la ilaha illallah

membangun-rumah-di-surga

Apa arti La Ilaha Illallah???

maka kalimat ini memiliki arti 2 :

1. La Ilaha = Tiada Tuhan

2. Illallah = Selain Allah

Secara kalimat dan makna, insya allah kita semua udah mengerti dech…Tapi pertanyaanya adalah,apakah kita paham akan konsekwensi nya ketika kita sudah mengucapkan itu???…..Mari kita bersama-sama belajar akan kalimat LA ILAHA ILLALLAH….

Rukun dari kalimat LA ILAHA ILLALLAH adalah ikhlas, maka adapun syarat bisa dikatakan kita paham kalimat LA ILAHA ILLALLAH:

1. haruslah kita ber-ilmu

fai‘lam annahu laa ilaaha illaa allaahu waistaghfir lidzanbika walilmu/miniina waalmu/minaati waallaahu ya’lamu mutaqallabakum wamatswaakum

[47:19] Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.

Menuntut ilmu itu wajib,dalam meyakini konsep LA ILAHA ILLALLAH….ketika kita tidak tau, maka harus mencari menjadi tau…itulah konsep belajar…Turunan dari ilmu ini:

a. Yaumun yakin

b. Ainul yakin

c. Haqul yakin

Bagaimana kita bisa yakin, ketika kita tidak punya ilmu???…..

innamaa almu/minuuna alladziina idzaa dzukira allaahu wajilat quluubuhum wa-idzaa tuliyat ‘alayhimaayaatuhu zaadat-hum iimaanan wa’alaa rabbihim yatawakkaluuna

 

[8:2] Sesungguhnya orang-orang yang beriman594 ialah mereka yang bila disebut nama Allah595gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Pertanyaan dalam diri kita masing-masing, apakah  music yang lebih menggetarkan hati kita???atau Qalam Illahi yang menggetarkan hati kita??..MAka ini adalah salah satu ciri dari ber-ilmu nya seseorang dalam ber-iman.

2.Tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan syariat

Contoh kecil tapi ini tidak bisa nego, menggunakan Hijab bukan untuk di pandang oleh orang lain, melainkan ini adalah perintah Allah, dan bukan untuk menjadi mode / tren. Allah berfirman:

waqul lilmu/minaati yaghdhudhna min abshaarihinna wayahfazhna furuujahunna walaa yubdiina ziinatahunna illaa maa zhahara minhaa walyadhribna bikhumurihinna ‘alaa juyuubihinna walaa yubdiina ziinatahunna illaa libu’uulatihinna aw aabaa-ihinna aw aabaa-i bu’uulatihinna aw abnaa-ihinna aw abnaa-i bu’uulatihinna aw ikhwaanihinna aw banii ikhwaanihinna aw banii akhawaatihinna aw nisaa-ihinna aw maa malakat aymaanuhunna awi alttaabi’iina ghayri ulii al-irbati mina alrrijaali awi alththhifli alladziina lam yazhharuu ‘alaa ‘awraati alnnisaa-i walaa yadhribna bi-arjulihinna liyu’lama maa yukhfiina min ziinatihinna watuubuu ilaa allaahi jamii’an ayyuhaa almu/minuuna la’allakum tuflihuuna

[24:31] Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Satu contoh kecil lagi yang harus menjadi pijakan kita dalam beribadah,Sholat.

عَنْ مَالِكٌ (قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ): وَصَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي   (رواه البخاري)

 

Arti hadits:

Dari Malik (telah bersabda Rasulullah saw): “Dan shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.”(H.R. Bukhari)

Jadi, jangalah kita menambah atau mengurai, apa-apa yang tidak diperintahkan…Misal, sholat subuh ya 2 rakaat.Jangan kita menambah menjadi 3 rakaat dikarenakan 2 rakaat saja bagus apa lagi 3 dst,….Dzikir sehabis sholat 33x (subhanallah, allahamdulilallah, allahuakbar), jgn kemudia kita tambah 1000x, karena 33x saja bagus…Sebelum Sholat, maka haruslah berwudhu, ketika kita ga berwudhu maka tidak sah lah sholat kita…Ini adalah syariat, sebagaimana  Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Shalat salah seorang di antara kalian tidak akan diterima -ketika masih berhadats- sampai dia berwudhu.

Ini hanya contoh kecil dari sekian contoh yang bisa kita analogikan

Itu artinya beribadah harus mengikuti syariat yang ada, bukan karena lebih bagus atau karena, mungkin, kalo , dst nya

3. Jujur

Janganlah kita mengurai dan menambahkan sesuatu yang bukan semestinya

4. Mahabah (cinta)

Cinta adalah manisnya Iman:

a. CInta kita kepada Allah dan Rasulnya

Sudah kita benar-benar cinta kepada Allah???..Benar-benar menjalankan perintah Nya???…melakukan yang sunah Rasul lakukan???,,,,atau  kita malah bernego dengan segala perintah dan suna nya??.,,Ini adalah pertanya kepada diri kita masing-masing…

waman yusyaaqiqi alrrasuula min ba’di maa tabayyana lahu alhudaa wayattabi’ ghayra sabiilialmu/miniina nuwallihi maa tawallaa wanushlihi jahannama wasaa-at mashiiraan

[4:115] Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu348 dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.

b. CInta kita kepada ke dua orang tua

waqadaa rabbuka allaa ta’buduu illaa iyyaahu wabialwaalidayni ihsaanan immaa yablughanna ‘indakaalkibara ahaduhumaa aw kilaahumaa falaa taqul lahumaa uffin walaa tanharhumaa waqul lahumaaqawlan kariimaan

[17:23] Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia850.

c. Cinta dan benci karena Allah

Kesimpulan nya adalah LA ILAHA ILLALLAH, hanya 1 kepada allah kita sembah….jangan kita terjebak kepada Syirik: (mudah-mudahan kita bisa bahas di pembahasan selanjutnya)

1. Syirik Akbar = Syirik besar

2. Syirik Asgor = Syirik kecil

3. Syirik Gofi = Syirik lembut

Segala konsekwensi LA ILAHA ILLALLAH, adalah mutlak sebagai mukmin….sudah kah kita lakukan konsekwensinya ?????SILAHKAN JAWAB PADA DIRI MASING_MASING…..

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s