin….Sampai detik ini kita masih diberikan nikmat sehat, nikmat dari segala kenikmatan yang ada di dunia…Ikhwa fillah, seandainya saja missal dalam hidup ini diharuskan membayar dalam setiap tarik dan hembusan nafas berapa kira-kira kita harus membayar ya???….ada yang tau???…saya juga binggung sich….hehehehehhe

Tapi coba kita hitung pelan-pelan yu…bicara tarikan dan hembusan nafas, itu artinya kita berbicara yang namanya nafas yang bersahabat baik dengan udara. Dan udara itu yang mari kita hitung yu…Penelitian mengatakan dalam 1 hari manusia membutuhkan 3000 liter udara dalam kehidupan dalamnya, jika harga 1 liter itu senilai Rp 20.000 maka berapa biaya kocek yang harus dikeluarkan dalam 1 hari???….udah dapet jawabanya???….YA….Rp 60.000.000/ hari biaya yang harus kita keluarkan untuk nafas doang…kenapa doang???ya sebab yang baru dihitungkan baru itu doank…hehehehehe..

Apa yang sebetulnya yang kita ingin bahas di majelis on-line’rs kali ini??…kita akan membahas yang namanya SYUKUR…..amalan ini kata para ulama dikatakan sebagai ½ dari ibadah, jika kita sudah mampu melakukan hal ini maka dikatakanlah kita sudah melakukan ½ dari ibadah yang di perintahkan oleh Allah Azza Wa Jalla.

 

Contoh di atas tadi, hanyalah contoh 1 dari beberapa contoh yang kita bisa pelajari dari ilmu tentang syukur.tapi syukur yang bagaimana yang dimaksud dengan syukur tadi…Ntu dia, mari kita sama-sama belajar yu….Allah berfiman dalam Qur’an :

 

yaa ayyuhaa alladziina aamanuu kuluu min thayyibaati maa razaqnaakum wausykuruu lillaahi in kuntum iyyaahu ta’buduuna
[2:172] Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.

 

Ini adalah salah satu perintah kepada semua manusia, agar kita semua harus bersyukur… Dalam ayat lain Allah berfirman:

innamaa ta’buduuna min duuni allaahi awtsaanan watakhluquuna ifkan inna alladziina ta’buduuna min duuni allaahi laa yamlikuuna lakum rizqan faibtaghuu ‘inda allaahi alrrizqa wau‘buduuhu wausykuruu lahu ilayhi turja’uuna
[29:17] Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta1147. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.

Dan jelas dari 2 ayat ini menjelaskan kata-kata syukurlah kepada Nya…Bukan hanya sampai dikalimat itu saja, dalam ayat ini dikatakan bahwa kita sebagai manusia akan dikembalikan kepada Allah Azza Wa Jalla…Itu menunjukan manusia akan mengalami kematian….Kok jadi ngeri ya??….hehehehe…..

 

Mari kita bermain contoh yang ke 2, karena yang di atas baru 1…hehehehehe…..Jika ada 2 pilihan yang ada dihadapan ikhwa fillah:

 

  1. Surat berharga rumah senilai 30 M
  2. Air segelas

 

Mana yang ikhwa fillah pilih????….ga usah binggung ah…hehehehe, fitrah manusia akan memilih yang no 1 karena berhubungan dengan nominal uang yang banyak.…Tapi saya akan sebutkan konsekwensi yang akan didapat dari pilihan ikhwa fillah. Jika ikhwa fillah memilih no 1, maka ikhwa fillah ga boleh meminum air selamanya. Dan sebaliknya, jika ikhwa fillah pilih no 2, maka ikhwa fillah tidak akan mendapatkan rumah senilai 30 M….Nah, sekarang kembali ke pertanyaan…Mana yang akan ikhwa fillah pilih di kesempatan ke 2 ini???….masih no 1??? Atau sudah berpaling ke no 2???…

 

Ini lah konsep bersyukur yang baru mungkin kita rasakan bersama-sama…Selama ini mungkin dalam meminum air, kita masih biasa-biasa aja…dalam arti jarang mengucapkan Allhamdulillah, tapi kebayang ikhwa fillah punya rumah senilai 30 M, tapi ga boleh minum….mau hidup gimana???. Syukur baru kita rasakan setelah paham kenapa begini dan  begitu. Kita  baru bersyukur kebanyakan ketika sedang sakit, baru kita katakana enak ya sehat….Tapi ketika kita sehat, seberapa sering kita ucapkan Allhamdulillah menghirup udara di pagi hari???….Ketika mata ini setelah bangun tidur, dengan mudah mata kita terbuka langsung kah kita ucapkan allhamduliilah??…ketika lidah ini masih bisa merasakan manis dan asin,seberapa sering kita mengucapkan allahamdulillah??…atau lebih banyak kita cuek nya???..

