Melek PKI…

Posted: Mei 5, 2016 in Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

“Alhamdulillahi nasta’iinuhu wanastagh firuhu wana’uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa waminsayyi ati a’ maalinaa man yahdihillahu falaa mudhilla lahu waman yudhlil falaa haadiya lahu, asyhadu anlaa ilaha illallaahu wah dahulaa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluhu la nabiya ba’da.”.

——————————————-
SEJARAH PEMBERONTAKAN
PARTAI KOMUNIS INDONESIA
YANG PERLU DIKETAHUI OLEH
SETIAP GENERASI MUDA/
UMMAT ISLAM INDONESIA
————————————-

1. Tanggal 8 Oktober 1945 : Gerakan Bawah Tanah PKI membentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia) dan AMRI (Angkatan Muda Republik Indonesia).

2. Medio Oktober 1945 : AMRI Slawi pimpinan Sakirman dan AMRI Talang pimpinan Kutil menteror, menangkap dan membunuh sejumlah pejabat pemerintah di Tegal.

3. Tanggal 17 Oktober 1945 : Tokoh Komunis Banten Ce’ Mamat yang terpilih sebagai Ketua KNI (Komite Nasional Indonesia) membentuk DPRS (Dewan Pemerintahan Rakyat Serang) dan merebut pemerintahan Keresidenan Banten melalui teror dengan kekuatan massanya.

4. Tanggal 18 Oktober 1945 : Badan Direktorium Dewan Pusat yang dipimpin Tokoh Komunis Tangerang, Ahmad Khoirun, membentuk laskar yang diberi nama Ubel-Ubel dan mengambil alih kekuasaan pemerintahan Tangerang dari Bupati Agus Padmanegara.

5. Tanggal 21 Oktober 1945 : PKI dibangun kembali secara terbuka.

Baca entri selengkapnya »

Amal yg melelahhkan

Posted: April 22, 2016 in Amalan
Tag:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh..

Ayat ke3 surah Al Ghosyiyah, rangkaian ayat di awal surah ini bercerita ttg neraka dan para penghuninya.

Ternyata salah satu penyebab orang dimasukan ke neraka adalah sebab amalan yg banyak dan beragam tapi penuh cacat; baik motif dan niatnya, maupun kaifiyat yg tidak sesuai dengan sunnah Rasululloh.
AstaghfiruLlahal’adzhim…

Baca entri selengkapnya »

KEPUTUSAN FATWA
KOMISI FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA
tentang
KEPITING

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam rapat Komisi bersama dengan Pengurus Harian MUI dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat‐obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LP.POM MUI), pada hari Sabtu, 4 Rabiul. Akhir 1423 H./15 Juni 2002 M., Setelah:

MENIMBANG
•    1.bahwa di kalangan umat Islam Indonesia, status hukum mengkonsumsi kepiting masih dipertanyakan kehalalannya;
•    2.bahwa oleh karena itu, Komisi Fatwa MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang status hukum mengkonsumsi kepiting, sebagai pedoman bagi umat Islam dan pihak‐pihak lain yang memerlukannya.

 

MENGINGAT
•    1.Firman Allah SWT tentang keharusan mengkonsumsi yang halal dan thayyib (baik), hukum mengkonsumsi jenis makanan hewani, dan sejenisnya, antara lain :

“Hai sekalian manusia! Makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah‐langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS. al‐Baqarah [2]: 168).

”(yaitu) orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang munkar dan menhalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan! bagi mereka segala yang buruk… “(QS. al‐A’raf [7]: 157).

Mereka menanyakan kepadamu: “Apakah yang dihalalkan bagi mereka? ” Katakanlah: “Dihalalkan bagimu yang baik‐baik dan (buruan yang ditangkap oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu, kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, Maka, makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepasnya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab‐Nya”. Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah ni’mat Allah jika kamu hanya kepada‐Nya saja menyembah. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik ! dari apa yang Allah telah berikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada‐Nya. Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang baik, bagimu, dan bagi orang‐orang yang dalam perjalanan panjang,………. ‘(OS. al‐Baqarah [2] : 172).

