Kasih sayang atau kasian dech…

Posted: Februari 13, 2014 in Cinta
Tag:

Assalamualikum wr.wb

Allahuma Shalli Alla Muhammad, Wa Alla Alli  Muhammad

Semoga kita semua terus dalam lindungan Nya Allah Azza Wa Jalla….

Ikhwa fillah yang dirahmati Allah, sebagaimana kebiasaan kita bersama-sama mari kita berdoa sebagai awalan kita belajar di majelis on line’rs ini :

Ya Rab….Mudahkan kami dalam menuntut segala ilmu kebaikan dari Mu

Ya Rab….Mudahkan segala urusan dunia dan akhirat kami

Ya Rab….Kami mohon Ridha Mu

Ya Rab….Berkahi segala kemudahan bagi kami

Ikhwa fillah, ada yang tau artinya cinta??……

Secara umum Cinta adalah sebuah emosi dari kasih saying  yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Serangkaian kalimat cinta sering terdengarkan di bulan Februari…dimana bulan tersebut jatuh setelah Januari,bener ga??…hehehehehe….Tapi bulan ini penuh special bagi kebanyakan umat manusia yang  katanya merayakan yang namanya “Valentine Day’s”….Mumpung H-1 ni, mari kita katakana kepada sanak saudara, sanak family,sanak-sanak yang lain…heehhehehehe, untuk kita anjurkan tolak Vday.

Kita tidak berkutik kepada penyebab vday terjadi,karena begitu banyak.Tapi lebih kepada dampak dari perayaan valentine tersebut. Fakta yang menarik adalah:

  1. Di USA tiap 14 Feb diperingati “National Condom Week”, karena mereka tahu persis bahwa VDAY sama dengan SEXDAY
  2. Dari 413 orang disurvei 26,4% rayakan VDAY sama gebetan atau kekasih dengan jalan-jalan, makan-makan, ciuman lalu seks (Koran PR, 2005)
  3. 54% remaja bandung pernah hubungan seks, kota lain seperti Jakarta (51%), Medan (52%) Surabaya(47%) (Kompas, 2006)
  4. Dan hampir di tiap daerah penjualan kondom menjelang Tahun Baru dan Valentine meningkat 40-80%  tidak jarang yang soldout
  5. MAWAR dan COKLAT memang nggak bahaya tapi ia pintu menuju kebinasaan awal pembenaran nafsu syahwat

Apakah cukup sampai disitu?…ga cukup Ikhwa fillah, ada beberapa hal juga kerusakan yang berdampak bagi umat Muslim akibat Vday:

 

  1. Merayakan Valentine Berarti Meniru-niru Orang Kafir

Agama Islam telah melarang kita meniru-niru orang kafir (baca: tasyabbuh). Larangan ini terdapat dalam berbagai ayat, juga dapat ditemukan dalam beberapa sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hal ini juga merupakan kesepakatan para ulama (baca: ijma’). Inilah yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab beliau Iqtidho’ Ash Shiroth Al Mustaqim (Ta’liq: Dr. Nashir bin ‘Abdil Karim Al ‘Aql, terbitan Wizarotusy Syu’un Al Islamiyah).

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar kita menyelisihi orang Yahudi dan Nashrani. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى لاَ يَصْبُغُونَ ، فَخَالِفُوهُمْ

“Sesungguhnya orang Yahudi dan Nashrani tidak mau merubah uban, maka selisihlah mereka.”(HR. Bukhari no. 3462 dan Muslim no. 2103) Hadits ini menunjukkan kepada kita agar menyelisihi orang Yahudi dan Nashrani secara umum dan di antara bentuk menyelisihi mereka adalah dalam masalah uban. (Iqtidho’, 1/185)

 

Dalam hadits lain, Rasulullah menjelaskan secara umum supaya kita tidak meniru-niru orang kafir. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [hal. 1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman dalam Irwa’ul Gholil no. 1269). Telah jelas di muka bahwa hari Valentine adalah perayaan paganisme, lalu diadopsi menjadi ritual agama Nashrani. Merayakannya berarti telah meniru-niru mereka

  1. Meniru Perbuatan Setan

Menjelang hari Valentine-lah berbagai ragam coklat, bunga, hadiah, kado dan souvenir laku keras. Berapa banyak duit yang dihambur-hamburkan ketika itu. Padahal sebenarnya harta tersebut masih bisa dibelanjakan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat atau malah bisa disedekahkan pada orang yang membutuhkan agar berbuah pahala. Namun, hawa nafsu berkehendak lain. Perbuatan setan lebih senang untuk diikuti daripada hal lainnya. Itulah pemborosan yang dilakukan ketika itu mungkin bisa bermilyar-milyar rupiah dihabiskan ketika itu oleh seluruh penduduk Indonesia, hanya demi merayakan hari Valentine. Tidakkah mereka memperhatikan firman Allah,

 

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27). Maksudnya adalah mereka menyerupai setan dalam hal ini. Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Abbas mengatakan,“Tabdzir (pemborosan) adalah menginfakkan sesuatu pada jalan yang keliru.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim)

Pertanyaan yang mendasar adalah, apakah kita sebagai umat muslim masih harus melakukan aktivitas ataupun ritual yang memang tidak ajaranya dari Rasullah SAW.??. Sadar atau tidak, lisan kita sering terucap:

1                     Selamat Natal ya…Merry Chrismast

2                     Selamat tahun baru ya…Happy New Year

3                     Selamat Imlek ya…Gong xi Fat CaI..

4                     Happy Valentine…..

Dan kita terus saja mengatakan, ini adalah toleransi bos….Bener begitu kah?? TIDAK…Apakah atas nama toleransi lantas kemudian kita menggadaikan keyakinan??…

Semua berbalik kepada Ikhwa fillah semua…Meyakini sesuatu dengan sesuatu adalah proses Meng-Imani…Seperti biasa mari kita tutup artikel on line’rs ini denga berdoa kepada Allah Azza Wa Jalla:

Ya Rab….begitu banyak limpahan rezeki yang Kau berikan kepada kami, tetapi kami sering melupakan nya

Ya Rab….berikan kemudahan bagi hamba untuk bisa memenuhi segala panggilan dan seruan Mu

Ya Rab….Ridhai segala apa-apa yang kami lakukan

Ya Rab….hanya kepada Mu kami memohon, dan meminta

Tapi ya Rab…di balik itu semua, tetapkan lah kemualian kami dihadapan Mu Ya Rab…

Semakin sukses nya kami, maka terus bimbing lah juga kami untuk terus mendekatkan diri kepada Mu…

Jangan terlenakan kami pada dunia yang hanya sesaat ini, tapi terus mudahkanlah kami untuk selalu ada dalam jalan Mu ya lurus.

 

Amiin

 

Wallahu a’lam bishshawab

Wassalamualaikum’ Wr.Wb 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s