 

waaataakum min kulli maa sa-altumuuhu wa-in ta’udduu ni’mata allaahi laa tuhsuuhaa inna al-insaana lazhaluumun kaffaarun
[14:34] Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung ni’mat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (ni’mat Allah).

 

Inilah baqhil nya manusia….Udah mah, dikasih semua keperluan nya tapi masih aja zalim dan ingkar sama yang Ngasih Nya.. Kalimat Syukur ini mudah tapi sulit,kenapa??? Sebab itu dia, kita jarang mengucapkan syukur dan merasa syukur terhadap apa-apa yang diberikan.

 

Ber-Syukur itu harus mempunyai syarat:

  1. Syukur dengan hati, apa maksudnya?…
    1. Yaitu akui dengan batin kita
  2. Syukur dengan lisan
    1. Ucapkan dengan allahamdulillah
  3. Syukur dengan seluruh anggota tubuh
    1. Jadikan seluruh tubuh kita menjadi jalan ketaatan kepada Allah

 

Dari syarat diatas, sudahkah kita penuhi nya??…kenapa kalimat diatas ada kata-kata dzalim???..sadarkah kita, ketika kita sehat wal-afiat seberapa sering dalam batin dan lisan serta anggota tubuh kita arahkan kepada jalan yang Allah ridhoi?….kita jalan menuju masjid, kita jalan menuju majelis-majelis Nya, kita menuju surga-surga Nya Allah….Atau sebaliknya, malah kita melangakah kepada tempat yang Allah tidak ridhoi?….

 

Allah berfirman

wa-idz ta-adzdzana rabbukum la-in syakartum la-aziidannakum wala-in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiidun
[14:7] Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

 

JIka kita bersyukur pasti Allah akan tambah kenikmatan, tapi jika kita ingkar, maka azab Nya sangat pedih.Ayat ini jelas….Tapi kebanyakan manusia memalingkan ayat tersebut..Dan selalu ada kalimat SUDAHKAH KITA BERSYUKUR??….bukan hanya dengan kalimat Allahamdulilah saja…Tapi mulai dari batin hingga gerak anggota tubuh kita bersyukur kepada Nya..

 

Bukankah, ketika kita masuk dalam alam kubur, kita akan ditanyakan apa yang kau perbuat didunia?…jika ikhwa fillah kaya, dikemana kan saja harta benda tersebut dstnya….mungkin awal dengan harta yang masih sedikit kita bisa bersedekah, missal herta kita 5jt, maka kita sedekah kan 2,5%…Tapi jika missal harta kita 1 Triliun, kita harus mengeluarkan 2,5% nya, kemudian kita sengaja mengurai dari 2,5% agar yang dikeluarkan kecil…Apakah ini namanya bersyukur?…tentu ini bukanlah bersyukur tapi bahil bin pelit…

 

Ingat lah terhadap bahaya setan.

 

tsumma laaatiyannahum min bayni aydiihim wamin khalfihim wa’an aymaanihim wa’an syamaa-ilihim walaa tajidu aktsarahum syaakiriina
[7:17] kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).

 

Inilah janji setan yang diabadikan dalam Al-Qur’an, dimana setan akan menggoda umat manusia agar tidak pandai bersyukur, dan menggelincirkan orang / manusia kepada ke kufuran…sehingga kelak setan akan memiliki teman di neraka.

 

Oleh karena itu, marilah kita mendekatkan diri kepada Allah Azza Wa Jalla, kita meminta agar selalu menjadi umatnya yang pandai atas nikmat dan karunia dan bersyukur kepada Nya…

 

Seperti biasa, marilah kita bermunajab kepada Allah Azza Wa Jalla, agar diberikan:

Ya Rab….begitu banyak limpahan rezeki yang Kau berikan kepada kami, tetapi kami sering melupakan nya

Ya Rab….berikan kemudahan bagi hamba untuk bisa memenuhi segala panggilan dan seruan Mu

Ya Rab….Ridhai segala apa-apa yang kami lakukan…….

Ya Rab….hanya kepada Mu kami memohon, dan meminta….

Tapi ya Rab…di balik itu semua, tetapkan lah kemualian kami dihadapan Mu Ya Rab…

Semakin sukses nya kami, maka terus bimbing lah juga kami untuk terus mendekatkan diri kepada Mu Ya Rab

Jangan terlenakan kami pada dunia yang hanya sesaat ini, tapi terus mudahkanlah kami untuk selalu ada dalam jalan Mu ya lurus….

 Amiin

Wallahu a’lam bishshawab

Wassalamualaikum’ Wr.Wb 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s