Kemudian Nabi menceritakan seorang laki‐laki yang melakukan perjalanan panjang, rambutnya acak‐acakan, dan badannya berlumur debu. Sambil menengadahkan kedua tangan ke langit ia berdoa, ‘Ya Tuhan, ya Tuhan,.. (berdoa dalam perjalanan, apalagi dengan kondisi seperti itu, pada umumnya dikabulkan oleh Allah swt.  Sedangkan, makanan orang itu haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia diberi makan dengan yang haram. (Nabi memberikan komentar), ‘Jika demikian halnya, bagaimana mumgkin ia akan dikabulkan doanya”… (HR. Muslim dari Abu Hurairah),

“Yang halal itu sudah jelas dan yang haram pun sudah jelas; dan di antara keduanya ada hal‐hal yang musytabihat (syubhat, samar‐samar, tidak jelas halas haramnya), kebanyakan manusia tidak mengetahui hukumnya. Barang siapa hati‐hati dari perkara syubhat sungguh ia telah menyelamatkan agama dan harga dirinya…” (HR. Muslim).

•    2. Hadis Nabi : “Laut itu suci airnya dan halal bangkai (ikan)‐nya” , 
•    3.Qaidah fiqhiyyah: Pada dasarnya hukum tentang sesuatu adalah boleh sampai ada dalil yang mengharamkannya,
•    4. Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI Periode 2001‐2005
•    5. Pedoman Penetapan Fatwa MUI

MEMPERHATIKAN :
•    1.Pendapat Imam Al Ramli dalam Nihayah Al Muhtaj ila Ma’rifah Alfadza‐al‐Minhaj, (Dar’alfikr,) juz VIII, halaman 150 tentang pengertian “Binatang laut/air , dan halaman 151‐ 152 tentang binatang yang hidup dilaut dan didaratan.
•    2.Pendapat Syeikh Muhammad al‐Kathib a;‐Syarbaini dalam Mughni Al‐Muhtaj ila Ma’rifah Ma’ani Al‐Minhaj, (t.t : Dar Al‐Fikr, T.th), juz IV Hal 297 tentang pengertian “binatang laut/Air “, pendapat Imam Abu Zakaria bin Syaraf al‐Nawawi dalam Minhaj Al‐Thalibin, Juz IV, hal. 298 tentang binatang laut dan didaratan serta alasan (‘illah) hukum keharamannya yang dikemukakan oleh al‐Syarbaini :
•    3.Pendapat Ibn al’Arabi dan ulama lain sebagaimana dikutip oleh Sayyid Sabiq dalam Fiqh al‐Sunnah (Beirut : Dar al‐Fikr, 1992), Juz lll, halaman 249 tentang “binatang yang hidup di daratan dan laut”.
•    4.Pendapat Prof. Dr. H. Hasanuddin AF, MA (anggot a Komisi Fatwa) dalam makalah Kepiting : Halal atau Haram dan penjelasan yang disampaikannya pada Rapat Komisi Fatwa MUI, serta pendapat peserta rapat pada hari Rab 29 Mei 2002 M. / 16 Rabi’ul Awwal 1421 H.
•   5.Pendapat Dr. Sulistiono (Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB) dalam makalah Eko‐Biologi Kepiting Bakau (Scyllla spp) dan penjelasannya tentang kepiting yang disampaikan pada Rapat Kornisi Fatwa MUI pada hari Sabtu, 4 Rabi’ul Akhir 1423 H / 15 Juni 2002 M. antara lain sebagai berikut :
•    6.Ada 4 (empat)jenis kepiting bakau yang sering dikonsutnsi dan menjadi komoditas, yaitu :
a. Scylla serrata,
b. Scylla tranquebarrica,
c. Scylla olivacea, dan
d. Scylla pararnarnosain.
Keempat jenis kepiting bakau ini oleh masyarakat umum hanya disebut dengan “kepiting”.
•    7. Kepiting adalah jenis binatang air, dengan alasan :
a. Bernafas dengan insang.
b. Berhabitat di air.
c.Tidak akan pernah mengeluarkan telor di darat, melainkan di air karena memerlukan oksigen dari air.
•    8. Kepiting termasuk keempat,jenis di atas hanya ada yang :
hidup di air tawar saja
b. hidup di air taut saja, dan
c.hidup di air laut dan di air tawar. Tidak ada yang hidup atau berhabitat di dua alam : di laut dan di darat.

