Ada Allah, masih bunuh diri???

Posted: Februari 21, 2014 in Tauhid
Tag:

Assalamualikum wr.wb

Allahuma Shalli Alla Muhammad, Wa Alla Alli  Muhammad

Semoga kita semua terus dalam lindungannya Allah Azza Wa Jalla….

Ikhwa fillah yang dirahmati Allah, sebagaimana kebiasaan kita bersama-sama mari kita berdoa sebagai awalan kita belajar di majelis on line’rs ini :

Ya Rab….Mudahkan kami dalam menuntut segala ilmu kebaikan dari Mu

Ya Rab….Mudahkan segala urusan dunia dan akhirat kami

Ya Rab….Kami mohon Ridha Mu

Ya Rab….Berkahi segala kemudahan bagi kami

bunuh-diri-ilustrasi-_110609125603-406

Kasus bunuh diri di kalangan usia paruh baya di Amerika Serikat meningkat 28% dalam satu dekade terakhir, dinas kesehatan setempat Centers for Disease Control (CDC) melaporkan.Di antara orang dewasa berusia 35-64 tahun, kenaikan tertinggi selama tahun 1999 hingga 2010 dapat dilihat pada orang kulit putih dan suku Indian Amerika. (voa-islam.com)

Jumlah korban bunuh diri di Singapura sepanjang tahun 2012 tercatat sebanyak 487 orang. Angka ini adalah yang tertinggi sepanjang sejarah negeri kota itu. Organisasi amal, Samaritans of Singapore (SOS), dalam laporannya, menyatakan jumlah korban bunuh diri itu meningkat 29 persen dibanding 2011. Peningkatan itu disebabkan penambahan pelaku bunuh diri berusia 20-29 tahun hingga 80 persen, (kompas.com)

Di Belanda setiap harinya, lebih dari 400 ribu orang berpikir untuk mengakhiri hidup. Tiap tahun hampir 100 ribu orang di Belanda melakukan pencobaan bunuh diri. Pada tahun 2010 sebanyak 1500 orang mengakhiri hidup mereka dengan melakukan bunuh diri.(berbagai sumber)

Laporan ini mengejutkan..Di Negara maju seperti Amerika, Singapura, bahkan Belanda ternyata memiliki angka bunuh diri yang GILA….Dilihat dari umur pun ini adalah umur produktif, tapi pertanyaany adalah kenapa harus bunuh diri??..Sebuah pertanyaan besar yang harus dijawab.

Meskipun alasan orang yang melakukan bunuh diri berbeda-beda, peristiwa-peristiwa tertentu dalam kehidupan pada umumnya memicu bunuh diri. Berikut ini beberapa alasan utama yang memicu seseorang sampai melakukan bunuh diri

  • Masalah sekolah Beberapa remaja bahkan sering bunuh diri karena masalah nilai di sekolah yang buruk, stres karena ujian, atau khawatir dengan masa depannya.
  • Masalah keluarga Beberapa remaja dalam keluarga yang berantakan, lebih rentan bunuh diri. Selain itu, beberapa kasus bunuh diri juga dipicu karena problem dalam perkawinan.
  • Problem pekerjaan dan finansial Bagi orang dewasa, kebanyakan kasus bunuh diri karena problem finansial maupun masalah pekerjaan. Usaha yang bangkrut, ataupun karena dipecat dari pekerjaan, membuat mereka tidak berani menghadapi masa depan dan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
  • Penyakit Bagi beberapa orang yang menderita penyakit yang tak kunjung sembuh, juga akhirnya mengambil tindakan untuk bunuh diri. Atau kaum lansia yang sudah tak sanggup lagi menanggung penderitaan akibat penyakit fisik, memilih bunuh diri. Memang tidak semua orang memilih untuk bunuh diri. Bahkan sebagian besar orang mampu menghadapi problem yang bahkan jauh lebih berat, tanpa perlu bunuh diri.

Wow…begitu pelik masalah ini, bisakah  Islam sebagai agama Rahmatan Lil Allamin menjawab ini semua?….Maka jawabanya BISA BANGET… Apabila manusia mengenal logika Islam bahwa kematian bukanlah ujung perjalanan melainkan awal perjalanan tanpa ujung dan batas. Karena itu bunuh diri sama sekali tidak akan membantu manusia menyelesaikan persoalan yang dihadapinya . Di samping itu, tiada satu pun, termasuk berbagai kesulitan hidup, yang berharga di dunia ini yang melebihi harga jiwa yang direnggutnya dengan bunuh diri .

Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Ayat ini pun diulang setelah itu,

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)

Dalam pandangan Islam, pemilik segala sesuatu termasuk manusia adalah Tuhan. Dialah yang memiliki hak untuk mengelola dan menguasai alam semesta dan manusia. Apabila Dia mengizinkan maka manusia dibolehkan menguasainya dan apabila Dia tidak mengizinkan maka manusia tidak boleh menguasainya. Diantara hal tersebut adalah membunuh manusia. Islam memberikan solusi atas segala permasalahan, termasuk kajian kita kali ini. Kenapa orang banyak bunuh diri??hal ini dikarena tidak mengenal nya manusia kepada Sang Khaliq…Mari kita kajian sedikit faedah yang terkandung  dalam ayat di atas:

Di balik kesulitan, ada kemudahan yang begitu dekat

Dalam ayat  di atas, digunakan kata ma’a, yang asalnya bermakna “bersama”. Artinya, “kemudahan akan selalu menyertai kesulitan”. Oleh karena itu, para ulama seringkali mendeskripsikan, “Seandainya kesulitan itu memasuki lubang binatang dhob (yang berlika-liku dan sempit, pen), kemudahan akan turut serta memasuki lubang itu dan akan mengeluarkan kesulitan tersebut.”[4] Padahal lubang binatang dhob begitu sempit dan sulit untuk dilewati karena berlika-liku (zig-zag). Namun kemudahan akan terus menemani kesulitan, walaupun di medan yang sesulit apapun.

Allah Ta’ala berfirman,

سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath Tholaq: 7) Ibnul Jauziy, Asy Syaukani dan ahli tafsir lainnya mengatakan, “Setelah kesempitan dan kesulitan, akan ada kemudahan dan kelapangan. Ibnu Katsir mengatakan, ”Janji Allah itu pasti dan tidak mungkin Dia mengingkarinya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً

Bersama kesulitan, ada kemudahan.” Oleh karena itu, masihkah ada keraguan dengan janji Allah dan Rasul-Nya ini?

Rahasia Mengapa di Balik Kesulitan, Ada Kemudahan yang Begitu Dekat

Ibnu Rajab telah mengisyaratkan hal ini. Beliau berkata, “Jika kesempitan itu semakin terasa sulit dan semakin berat, maka seorang hamba akan menjadi putus asa dan demikianlah keadaan makhluk yang tidak bisa keluar dari kesulitan. Akhirnya, ia pun menggantungkan hatinya pada Allah semata. Inilah hakekat tawakkal pada-Nya. Tawakkal inilah yang menjadi sebab terbesar keluar dari kesempitan yang ada. Karena Allah sendiri telah berjanji akan mencukupi orang yang bertawakkal pada-Nya. Sebagaimana Allah Ta’alaberfirman,

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).” Inilah rahasia yang sebagian kita mungkin belum mengetahuinya. Jadi intinya, tawakkal lah yang menjadi sebab terbesar seseorang keluar dari kesulitan dan kesempitan.

Ramuan ini udah Top Markotop sebetulnya, hanya saja kenalnya  kita terhadap Khaliq lah yang membuat masalah menjadi seakan-akan sulit selesai. Ini cerminan bahwa, insan manusia sebagai ciptanyya harus dan wajib mengenal Allah, jangan pisahkan urusan dunia dengan akhirat. Karena yang punya dunia dan akhirat yaitu Allah Azza Wa Jalla.

Dalam Hadish berkata:

Barangsiapa bunuh diri dengan besi, maka di neraka jahanam nanti besi itu selalu di tangannya, ia menusuk-nusukkannya ke perutnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka di neraka jahanam nanti ia akan terus meminumnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka di neraka jahanam nanti, ia akan menjatuhkan (dirinya) selama-lamanya.” (HR. Muslim, 109)

Bahkan Allah mengecam perbuatan bunuh diri ini.

yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa ta/kuluu amwaalakum baynakum bialbaathili illaa an takuuna tijaaratan ‘an taraadin minkum walaa taqtuluu anfusakum inna allaaha kaana bikum rahiimaan
[4:29] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kami saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu287; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

Jelas sudah, kenapa dan mengapa bunuh diri itu dilarang oleh Islam, bahkan Islam memberikan kemudahan dalam setiap masalah agar tidak melakukan bunuh diri. Pahami bahwa semua milik Allah Azza Wa Jalla, janganlah menggap masalah itu hanya manusia yang tau. Allah Azza Wa Jalla pasti tau. Pelajaran ini berarti bagi setiap insan manusia, sebagai bekal hidup di dunia yang akan melanjutkan perjalanan ke dunia akhirat.

Seperti biasa, diakhir pertemuan on liner’s mari ikhwa fillah, kita sama – sama bermunajab ke Allah Azza Wa Jalla:

Ya Rab….begitu banyak limpahan rezeki yang Kau berikan kepada kami, tetapi kami sering melupakan nya

Ya Rab….berikan kemudahan bagi hamba untuk bisa memenuhi segala panggilan dan seruan Mu

Ya Rab….Ridhai segala apa-apa yang kami lakukan

Ya Rab….hanya kepada Mu kami memohon, dan meminta

Tapi ya Rab…di balik itu semua, tetapkan lah kemualian kami dihadapan Mu Ya Rab…

Semakin sukses nya kami, maka terus bimbing lah juga kami untuk terus mendekatkan diri kepada Mu…

Jangan terlenakan kami pada dunia yang hanya sesaat ini, tapi terus mudahkanlah kami untuk selalu ada dalam jalan Mu ya lurus.

 

Amiin

Wallahu a’lam bishshawab

Wassalamualaikum’ Wr.Wb 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s