Rapat Komisi Fatwa MUI dalam rapat tersebut, bahwa kepiting, adalah binatang air baik di air laut maupun di air tawar dan bukan binatang yang hidup atau berhabitat di dua alam : dilaut dan didarat :

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : FATWA TENTANG KEPITING 
•    1.Kepiting adalah halal dikonsumsi sepanjang tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan Manusia.
•  2.Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan jika dikemudian hari terdapat kekeliruan, akan diperbaiki sebagaimana:, mestinya.

Agar setiap muslim dan pihak‐pihak yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk mcnyebarluaskan fatwa ini.

Ditetapkan di: Jakarta
Pada tanggal : 4 Rabi’ul Akhir 1423 H.
15 Ju1i  2002 M
KOMISI FATWA
MAKLIS ULAMA INDONESIA
Ketua,

K. H. MA’RUF AMIN
Sekretaris,
DRS. HASANUDIN, S.Ag

 

 

 

Kucing sial katanya…

Posted: April 3, 2016 in Umum
Tag:

📚 MITOS MENABRAK KUCING BIKIN SIAL DAN KUALAT

Tanya:

Jika orang nabrak kucing secara tdk sengaja, smp kucing itu mati, apakah berdosa? Klo istrinya sedang hamil, nanti berbahaya tidak utk anaknya?

Baca entri selengkapnya »

APRIL MOP

Posted: April 1, 2016 in Umum
Tag:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh…

April Mop: Hari Dimana Umat Islam Dibantai

Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?

Baca entri selengkapnya »

Elizabeth Gilbert(penulis Eat Pray and Love)

Siapa sangka Elizabeth Gilbert, penulis novel Eat, Pray, Love, punya kisah lain tentang Indonesia yang tidak pernah diceritakannya. Kisah ini adalah bukti kalau Indonesia bisa menjadi inspirasi para wisatawan dunia.

Sudah banyak traveler membaca novel Eat, Pray, Love, tentang bagaimana sang penulis mendapatkan pencerahan hidup. Novel yang sudah difilmkan dengan aktris Julia Robert ini juga sukses mendongkrak pariwisata Bali.

Baca entri selengkapnya »

Romantis itu…

Posted: Maret 17, 2016 in Umum
Tag:

🌻 Keluarga Sakinah 🌻

💕 Romantis Itu….

🍃 _Seorang ibu setengah baya pd sebuah pengajian rutin bertanya kpd ustadnya; “Ustad bgmn membangun romantisme dlm keluarga” pertanyaan yg membuat keringat sang ustad mengalir deras….namun tetap mencoba menjawab;

🌺_Romantis itu….

Ketika malam🌛 tinggal sepertiga, seorang istri terbangun. Ia berwudhu, menunaikan shalat dua rakaat. Lalu membangunkan suaminya. “Sayang.. bangun.. saatnya shalat.” 

Maka mereka berdua pun tenggelam dalam khusyu’ 🌸shalat dan munajat.

Baca entri selengkapnya »

Sikap Muslim

Posted: Maret 17, 2016 in Tauhid
Tag:

Anda Islam, Maka Bersikaplah Sebagai Muslim

Pesan apa yang ingin disampaikan oleh pernyataan “Saya Muslim, Saya dukung Ahok”?

Pernyataan ini naif. Jika Anda memilih Ahok, maka pilih sajalah Ahok tanpa harus membawa embel-embel saya muslim. Nanti anda menyesal dua kali. Sesal pertama belum tentu anda dapat manfaat memilih Ahok di dunia ini. Sesal kedua anda menanggung azab di hari akhir karena di saat diberi kesempatan memilih, anda memutuskan tidak memilih pemimpin Muslim di saat anda bisa memutuskannya.

Baca entri selengkapnya »

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا ، وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا

🌴 “Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh dia juga telah ikut berjihad, dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjihad di jalan Allah dengan suatu kebaikan maka dia juga telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu]

📝 #Beberapa_Pelajaran:

1. Orang yang menolong orang lain untuk beribadah kepada Allah ta’ala akan mendapatkan pahala yang sama.

➡ Al-Imam Ath-Thobari rahimahullah berkata,

وفيه من الفقه أن كل من أعان مؤمنًا على عمل بر فللمعين عليه أجر مثل العامل

🌴 “Dan dalam hadits ini terdapat fiqh (pemahaman) bahwa setiap orang yang menolong seorang mukmin dalam melaksanakan satu amalan kebaikan maka orang yang menolong tersebut mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [Syarhul Bukhari libnil Baththol, 5/51]

2. Keutamaan beramal untuk kemaslahatan kaum muslimin, dan anjuran bagi kaum muslimin untuk membantu orang yang melakukannya.

➡ Al-Imam An-Nawawi As-Syafi’i rahimahullah berkata,

وَفِي هَذَا الْحَدِيث : الْحَثّ عَلَى الْإِحْسَان إِلَى مَنْ فَعَلَ مَصْلَحَة لِلْمُسْلِمِينَ ، أَوْ قَامَ بِأَمْرٍ مِنْ مُهِمَّاتهمْ

🌴 “Dan dalam hadits ini ada motivasi untuk berbuat baik kepada orang yang melakukan suatu amalan demi kemaslahatan kaum muslimin atau melakukan suatu perkara demi kepentingan kaum muslimin.” [Syarhu Muslim lin- Nawawi, 13/40]

3. Diantara amalan besar yang sangat bermaslahat bagi kaum muslimin adalah menuntut ilmu agama dan mengajarkannya.

➡ Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,

🌴 “Pelajaran yang bisa dipetik dari hadits ini, bahwasannya setiap orang yang menolong orang lain dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah maka dia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang ditolongnya.

🌴 Jika engkau menolong seorang penuntut ilmu dalam membeli buku-buku baginya, atau menyediakan asramanya, atau memberi infak kepadanya, atau yang semisal dengannya, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti penuntut ilmu tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.

🌴 Demikian pula jika engkau membantu seorang yang melaksanakan sholat agar mudah baginya melakukan sholat, baik tempat sholatnya, pakaiannya, air wudhunya dan apa saja yang dapat memudahkannya untuk melakukan sholat, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti pahalanya.

🌴 Ini adalah kaidah umum; barangsiapa yang menolong orang lain untuk melakukan suatu ketaatan kepada Allah, maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang melakukan ketaatan tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” [Syarhu Riyadhis Shalihin, 2/375]

4. Kaum muslimin bagaikan satu bangunan, satu dengan yang lainnya harus saling menguatkan dan saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.

✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ المُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

🏡 “Seorang mukmin dengan mukmin yang lain bagaikan sebuah bangunan, satu dengan yang lainnya saling menguatkan.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu’anhu]

5. Keutamaan jihad di jalan Allah subhanahu wa ta’ala dan anjuran menolong para mujahid dan keluarga mereka yang ditinggalkan.

🚧 Akan tetapi jihad adalah ibadah yang harus mencontoh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, bukan seperti jihad teroris yang membunuh orang kafir secara serampangan, bahkan membunuh kaum muslimin yang mereka kafirkan…!

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

💻 Sumber: http://sofyanruray.info/pahala-membantu-orang-yang-beribadah/

══════ ❁✿❁ ══════

➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama⤵

📡Markaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam:
📮Join Channel Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲Gabung Group WA: 08111377787
🌍www.facebook.com/taawundakwah
🌐www.taawundakwah.com
📱PIN BB: 5D4F8547

Kenalan,bukan kenalan yu

Posted: Februari 15, 2016 in Cinta, Umum
Tag:

Dalam bahasan disini fokus Taaruf (perkenalan / saling mengenal ) antara laki-laki dan perempuan yang akan menikah. Tujuannya apa? agar antara kedua pasangan tersebut saling mengenal satu sama lain dan tentu tidak  beli kucing dalam karung. Tapi perlu diingat taaruf ini bukan pacaran Islami, pacaran dengan kedok taaruf bukan seperti itu. Katanya taaruf tapi ujung-ujungnya HTS (Hubungan Tanpa Status) atau malah TTS (Teman Tapi Sayangan) Walaupun tak sedikit yang mengatakan dia lagi taaruf tapi pada dasarnya dia lagi “pacaran” ini tentu keliru.

Lalu bagaimana taaruf dalam Islam?

Baca entri selengkapnya »